News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Jelang Putusan MK, Peringatan Keras Prabowo Subianto ke Pihak yang Suka Fitnah: Kita Mengerti Keadaan

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto tegas meminta para pendukungnya agar tidak melakukan aksi damai di Mahkamah Konstitusi atau MK, jelang putusan sengketa Pilpres.
Jumat, 19 April 2024 - 06:07 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi
Sumber :
  • tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto tegas meminta para pendukungnya agar tidak melakukan aksi damai di Mahkamah Konstitusi atau MK, jelang putusan sengketa Pilpres.

Dia mengatakan arahan tersebut bukan arti bahwa pihaknya lemah, melainkan mengerti keadaan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tuduhan hingga fitnah kepadanya pada penyelenggaraan Pilpres 2024 memang menyakitkan karena tidak berdasar.

Namun, dia meminta para pendukungnya agar menyikapi hal tersebut seusai aturan konstitusi, melalui MK.

"Kepada semua pihak, jangan menganggap bahwa kita tidak mengerti keadaan. Kita sunggung-sungguh mengerti keadaan," ujar Prabowo, Kamis (18/4/2024).

Prabowo Subianto mengaku akan lebih fokus menerima mandat dari rakyat Indonesia yang memilihnya pada Pemilu 2024.

Meski kerap mendapat tuduhan keji hingga fitnah, Prabowo meminta para pendukungnya agar sabar dan tidak mudah terpancing.

"Kita telah menerima mandat dari rakyat secara luar biasa. Dan kami siap menjalankan mandat tersebut. Tetapi saya kembali tegaskan, marilah kita tenang sejuk menahan diri," tegasnya.

Soal putusan MK soal sengketa Pilpres 2024, Prabowo mengaku akan menghormati hal tersebut.

Dia meminta kepada seluruh pendukungnya agar tidak memberi tekanan kepada hakim MK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mempersilakan institusi, hakim-hakim mahkamah konstitusi menjalankan tugas mulianya dengan kearifan, dengan selalu mementingkan keuatamaan rakyat," jelasnya.

"Demi masa depan Indonesia yang kita cintai. Terima kasih, selamat malam dan marilah kita menatap masa depan kita dengan optimis, dengan percaya diri, dan dengan selalu mengutamakan kerukunan di antara kita," tukasnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Anggaran tambahan itu, akan diarahkan Amran untuk pengembangan kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, termasuk penyediaan 1.250 unit traktor.
Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif "Eddy" Hiariej menjelaskan pihaknya mengusulkan pagu indikatif tahun 2027 untuk Kemenkum sebesar Rp4,492 triliun.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Usman Hamid juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan oleh sekelompok massa dalam kericuhan di Pejompongan pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.
Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin mengatakan, grup tersebut diketahui memiliki nama 'Add people as much as you can' dan di dalamnya ada beberapa siswa.
Viral Mayat Perempuan Terbungkus Kardus Ditemukan di Pinggir Jalan Kota Bandung, Ini Kata Polisi

Viral Mayat Perempuan Terbungkus Kardus Ditemukan di Pinggir Jalan Kota Bandung, Ini Kata Polisi

Jasad yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu pertama kali ditemukan warga yang curiga terhadap sebuah kardus yang direkatkan menggunakan tali dan lakban

Trending

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Usman Hamid juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan oleh sekelompok massa dalam kericuhan di Pejompongan pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.
Berlaku 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95

Berlaku 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95

Harga Pertamax Green 95 resmi mengalami penyesuaian per 2 September 2026 mengikuti kenaikan BBM nonsubsidi sebelumnya. Berikut daftar harga BBM Pertamina nonsubsidi terbaru.
Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif "Eddy" Hiariej menjelaskan pihaknya mengusulkan pagu indikatif tahun 2027 untuk Kemenkum sebesar Rp4,492 triliun.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin mengatakan, grup tersebut diketahui memiliki nama 'Add people as much as you can' dan di dalamnya ada beberapa siswa.
Viral Mayat Perempuan Terbungkus Kardus Ditemukan di Pinggir Jalan Kota Bandung, Ini Kata Polisi

Viral Mayat Perempuan Terbungkus Kardus Ditemukan di Pinggir Jalan Kota Bandung, Ini Kata Polisi

Jasad yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu pertama kali ditemukan warga yang curiga terhadap sebuah kardus yang direkatkan menggunakan tali dan lakban
Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan legenda Hyundai Hillstate, Yang Hyo-jin, soal Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan. Begini katanya
Selengkapnya

Viral