Menggelegar! Ceramah Habib Bahar bin Smith Siap Lawan Pemimpin Zalim, Anies Baswedan Mendadak Disebut
- Tangkapan layar YouTube
Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin, Habib Bahar bin Smith mengaku siap melawan pemimpin zalim kepada rakyatnya, Tidak hanya kepada Prabowo, Bahar berjanji siap melawan Anies Baswedan.
Hal itu dikatakan Habib Bahar merespons terpilihnya Prabowo Subianto sebagai presiden seusai putusan Mahkamah Konstitusi atau MK.
"Kita sudah berjuang betul kita sudah berjuangudah turun ke jalan, sudah demo, tapi lagi mau bilang apa. Mau nggak mau harus, ya, harus terima," ujar Bahar dalam tayangan YouTube Sayyid Bahar Bin Sumaith Official yang dilansir, Senin (29/4/2024).
Habib Bahar terang-terangan mengakui Prabowo Subianto sah sebagai presiden melalui putusan MK.
Namun, dia berpendapat bahwa Prabowo Subianto tetap sebagai presiden pengkhianat.
"Secara konstitusi, dia (Prabowo Subianto, red) sah jadi presiden. Tapi, bagi Ana dia presiden pengkhianat, enggak ada urusan," terangnya.
Meski demikian, Bahar mengatakan dirinya siap melawan pemimpin yang berbuat tidak baik kepada masyarakat.
Dia berjanji bisa melawan pemimpin zalim, tidak hanya kepada Prabowo.
Bahkan, Habib Bahar mengaku siap melawan Anies Baswedan jika membuat kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat.
"Anies kalau nantinya melakukan kezaliman, mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menyengsarakan rakyat, Ana (saya) lawan. Apalagi Prabowo yang pernah mengkhianati para ulama enggak ada urusan," tegasnya.
Seperti diketahui, KPU RI menetapkan Prabowo-Gibran sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 504 Tahun 2024.
"Memutuskan, kesatu, menetapkan, pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih periode tahun 2024—2029 dalam Pemilihan Umum Tahun 2024," ujar Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (24/4).
Hasyim menjelaskan bahwa Prabowo-Gibran berhasil meraih 96.214.691 suara atau 58,59 persen dari total suara sah nasional dan memenuhi sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Adapun keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan pada hari Rabu, 24 April 2024.(lgn)
Load more