News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Publik Sorot Kinerja Polisi Usai Tiga Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Buron 8 Tahun, Bareskrim Polri Bilang Begini

Tabir misteri kasus pembunuhan Vina dan Eky di Kota Cirebon, Jawa Barat belakangan kembali menjadi perhatian publik.
Jumat, 17 Mei 2024 - 05:15 WIB
Film Vina Sebelum 7 Hari
Sumber :
  • IMDb

Jakarta, tvOnenews.com - Tabir misteri kasus pembunuhan Vina dan Eky di Kota Cirebon, Jawa Barat belakangan kembali menjadi perhatian publik.

Kasus tersebut kembali disorot publik usai rilisnya film bergenre horor Vina Sebelum 7 Hari dengan berdasarkan kisah nyata aksi pembunuhan tersebut oleh 11 pelakunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa dasar kasus tersebut kembali menyita perhatian publik melainkan masih terdapat tiga orang pelaku pembunuhan yang masih buron usai 8 tahun kasus tersebut berlalu.

Polda Jawa Barat pun merespons sorotan publik terkait tiga pelaku pembunuhan Vina Cirebon yang masih menghirup udara bebas.

Direktur Reskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Surawan mengaku pihaknya baru membuka kembali lembaran perkara kasus tersebut.

Surawan mengaku pihaknya tengah berupaya untuk mencari keberadaan dan menangkap ketiga pelaku yang buron itu.

"Kami baru pelajari kasus ini, belum lama kita pelajari. Kita fokus dulu ke tiga tersangka yang belum tertangkap," katanya saat wawancara dengan tv One, Kamis (16/5/2024).

Di sisi lain, Bareskrim Polri tak tinggal diam usai Sorotan publik yang terus mengkritisi kinerja kepolisian.

Pasalnya, polemik terus bermunculan di publik usai ketiga pelaku yang tak kunjung tertangkap selama 8 tahun.

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengaku pihaknya menerjunkan tim untuk berburu tiga buronan pelaku pembunuhan itu. 

"Kami turunkan tim untuk back up Polda Jabar (Jawa Barat)," kata Djuhandani saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Kamis (16/5/2024).

Film Vina Sebelum 7 Hari Tayang di Bioskop, Keluarga Alami Peristiwa Ini

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan kejih Vina Dewi Arsita bersama kekasihnya Muhammad Rizky Rudiana alias Eky di Cirebon, Jawa Barat pada tahun 2016 silam kembali menyita perhatian publik.

Pasalnya, kasus tersebut kembali menjadi perbincangan publik usai film Vina Sebelum 7 Hari tayang serentak pada di bioskop tanah air.

Namun film bergenre horor ini justru menjadi acuan kilas balik pengungkapan kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Vina yang dilakukan oleh geng motor.

Film Kisah Nyata Peristiwa Tragis yang Dialami Vina dan Eky

Kisah tragis pembunuhan sejoli muda itu pun menginspirasi sutradara kawakan Anggy Umbara untuk membuat karya filmnya.

Lantas film garapan itu pun turut mengungkap kilas balik kisah tragis pemerkosaan dan pembunuhan yang dialami Vina.

Namun, terdapat kisah lain yang dialami oleh keluarga usai penayangan Film Vina Sebelum 7 Hari.

Kakak Vina, Marliyana (33) mengaku peristiwa yang dialaminya itu berupa keluarganya yang didatangi seorang pria.

Kedatangan pria tersebut bermaksud meminta keluarga Vina untuk tak mengungkap kembali kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi.

"Sebelum ada film ini situasinya biasa saja. Tapi begitu kisah tragis adik saya ini difilmkan, ada seorang pria mendatangi keluarga kami minta agar kasusnya jangan kembali dibuka," kata Marliyana, Selasa (14/5/2024). 

Marliyana mengaku film tersebut hampir sepenuhnya mengisahkan kisah tragis pembunuhan sang adik bersama kekasihnya.

Berbekal kisah nyata yang difilmkan itu, lantas Marliayana pun berharap pihak kepolisian dapat menangkap tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan yang telah buron sekira 8 tahun itu.

