News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! 5 Fakta Pembunuhan Mayat Wanita di dalam Koper, Sempat Bersetubuh Padahal Pelaku akan Resepsi Pernikahan Esok Minggu

Terkuak lima fakta pembunuhan mayat wanita yang ditemukan di dalam koper di daerah Bekasi. Kabarnya, sempat bersetubuh padahal pelaku akan resepsi pernikahan.
Jumat, 3 Mei 2024 - 17:16 WIB
Terungkap Pembunuhan Wanita di dalam Koper Ternyata Dibantu Adik Pelaku, Begini Penjelasannya
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Akhirnya terkuak lima fakta pembunuhan mayat wanita yang ditemukan di dalam koper. Sejumlah hal mengejutkan telah dirilis oleh pihak kepolisian.

Ramai kasus penemuan mayat wanita di dalam koper berwarna hitam, dibuang di daerah Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang Barat, Bekasi. Belakangan terungkap jenazah adalah korban pembunuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pembunuhan terhadap wanita itu dilakukan rekan kerjanya bernama Arif Ridwan Nuwloh (29). Pelaku bekerja sebagai auditor sementara korban berinisial RM (50) adalah seorang kasir.

Setelah diselidiki polisi, terungkap sejumlah fakta mengejutkan sekaligus miris mengenai pembunuhan RM oleh Arif yang berakhir di koper itu.

Lantas, apa saja fakta kasus pembunuhan yang menyebabkan mayat wanita ditemukan di dalam koper di daerah Bekasi?

Dikutip dari berbagai sumber, ini dia lima fakta pembunuhan dan penemuan mayat wanita di dalam koper yang telah terungkap.

1. Pelaku akan langsungkan resepsi pernikahan 5 Mei 2024

Pelaku bernama Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (AARN) rencananya akan melangsungkan resepsi pernikahan pada 5 Mei 2024 mendatang.

Resepsi itu digelar setelah ia menikah secara hukum dengan istrinya bernama Ade Lista Putri pada Maret 2024.

"Sekitar dua hari sebelum puasa Ramadhan kemarin menikahnya, hanya acara ijab kabul saja," kata pihak keluarga istri pelaku, M Ali Rahman.

2. Pelaku dan korban sempat bersetubuh

Pelaku dan korban masuk ke sebuah kamar hotel di daerah Bandung, pada Rabu (24/4/2024).

Di media sosial beredar detik-detik pelaku dan korban masuk ke kamar hotel melalui rekaman CCTV.

Diketahui kemudian, pelaku dan korban sempat bersetubuh di dalam kamar hotel tersebut sebelum akhirnya alami perselisihan.

Perselisihan itulah yang menyebabkan Arif gelap mata dan memutuskan untuk membunuh RM dan memasukkannya ke dalam koper.

3. Motif pembunuhan

Setelah pelaku dan korban bersetubuh, menurut keterangan polisi pada Jumat (3/5/2024), keduanya bersilisih.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedy Aditya Bennyahdi mengatakan korban meminta pertanggungjawaban pelaku untuk menikahi dirinya usai bersetubuh.

Namun, Arif menolak untuk menikahi korban. Pada saat itulah, korban mengeluarkan kata-kata yang menyinggung hati tersangka.

Akhirnya rasa sakit hati tersangka menyebabkan pembunuhan yang mengakhiri hidup RM.

Selain itu, Arif memang berencana untuk mengambil uang perusahaan yang dibawa oleh RM sebesar Rp43 juta.

Uang tersebut akan digunakan Arif untuk membayar biaya resepsi pernikahannya yang rencananya digelar pada Minggu (5/3/2024) mendatang.

4. Pelaku transfer uang curian ke ibunya

Berdasarkan keterangan kepolisian, tersangka kemudian mengirimkan uang hasil curian itu ke ibunya sebesar Rp7 juta.

"Tersangka AARN memberikan uang hasil curian tersebut kepada ibunya, yaitu EM sebesar Rp7 juta dengan alasan ini uang tabungan," kata Dirrekrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra.

Kemudian, uang tersebut diminta lagi oleh Arif sebesar Rp2 juta untuk membeli dua koper yang cukup diisi oleh jenazah RM.

5. Adik pelaku ikut jadi tersangka

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku kemudian meminta tolong adiknya bernama Aditya Tofik untuk mengangkut koper tersebut.

Menurut polisi, Aditya sudah mengetahui bahwa di dalam koper itu terdapat mayat manusia. 

Aditya kemudian membantu tersangka utama untuk membuang koper berisi mayat RM tersebut.

"Membantu tersangka Arif membuang koper yang berisi jenazah korban di daerah Bekasi," kata Wira menambahkan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 19 September: Sebelum Opening Ceremony, Ada Wakil Indonesia Bertanding di Cabor Teqball

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 19 September: Sebelum Opening Ceremony, Ada Wakil Indonesia Bertanding di Cabor Teqball

Jadwal Asian Games 2026 Sabtu 19 September yang akan tersaji lebih dulu pertandingan dari wakil Indonesia sebelum Opening Ceremony resmi digelar di Nagoya.
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

PT Nindya Karya (Persero) secara resmi memulai pembangunan fisik proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan yang ditandai oleh pelaksanaan groundbreaking pada Kamis (17/9/2026).
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Selengkapnya

Viral