Viral Video Bakal Calon Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Tak Punya Program saat Diwawancara
- IST
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Harian Suket Teki Nusantara Vinanda Prameswati resmi mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Kediri di DPC Demokrat Kota Kediri.
Vinanda datang ke Kantor DPC Demokrat Kota Kediri didampingi tim Bolone Vinanda pada hari pertama pembukaan penjaringan bacawali sekitar pukul 14.00 WIB.
"Kami datang memenuhi undangan Partai Demokrat Kota Kediri, ini juga sebagai syarat penjaringan bakal calon Wali Kota Kediri dari Partai Demokrat untuk dapat mengusung. Oleh karena itu kami ikuti mekanisme partai," ujar Vinanda, Kamis (25/4/2024).
Namun, saat diwawancarai wartawan Vinanda mengaku belum punya program maupun visi dan misi. Potongan video Vinanda diduga tak bisa menjawab soal program kerja dibagikan akun X Jhon Sitorus.
"Jadi Wali Kota kira-kira program utamanya apa?" tanya wartawan.
"Mungkin dari saya cukup. Masih saya susun," katanya.
Vianda juga tak bisa menjawab soal apa kekurangan dari pemerintahan kota Kediri saat ini.
"Menurut saya sudah baik, tapi masih bisa lebih baik lagi," jelas Vinanda.
Hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak Vinanda.
Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kediri 2024 menjadi bagian dari Pilkada Serentak yang akan dihelat pada 27 November 2024. Sederet nama bermunculan meramaikan bursa calon wali kota (cawali). Tiga di antaranya adalah wanita.
Nama Vinanda menyita perhatikan publik di Kota Kediri. Sepak terjangnya di dunia pergerakan sosial dihubung-hubungkan dengan suksesi Pemilihan Wali Kota Kediri 2024.
Tak pelak, banyak orang mencari tahu latar belakang Vinanda. Dara 26 tahun ini selalu tampil sederhana dan apa adanya. Pun ketika hadir dalam berbagai acara bakti sosial bareng RSTN.
Kini Vinanda dipercayai sebagai Ketua Harian RSTN, lembaga sosial dari relawan Presiden RI Joko Widodo.
Dia bersekolah di SMP Negeri 1 Kota Kediri (2010-2013) dan SMAN 3 Kota Kediri (2013 – 2016).
Lalu melanjutkan pendidikan di Universitas Brawiya Malang mengambil jurusan hukum pada 2016-2020.
Kemudian menempuh pendidikan S2 di Universitas Airlangga Surabaya dengan mengambil jurusan magister kenotariatan pada 2021-2023.
Saat kuliah, dia juga aktif dalam sejumlah organisasi kampus, mulai dari di Forum Kajian dan Penelitian Hukum (FKPH) Brawijaya hingga Indonesia Youth Opportunities In International Networking (IYOIN).
Load more