GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Viralnya Wanita di Ngawi Tewas karena Cabut Gigi Bungsu, Dokter Jelaskan Ini

Belakangan ini viral di medsos soal kabar suami curhat tentang istrinya tewas usai cabut gigi bungsu di ngawi. Sementara, ada tayangan soal dokter jelaskan ini
Kamis, 9 Mei 2024 - 05:49 WIB
Soal Viralnya Wanita di Ngawi Tewas karena Cabut Gigi, Dokter Jelaskan Ini
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Akhir-akhir ini, media sosial Instagram viral soal kabar curhatan suami, karena istrinya tewas lantaran cabut gigi bungsu di Ngawi, Jatim. 

Bahkan, kisah tersebut mendapat perhatian luas berbagai kalangan, hingga menuai komentar netizen di akun media sosial Instagram yang mengunggah kisah tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, apakah cabut gigi bisa berhaya, dan bisa buat orang kehilangan nyawa?


Viral, Suami Curhat soal Istrinya Tewas Usai Cabut Gigi Bungsu di Ngawi

Baik, mari dengar penjelasan dokter spesialis penyakit mulut di acara Hidup Sehat tvOne, drg, Theodorus Hedwin Kadrianto, Sp.PM.

drg. Hedwin Kadrianto menjelaskan, bahwa cabut gigi tergantung kondisinya. Bahkan, kata dia, ada gigi alami sakit, namun bisa dipertahankan.

"Nah, dokter gigi selalu punya prinsip, semakin lama gigi itu bisa dipertahankan semakin bagus," bebernya.

"Namun misalnya gigi itu tinggal sisa akar dan sudah tidak ada lagi mahkotanya, sudah tidak bisa dirawat lagi, itu baru dicabut," jelas drg. Hedwin Kadrianto.

Akan tetapi, ia tegaskan, yang terpenting infeksinya itu hilang. "Baik itu dalam bentuk ditambal dan dicabut serta perlu perawatan, tetapi yang terpenting sudah tidak infeksi lagi," ujarnya. 

Kemudian, disinggung soal infeksi gigi bisa menyebabkan sakit di jantung? 

"Ya, jadi seperti yang sudah dikatakan, gigi itu banyak pembuluh darahnya," kata Spesial Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Rina Ariani, SpJP.

Maka, kata dia, bila ada gigi yang kotor dan ada kumannya, itu bisa masuk ke pembuluh darah. 

"Terus, kotoran itu bisa nempel di jantung dan biasanya jantungnya itu sudah memiliki kelainan. Baik itu kelainan katup jantung dan pasien-pasien yang memiliki penyakit bawaan. Nah, itu sangat retan bisa jadi infeksi di sana," jelasnya. 

Jadi, kata dia, bisa kumannya itu nempel di katup jantungnya atau bisa nempel di tempat kelainan jantungnya dan bisa terjadi infeksi di sana.

Lalu, ditanya soal jantung yang sehat, ia menjawab, resikonya sangat rendah. Namun, yang sudah memiliki kelainan jantung itu sangat rentan.

"Termasuk jantung yang rematik dan katup jantung, dan kelainan jantung bawaan atau yang pasang alat di jantung atau sudah operasi katup, jadi itu resikonya tinggi," bebernya. 

Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan soal curhatan sedih suami karena sang istri tewas seusai cabut gigi. 

Dalam berita tersebut diceritakan, sang suami menuliskan,"semua berawal dari cabut gigi bungsu, sudah nggak ngerasain sakit lagi ya mama, udah enak di surga ya mama (Alfatihah)." 

Sontak, video tersebut pun menuai komentar netizen. Bahkan, ada yang mempertanyakan soal kronologi kisah menyedihkan tersebut.

Kemudian, pemilik akun Instagram davin_a.s07 menceritakan kronologinya.

"Berawal tanggal 28 Desember 2023 kak, cabut (gigi) di salah satu klinik praktik spesialis gigi di daerah walikukun, ngawi, jawa timur. Setelah pascacabut gigi keesokan harinya bengkak di bagian mulut, sampai leher."

"Al hasil, kita konsulkan ke dokter gigi tersebut, jawabannya hal biasa untuk bengkak setelah pascapencabutan gigi bungsu, dan ternyata infeksi itu serius setelah saya Bawah ke RS besar." 

"di Kota Solo, dr Oen, dinyatakan infeksi tersebut menyebar ke bagian paru-paru dan harus operasi di bagian leher dan thorax otonimi/paru dan anehnya saya dimintai pertanggungjawaban si dokter," tulisnya menjelaskan kronologinya.

Seusai ia menjelaskan kronologi, berbondong-bondong netizen menuliskan komentar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi takut ini aku, ada kanan kiri udah pernah konsul, katanya harus oprasi, aku belum mau," tulis netizen.

"Ya Allah kak, jatunya mallpraktek bukan sih," tulis netizen lagi. (aag)  
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral