GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati Hari Al Quds, Massa Gelar Demo Bela Palestina di Kedubes Amerika

Memperingati Hari Al Quds Sedunia yang jatuh pada hari ini, ratusan massa dari Barisan Aliansi Resistensi Al Aqso (Baraq) menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (5/4/2024).
Jumat, 5 April 2024 - 20:25 WIB
Peringati Hari Al Quds
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Memperingati Hari Al Quds Sedunia yang jatuh pada hari ini, ratusan massa dari Barisan Aliansi Resistensi Al Aqso (Baraq) menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (5/4/2024).

Ratusan massa ini menuntut Amerika Serikat menghentikan genosida yang dilakukan Israel terhadap warga di Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi yang digelar sejak pukul 14.00 WIB ini sempat diguyur hujan. Meski diguyur hujan, massa tampak tetap mengikuti aksi.

Massa tampak mengibarkan bendera Palestina dan Indonesia dalam aksi ini.

Tampak pula aksi teatrikal yang dilakukan massa aksi. Aksi teatrikal ini menampilkan perempuan hamil yang menangis karena mendapatkan serangan Israel.

"Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kita turun ke jalan pada hari ini, di hari Jumat terakhir untuk menunjukkan solidaritas kita kepada bangsa Palestina dan menuntut kemerdekaan rakyat Palestina,dan kehancuran zionis Israel" ujar orator aksi, Abdullah, kepada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (5/4/2024).

“Dan menuntut kepada bangsa dan negara Indonesia melalui pemerintah Indonesia untuk menjaga konsistensinya menolak setiap bentukhubungan normalisasi dengan zionis Israel sesuai amanat konstitusi” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sebenarnya Israel tidak memiliki kekuatan jika tanpa bantuan Amerika Serikat.

Sehingga aksi ini dilakukan di depan Kedubes Amerika Serikat, agar negara tersebut tidak membantu Israel.

"Betapa lemahnya Israel dan mereka tidak akan berbuat apa-apa kecuali karena dibantu oleh Amerika. Karena itu kita melakukan aksi ini di depan Kedutaan Besar Amerika dalam rangka mengutuk Amerika dan menuntut Amerika untuk tidak kemudian membantu Israel. Sehingga rakyat Palestina akan segera merdeka," tutur Abdullah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti di ketahui, Israel melakukan serangan brutal pada 16 Agustus 1979 atau pada tanggal 22 Ramadan 1399 ke Masjidil Aqsa dan Lebanon, Imam Khomeini Pemimpin Agung Republik Islam Iran, mengajak seluruh umat Islam di dunia untuk membela rakyat Palestina yang tertindas di Jumat terakhir di bulan suci Ramadan.

Inisiasi inilah yang kemudian disebut sebagai sebagai Hari Internasional Al-Quds Al-Sharif.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral