GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Bupati yang Pecat Nakes Pernah Viral, Diduga Tarik Fee Proyek Ini

Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit disorot pecat 249 nakes non-ASN. Nama sang istri Meldyanti Hagur disorot lagi dugaan kasus APBD.
Minggu, 14 April 2024 - 17:42 WIB
Bupati Manggarai NTT Herybertus Nabit
Sumber :
  • tvOnenews.com/Jo Kenaru

Manggarai, tvOnenews.com - Bupati Manggarai Nusa Tenggara Timur (NTT) Herybertus Nabit jadi sorotan setelah dia mengumumkan pemecatan 249 tenaga kesehatan (nakes) non-ASN terhitung per 1 April 2024.

Tindakannya jadi pemicu penyorotan terhadap sang istri Meldyanti Hagur yang ternyata pernah viral diduga dalam praktik jual beli proyek APBD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya pemecatan secara massal itu sebetulnya mulai disinggung sang bupati saat menyampaikan sambutan acara pelantikan 10 pimpinan OPD pada 18 Maret 2024.

Bupati yang memimpin Kabupaten Manggarai sejak Maret 2021 ini murka karena ada kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi A bersama para nakes yang mengajukan banyak tuntutan.

Dalam dialog dengan pimpinan dan anggota Komisi A, perwakilan perawat dan bidan meminta gaji mereka dinaikkan dari Rp600 ribu. Selain itu para nakes juga meminta pengangkatan tanpas tes untuk nakes yang bekerja sebagai honorer yang bekerja di atas 5 tahun menjadi ASN pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK).

Meski sebatas RDP, tapi dimata sang bupati bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk pembangkangan etika birokrasi.

"Besok saya akan bersurat secara resmi ke Pak Sekda, lakukan refocusing ulang. Jadi, semua yang demo, saya tidak akan tanda tangani surat perpanjangan," sebutnya saat menyampaikan sambutan pelantikan 10 pimpinan OPD, Senin, 18 Maret 2024.

"Yang demo itu berhentikan semua. Saya ini tidak takut kalau diancam. Dan, tidak usah ancam saya karena ini mau Pilkada, kau tidak usah pilih saya, tidak masalah. Tidak usah pake ancam," tambahnya.

Karena membuat informasi heboh akibat pemecatan 249 nakes, akhirnya kasus yang menyoroti Meldyanti merupakan istri dari Bupati Manggarai itu kembali tersohor karena masalah dugaan terkait beberapa kasus yang bisa disimak di sini.


Bupati Manggarai NTT Herybertus Nabit dan istri Meldyanti Hagur. (tvOnenews.com/Jo Kenaru)

Istri Viral Diduga Tarik Fee Proyek APBD

Awal September 2022 lalu, nama Bupati Herybertus Nabit ditelusuri terlibat dalam kasus dugaan jual beli proyek APBD yang melibatkan istrinya, Meldiyanti Hagur Nabit dalam dugaan praktik jual beli proyek APBD. 

Isu adanya dugaan jual beli proyek merebak sejak pertengahan 2022 atau pada tahun kedua ia memimpin Manggarai.

Di tengah upayanya menepis kabar angin itu, tiba-tiba seorang kontraktor bernama Adrianus Fridus membuat pernyataan pers yang serentak viral dalam pemberitaan media.

Tanpa canggung dia menyebut fee proyek sebesar lima persen ditarik oleh istri Bupati Manggarai Meldyanti Hagur. 

Dalam pengakuan Adrianus ke media, Meldianti tidak bekerja sendirian tapi melibatkan sejumlah orang dekat yakni ketua tim pemenangan Heri Nabit pada Pilkada Manggarai 2020 Wilibrodus Kengkeng dan seorang donatur Tomi Ngocung yang tak lain merupakan kakak ipar Meldianti.

Sosok Wilibrodus dan Tomi dalam pemerintahan sang bupati disebut Adrianus sebagai pengepul proyek dan penarik upeti yang pada akhirnya semua fee proyek bermuara ke istri Bupati Nabit.

Akibat "nyanyian" Adrianus membuat Meldy, Wilibrodus dan Tomi Ngocung serta seorang tenaga harian lepas pada Dinas PUPR Manggarai bernama Rio Senta diperiksa intensif oleh penyidik Tipikor Polres Manggarai.

