News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Sekjen Kemendagri Dipanggil KPK jadi Saksi Kasus Proyek Gedung IPDN

KPK panggil mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Diah Anggraeni sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi Gedung Kampus IPDN.
Rabu, 29 Desember 2021 - 12:23 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/12/2021), memanggil mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Diah Anggraeni sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan Gedung Kampus IPDN.

"Diah Anggraeni, pensiunan PNS (Sekjen Kemendagri tahun 2007-2014), saksi tindak pidana korupsi pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi pembangunan Gedung Kampus IPDN Provinsi Sulawesi Utara pada Kemendagri Tahun Anggaran 2011," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan dijadwalkan dilakukan di Gedung KPK, Jakarta.

KPK telah menetapkan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya (Persero) Tbk Dono Purwoko (DP) dan Duddy Jocom (DJ) selaku Pejabat Pembuat Komitmen Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri sebagai tersangka kasus proyek Gedung IPDN Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan sekitar awal 2010 diadakan pertemuan terkait adanya rencana pengadaan dan pekerjaan pembangunan
gedung kampus IPDN di beberapa lokasi di Indonesia, yang salah satunya di Kabupaten Minahasa, Sulut.

Pertemuan tersebut, dihadiri oleh perwakilan dari Kemendagri, perusahaan konsultan, dan perusahaan kontraktor yang salah satunya adalah PT Adhi Karya.

Dari pertemuan tersebut, kemudian disepakati pengerjaan proyek pekerjaan konstruksi pembangunan Gedung Kampus IPDN Kabupaten Minahasa, Sulut, akan dilaksanakan oleh PT Adhi Karya disertai adanya komitmen berupa pemberian sejumlah uang dalam bentuk "fee" proyek untuk Kemendagri yang dimasukkan dalam Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) Pekerjaan Pembangunan Kampus IPDN Sulut Tahun Anggaran 2011.

Terkait pemberian "fee" proyek tersebut di mana telah disetujui oleh tersangka Dono dan atas perintah tersangka Dono kemudian dicantumkan dalam surat penawaran PT Adhi Karya.

Pada Desember 2011, KPK menduga tersangka Dono mengajukan pembayaran pelaksanaan pekerjaan mencapai 100 persen kepada Duddy di mana perkembangan pekerjaan baru terlaksana 89 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ditindaklanjuti lagi oleh Duddy dengan memerintahkan panitia penerima barang menandatangani berita acara serah terima barang yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sekitar periode November 2011-April 2012, tersangka Dono diduga telah menyerahkan sejumlah uang dari PT Adhi Karya kepada Duddy sebagai imbalan "fee" atas dilaksanakannya proyek tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Belum Ambil Langkah Banding Terkait Putusan 2 Tahun Penjara untuk Abdul Wahid

KPK Belum Ambil Langkah Banding Terkait Putusan 2 Tahun Penjara untuk Abdul Wahid

KPK memberikan respon soal putusan Pengadilan Tipikor Pekanbaru yang memberikan putusan dua tahun penjara terhadap Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.
BSKDN Kemendagri Ajak Pemkab Bantul Bangun Ekosistem Inovasi Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

BSKDN Kemendagri Ajak Pemkab Bantul Bangun Ekosistem Inovasi Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo mendorong Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mengoptimalkan ekosistem inovasi di wilayahnya.
Terungkap Sosok Diduga Penculik Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi: Orang Suruhan Ibu

Terungkap Sosok Diduga Penculik Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi: Orang Suruhan Ibu

Polres Metro Jakarta Pusat masih mendalami dugaan penculikan yang menimpa atlet golf Jesslyn Wijaya, di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026).
Di Hadapan Prabowo, Anindya: Tantangan Global Sudah Jadi ‘New Normal’, Indonesia Harus Kompak

Di Hadapan Prabowo, Anindya: Tantangan Global Sudah Jadi ‘New Normal’, Indonesia Harus Kompak

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menegaskan, dunia usaha memilih tetap optimistis menghadapi tekanan ekonomi global yang kini menjadi tantangan hampir seluruh negara.
Perkuat Struktur Organisasi, Pelindo Resmikan Dua Komisaris Baru

Perkuat Struktur Organisasi, Pelindo Resmikan Dua Komisaris Baru

Ubaidillah Amin dan Hambra Samal resmi menjabat sebagai komisaris baru di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.
Demi Pemerataan Pengembangan Sepak Bola Global, Erick Thohir Dukung Inisiatif Pembentukan FIFA Forward Enterprise

Demi Pemerataan Pengembangan Sepak Bola Global, Erick Thohir Dukung Inisiatif Pembentukan FIFA Forward Enterprise

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memberikan dukungan penuh inisiatif Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise.

Trending

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Dalam video penggerebekan tersebut petugas mendapati seorang wanita belia berusia 19 tahun di dalam kamar diduga milik Kalapas Waingapu yang mengaku Adik Angkat
Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Polemik dugaan tidak transparannya pengelolaan dana hasil penjualan tanah eks juru kunci kembali mencuat di Dusun Tanjangrono, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Belimpah Cuan di 1 Agustus 2026: Gemini Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Belimpah Cuan di 1 Agustus 2026: Gemini Panen Uang Kaget

Pada 1 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa yang bercuan deras di awal bulan?
Musim Kemarau Sebabkan 6 Kecamatan di Lumajang Krisis Air Bersih

Musim Kemarau Sebabkan 6 Kecamatan di Lumajang Krisis Air Bersih

Adapun 6 titik terdampak krisis air bersih tersebut berada di Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, dan Senduro. 
Kondisi Finansial Zodiak 1 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 1 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 1 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Kadivhubinter Polri Hingga Karumkit Bhayangkara Berganti

Polri Mutasi 146 Pati dan Pamen, Kadivhubinter Polri Hingga Karumkit Bhayangkara Berganti

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) melakukan mutasi dan rotasi terhadap 146 personel Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Juli 2026. 
Selengkapnya

Viral