GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk, Semua Warga Bekasi dan Bogor Harus Waspada Hari Ini H-2 Lebaran, Simak Baik-Baik Informasinya

Ada kabar buruk, khusus wilayah Bogor dan Bekasi, BMKG meminta semua warga di daerah tersebut untuk waspada pada hari ini H-2 lebaran 2024 atau Senin (8/4). 
Senin, 8 April 2024 - 07:03 WIB
Ilustrasi tanda peringatan.
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada hari ini H-2 lebaran 2024 atau Senin (8/4). 

Khusus wilayah Bogor dan Bekasi, BMKG meminta semua warga di daerah tersebut untuk waspada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari laman bmkg.go.id, untuk wilayah DKI Jakarta, pada pagi ini diprediksi cuaca seluruh wilayah Jakarta cerah berawan. 

Pada siang hari, Jakarta Selatan dan Timur diprediksi hujan ringan, sementara, cuaca di empat wilayah Jakarta lainnya diprediksi cerah berawan. Pada malam hingga dini hari, cuaca di seluruh wilayah Jakarta diprakirakan cerah berawan, kecuali Jakarta Barat berawan pada dini hari. 

Adapun di wilayah Jawa Barat, cuaca di Kota Depok dan Bekasi pada pagi hari diprediksi cerah berawan dan siang hari berawan. Sementara, cuaca pada malam hari diprediksi hujan ringan dan dini hari diprakirakan berawan.

Untuk di Kota Bogor, cuaca pada pagi hari diprediksi cerah berawan, siang hari hujan sedang, dan malami hari hujan ringan. Sementara, pada dini hari cuaca di Kota Bogor diprediksi berawan.

"Waspada potensi hujan di sertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat terjadi pada skala lokal antara siang hingga malam hari di sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kab Purwakarta, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Kuningan. Pada dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bekasi," tulis keterangan resmi BMKG.

Selanjutnya, untuk di Kota Tangerang, cuaca pagi hingga dini hari diprediksi cerah berawan.

Sebelumnya, sesuai dengan komitmen Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, BMKG akan terus turut mensukseskan "Mudik Ceria Penuh Makna" selama periode Puncak Arus Mudik Lebaran 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terutama pada informasi BMKG terkait kabar cuaca terbaru menjadi faktor penting untuk melakukan mudik dengan aman, karena bisa berkendara saat dikondisi cuaca yang cerah.

"Jadi sistem informasi ini fungsinya memberikan informasi dini bisa enam jam sebelum kejadian atau bahkan tiga hari sebelum kejadian," ujar Dwikorita dikutip dari laman BMKG saat Auditorium Angkasa Pura II, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Banten, Jumat (5/4/2024) kemarin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Kiai Ashari diduga dibantu oleh pengurus internal ponpes untuk melancarkan aksinya. Seorang warga Bekasi diduga ikut terlibat dalam kasus pencabulan Kiai Ashari
Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sejarah bukanlah sekadar cerita usang yang harus ditinggalkan. 
Upaya Berantas Penyelundupan BBL,  Presiden Diminta Bentuk Satgas

Upaya Berantas Penyelundupan BBL, Presiden Diminta Bentuk Satgas

Founder dan Owner Bandar Laut Dunia Grup atau Balad Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot sederet kasus penyelundupan Benih Bening Lobster atau BBL ke luar negeri.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral