GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berusaha Selamatkan Istri, Pria di Lampung Bunuh Saudara Kembarnya hanya Soal Perselisihan Baju Lebaran

Seorang pria Sri Hardiansyah (29) di Way Kanan, Lampung, tega habisi nyawa saudara kembar Sri Harmudin (29) saat selamatkan istrinya cekcok soal baju Lebaran.
Kamis, 11 April 2024 - 09:57 WIB
Ilustrasi pembunuhan seorang pria kepada saudara kembar di Lampung
Sumber :
  • Freepik

Way Kanan, tvOnenews.com - Seorang pria bernama Sri Hardiansyah (29) di Way Kanan, Lampung, tega menghabisi nyawa saudara kembarnya Sri Harmudin (29) disebabkan karena menyakiti sang istri lantaran sempat cekcok di antara kedunya hanya karena baju Lebaran.

Diketahui, korban tewas dengan luka sayatan di leher yang disebabkan dari tebasan golok dalam upaya ingin bunuh korban dari sang pelaku. Sebelum tewas, korban dan pelaku sempat terlibat perkelahian di rumah orang tua mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kampung Negeri Mulya, Kecamatan Gunung Labuhan, Way kanan, Lampung, Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dua saudara kembar yang terlibat duel maut di Lampung tersebut, bernama Sri Hardiansyah dan Sri Harmudin (29).

"Kejadian ini bermula terkait dengan adanya perselisihan dari istri pelaku bernama Dewi yang berselisih paham dengan korban ketika memberikan baju Lebaran dari orang tua korban," kata AKBP Pratomo Widodo, Kamis (11/4/2024).

Korban mencoba mengambil baju baru itu yang ingin meletakkannya di meja dapur. Kemudian dia langsung pergi dari rumah.

Namun, tidak lama kemudian korban pun akhirnya kembali lagi yang diduga tidak terima jika sang kakak ipar Dewi yang menyerahkan baju baru melainkan orang tuanya.

Sontak seketika setelah kembali, korban kemudian membanting gelas dan piring akibat kesal dengan Dewi hanya persoalan baju Lebaran.

"Korban memarahi Dewi kakak iparnya. Keduanya berselisih paham dan ribut masalah baju Lebaran itu tidak diberikan langsung oleh orang tuanya, melainkan melalui perantara kakak iparnya," paparnya.

Seketika korban yang tersulut emosi setelah membanting gelas, kemudian mencekik istri pelaku Dewi sambil memegang golok di tangan kanannya.

Melihat terjadinya keributan, pelaku Sri Hardiansyah yang pulang sehabis kerja tanpa berpikir langsung memisahkan adiknya yang sedang berusaha mencekik istrinya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban yang marah akibat mencoba dipisahkan oleh pelaku, kemudian tiba-tiba dia juga menyerang ke arah tersangka tersangka dengan golok.

Namun tersangka berhasil merebut golok tersebut yang mengakibatkan benda senjata tajam (sajam) itu berhasil melukai ke arah korban yang tadinya dipakai korban untuk mencoba membunuh kakak iparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Selengkapnya

Viral