"Kami (keluarga) berharap dapat menggugah pihak kepolisian untuk membuka kembali kasus yang dialami adik saya ini,” harap Marliyana.

"Yang saya ingat pelakunya cuma si Egy. Kalau dua orang lainnya itu saya lupa namanya. Jadi Eky ini pacarnya Vina dan Egy suka sama Vina. Kemungkinan Egy cemburu lalu merencanakan membunuh Vina dan Eky. Ya si Egy dalam semua kejadian itu. Dari sebelum ada film ini keluarga juga mempertanyakan soal ketiga pelaku yang masih buron. Dan kami juga berharap Egy (pelaku utama) dan dua pelaku lainnya ditangkap,” sambungnya. 

Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Terungkap

Kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eky terjadi pada Agustus 2016 dengan pelaku geng motor di Cirebon, Jawa Barat.

Polresta Cirebon menetapkan 11 anggota geng motor sebagai tersangka kasus pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.

Sebelumnya kasus kematian Vina dan Eky ditengarai akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi.

Namun, sejoli muda itu ternyata menjadi korban pembunuhan sadis oleh geng motor tersebut.

Hingga saat ini terdapat tiga orang tersangka pembunuhan dan pemerkosaan yang masih buron usai 8 tahun kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi mengungkap ketiga pelaku yang buron itu beridentitas Andi (23), Dani (20), dan Pegi alias Perong (22).

Sementara 8 pelaku lain yang telah menjalani masa hukumannya yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, dan Saka Tatal. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Beri Respons Elegan atas Tantangan Wakil Gubernur Kalbar: Mohon Maaf Jika Menyinggung

Dedi Mulyadi Beri Respons Elegan atas Tantangan Wakil Gubernur Kalbar: Mohon Maaf Jika Menyinggung

Dedi Mulyadi tanggapi tantangan Wagub Kalbar dengan santun. Ia minta maaf jika menyinggung dan tekankan perbedaan fiskal tiap daerah.
Sempat Buron, Pelaku Penusukan Maut di Juwana Pati Akhirnya Ditangkap Polisi

Sempat Buron, Pelaku Penusukan Maut di Juwana Pati Akhirnya Ditangkap Polisi

Pelarian ABP (25), pelaku penganiayaan maut di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berakhir di tim gabungan Jatanras Polresta Pati.
Persebaya Surabaya Tak Berkutik! Persija Pesta 3 Gol di Hadapan Jakmania

Persebaya Surabaya Tak Berkutik! Persija Pesta 3 Gol di Hadapan Jakmania

Persija Jakarta tampil perkasa saat menjamu Persebaya Surabaya dengan kemenangan telak 3-0 pada lanjutan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Sengketa Lahan KAI di Tanah Abang Mencekam, Hercules dan GRIB Jaya Gugat Menteri, Gubernur Jakarta hingga Polda

Sengketa Lahan KAI di Tanah Abang Mencekam, Hercules dan GRIB Jaya Gugat Menteri, Gubernur Jakarta hingga Polda

Hercules Rosario Marshal dan ormas GRIB Jaya diajak ahli waris gugat perdata ke PN Jakarta Pusat imbas klaim kepemilikan sengketa lahan PT KAI di Tanah Abang.
Pengganti Ole Romeny di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Muncul dari Persija, Striker Lokal Menggila usai Brace Vs Persebaya

Pengganti Ole Romeny di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Muncul dari Persija, Striker Lokal Menggila usai Brace Vs Persebaya

Striker lokal Persija tampil menggila usai cetak dual gol vs Persebaya. Sosok ini layak jadi kandidat kuat pengganti Ole Romeny di Timnas Indonesia AFF 2026.
Garudayaksa Tampil Efektif! PSMS Medan Dipaksa Menelan Kekalahan Tipis

Garudayaksa Tampil Efektif! PSMS Medan Dipaksa Menelan Kekalahan Tipis

PSMS Medan harus menelan kekalahan tipis 0-1 saat bertandang ke markas Garudayaksa pada lanjutan Liga 2 Indonesia Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan pembuka di hari ketiga seri Solo yang pertemukan Popsivo Polwan menghadapi Gresik Phonska Plus Indonesia.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral