News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Depan Hakim MK, Airlangga Beberkan Alasan Produksi Beras Turun pada 2024

Pernyataan perihal produksi beras turun saat 2024 diungkapkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menjadi saksi dalam sidang Sengketa Pilpres 2024.
Jumat, 5 April 2024 - 12:53 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Ruang Sidang MK, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024).
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menjelaskan alasan terkait produksi beras turun di tahun 2024.

Pernyataan perihal produksi beras turun diungkapkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menjadi saksi dalam sidang Sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Airlangga menjelaskan bantuan sosial (bansos) biasanya dibagikan beberapa periode sekaligus atau digabung dalam satu kali penyaluran.

Biasanya ada per tiga bulan atau, berjangka waktu selama satu tahun lebih.

"Sebagai contoh bantuan sosial reguler seperti PKH disalurkan per 3 bulan, 1 tahun 4 kali penyaluran," kata Airlangga di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024).

Dia pun mengatakan bahwa produksi beras di 2024 lantaran adanya El Nino yang terjadi sampai Februari 2024 kemarin.

Acuan tersebut berdasarkan pada laporan dari BMKG beserta lembaga pusat iklim dunia imbas diprediksikan El Nino akan memiliki dampak terhadap produksi beran turun.

"Ketua Majelis Hakim dan anggota Majelis Hakim, BMKG dan beberapa pusat iklim dunia memprediksi El Nino terus bertahan hingga periode Desember 2023 bahkan Januari-Februari 2024," jelas Airlangga.

"Nah ini berdapmak terhadap penurunan produksi beras," tambahnya.

Ketua Umum Partai Golkar itu menjelaskan produksi beras mulai Juli 2023 hingga Februari 2024 menurun sebesar 5,88 juta ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada saat bersamaan terjadi kenaikan harga beras dunia, di mana harga beras Thailand itu mencapai 624 dollar per ton atau naik 28 persen," jelasnya.

Hal ini membuat Indonesia harus bersabar terkait produksi beras yang akan kembali melonjak tinggi. Sampai menunggu El Nino benar-benar hilang. (saa/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Zodiak 4 Mei 2026: Leo dan Pisces Ada Peluang Pemasukan Tambahan

Ramalan Keuangan Zodiak 4 Mei 2026: Leo dan Pisces Ada Peluang Pemasukan Tambahan

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 Mei 2026. Leo dan Pisces paling hoki soal uang, sementara zodiak lain perlu bijak atur pengeluaran dan ambil keputusan finansial.
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Culik Aktivis Kemanusiaan Gaza, Spanyol dan Brasil Kecam Keras Israel: Ini Pelanggaran Hukum Internasional

Israel kembali berulah dengan melakukan penculikan terhadap dua aktivis kemanusiaan Gaza yang merupakan Warga Negara Brasil dan Spanyol.
KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

KDM Ungkap Fakta Penting Kerajaan Sunda, dari Pakuan Hingga Sumedang Larang

Penetapan Sumedang sebagai titik awal pelaksanaan Milangkala Tatar Sunda berlandaskan pada jejak sejarah yang masih dapat ditelusuri secara fisik.
Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat HormuzĀ diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.

Trending

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Selengkapnya

Viral