Pria asal Kecamatan Lelak ini membeberkan modus fee proyek yang ditarik dari kontraktor dilakukan sebelum jadwal lelang. Seperti yang dialaminya, ia membayar ke Meldi Hagur Nabit pada Juni 2022 dengan kesepakatan fee sebesar lima persen.

Kronologis Dugaan Suap

Praktik jual beli proyek yang dilaporkan Adrianus sebagai dugaan pidana penyuapan menurut Adrinus diberada dibawah kendali penuh Meldianti yang juga sebagai Ketua Penggerak PKK Kabupaten Manggarai.

Adrianus sesumbar, besaran fee disepakati di rumah jabatan (rujab) Bupati Manggarai. 

Pertemuan rahasia Meldyanti dan kontraktor Adrianus disaksikan THL yang bernama Rio Senta. Saat itu Rio bekerja sebagai THL di Dinas PUPR Manggarai.

Rio diduga dipakai Meldyanti untuk sebagai penagih upeti. Akibat kasus tersebut Rio akhirnya mengundurkan diri.

"Duduklah kami bertiga. Ibu bupati (Meldyanti), saya dan Rio Senta. Kesepakatan waktu itu 5 persen untuk empat paket proyek. Sepakatlah saya ambil empat proyek dengan pagu Rp1,485 miliar," tutur Adrianus Fridus kepada pewarta di Ruteng.

Sandi 50 Kg Kemiri

Beberapa hari setelah pertemuan di rujab Bupati, Adrianus diingatkan melalui WhatsApp oleh Rio Senta untuk segera menyerahkan uang Rp50 juta kepada Meldyanti.

Adrianus diajari Rio tata cara penyerahan uang yang aman menggunakan sandi khusus. Adrianus pun menyerahkan uang itu ke bendahara di tempat usaha Meldyanti.

"Kalau sampai di toko tersebut, kita tinggal masuk dan sampaikan, saya antar kemiri 50 kilogram, artinya saya mengantar dan sudah setor uang Rp50.000.000," beber Adrianus.

Dalam perjalanan, proyek yang dijanjikan pun tidak didapat. Adrianus yang kecewa kemudian mendesak Rio Senta untuk segera mengembalikan uang diterima Meldyanti.

Berkat upayanya itu, uang pun berhasil dikembalikan melalui transfer bank sebanyak tiga kali pada 13 Agustus 2022 lalu. Pada transfer pertama, jumlah uang yang ditransfer sebanyak Rp30 juta. Kemudian transfer berikutnya masing-masing senilai Rp10 juta.

Setelah merima uangnya kembali, Adrianus mengambil langkah mengumbar rahasia itu ke media dan membuat laporan polisi.

Penyelidikan Dihentikan

Setelah berjalan 5 bulan, penyelidikan kasus jual beli proyek APBD Kabupaten Manggarai yang melibatkan Meldyanti Hagur merupakan istri dari Bupati Herybertus Nabit resmi dihentikan dikarenakan tidak cukup bukti.

Penghentian penyelidikan kasus ini berdasarkan saran Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Irwasda dan Bidang Propam dalam gelar perkara di Polda NTT pada akhir Januari 2023 lalu.

Kapolres Manggarai saat itu AKBP Yoce Marten menjelaskan, penghentian penyelidikan didasari pada kurangnya alat bukti yang diberikan pelapor dalam hal ini seorang kontraktor bernama Adrianus Fridus sehingga Meldianti Hagur Cs lolos dari jeratan hukum.

"Kemungkinan peristiwa itu benar terjadi, kemungkinan ya, namun tidak bisa dibuktikan secara pasti," kata AKBP Yoce Marten dalam jumpa pers, Jumat, 10 Februari 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelemahan laporan Adrianus menurutnya karena keterangan-keterangan yang disampaikan tidak didukung oleh pihak-pihak yang lain yang disebutkan pelapor.

Kemudian, sambung AKBP Yoce, bukti-bukti yang diberikan terputus tidak sampai mengarahkan ke terlapor seperti yang disangka Adrianus. (jku/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS) dapat beasiswa saat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pimpin pembongkaran bangunan liar di Jl. Eyckman Bandung.
Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kekesalannya terhadap proyek galian kabel yang membuat trotoar yang sudah cantik kembali harus dibongkar ulang.
Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral