News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Pilu Herlina Pengasuh Puluhan Anak TKI Terlantar Jadi Korban Tipu-tipu, Sampai Minta Bantuan Hotman Paris

Herlina, seorang wanita yang menjadi orang tua asuh bagi puluhan anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terlantar, merasa dirugikan sebesar lima ratus juta rupiah oleh Jumhur Hidayat, mantan Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Herlina berencana untuk meminta bantuan hukum dari pengacara terkenal, Hotman Paris, terkait kasus tersebut.
Minggu, 5 Mei 2024 - 19:15 WIB
Herlina
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Herlina, seorang wanita yang menjadi orang tua asuh bagi puluhan anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terlantar, merasa dirugikan sebesar lima ratus juta rupiah oleh Jumhur Hidayat, mantan Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Herlina berencana untuk meminta bantuan hukum dari pengacara terkenal, Hotman Paris, terkait kasus tersebut.

Kondisi anak-anak TKI yang dibesarkan oleh Herlina sejak bayi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, telah menjadi perhatian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, 23 anak tersebut telah memasuki usia remaja, dan mayoritas dari mereka memiliki cita-cita menjadi abdi negara atau anggota kepolisian.

Awalnya, Herlina yang memiliki kantin di Terminal Khusus TKI Selapajang, Tangerang, Banten. Merasa iba melihat bayi-bayi yang ditinggalkan oleh orang tua mereka di taman bermain di sekitar terminal tersebut. 

"Waktu lalu ada beberapa bayi yang kita temukan. Bayi itu ditinggalkan secara langsung oleh orang tuanya. Kini bayi itu kami asuh dan syukur bayi itu sehat dan kini mereka sudah beranjak dewasa,' kata Herlina pada awak media, terbitkan Minggu 5/5/2024.

Kendati demikian ironisnya, Herlina tidak mendapatkan bantuan dari BNP2TKI. Herlina menyebut malah ia menjadi korban penipuan sebesar lima ratus juta rupiah. 

"Waktu itu saya dijanjikan tempat usaha dan diminta uang lima ratus juta dan yang yang diminta saya serahkan ke Dodi tamggan kanan pak Jumhur Hidayat," ucap Herlina.

Herlina mengatakan, u tersebut diminta oleh Jumhur Hidayat agar dapat membuka kantin di lingkungan terminal, (Bandara Soekarno Hata_red), namun terminal tersebut ditutup oleh pemerintah pada September 2014.

"Tiba-tiba dua hari kemudian tutup usaha terminal  dan uang kami sampai sekarang tidak dikembalikan," ujarnya.

Terpisah, Umar Abdhu, mantan tenaga ahli bidang pengamanan terminal khusus TKI, yang tak bisa sebut nama mengungkapkan bahwa banyak pungutan liar yang terjadi di terminal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Ia mengakui maraknya pungli disaat Jumhur Hidayat menjabat sebagai kepala BNP2TKI. 

"Ya kalau dulu memang banyak kegiatan pungli-puli disini. Jelas pada jama pak Jumbur Hidaya," ucapan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral