News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Geng Motor! Ini Rupanya Pekerjaan Para Pembunuh Vina Cirebon 2016 Lalu, Kuasa Hukum: Rekayasa Hukum

Viralnya Film Vina: Sebelum 7 Hari membuat kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang dialami gadis 16 tahun bernama Vina Cirebon pada 2016 kembali diperbincangkan.
Jumat, 17 Mei 2024 - 08:18 WIB
Vina asal Cirebon, korban penganiayaan disertai pembunuhan pada 2016.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Viralnya Film Vina: Sebelum 7 Hari membuat kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon 2016 kembali diperbincangkan.

Diketahui, Film Vina: Sebelum 7 Hari merupakan kisah yang diambil dari cerita nyata gadis 16 tahun bernama Vina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia diketahui meninggal dunia bersama kekasihnya Eky setelah dibunuh oleh sekelompok geng motor.

Atas hal tersebut 5 dari 8 tersangka sudah ditangkap. Sedangkan 3 orang termasuk pelaku utama yaitu Egi masih belum diketahui keberadaannya.

Banyaknya huru-hara cerita kasus tersebut, kuasa hukum terpidana kasus pembunuhan Vina pun membantah bahwa kliennya adalah anggota geng motor.

Jogi Nainggolan sekalu kuasa hukum terpidana mengatakan adanya kejanggalan dalam kasus pembunuhan Vina pada 2016 silam.

Hal itu ia sampaikan dalam acara Dua Sisi tvOne yang tayang pada Kamis (16/5/2024).

"Klien kami adalah korban rekayasa hukum yang dilakukan Penyidik Polres Cirebon," ujarnya Jogi.

Jogi menegaskan para terdakwa bukanlah anggota geng motor seperti santer diberitakan.

"Mereka adalah pekerja buruh kasar, pekerja bangunan, yang tidak ada hubungannya dengan geng motor," lanjutnya. 

Jogi Nainggolan kemudian membeberkan kronologi di malam pembunuhan dan dugaan pemerkosaan terhadap Vina di Cirebon.

"Di malam kejadian klien kami bersama teman-temannya sudah berada di sebuah gang di sebelahnya rumah Bu Nining," ungkap Jogi. 

 Di malam itu, para terduga yang berjumlah sekitar 9 orang dianggap berisik hingga diusir oleh pemilik rumah Bu Nining.

"Dan di malam itu karena mereka, terdengar agak gaduh suaranya oleh pemilik rumah mereka disuruh untuk meninggalkan tempat," katanya.

Sehingga para terduga pelaku pindah tempat nongkrong ke rumah pak RT setempat hingga mereka tidur sampai keesokan harinya.

"Sementara peristiwa kejadian ini, di malam itu  jaraknya 1 kilometer dari tempat mereka duduk-duduk. Ini yang tidak diungkap oleh kepolisian, ada saksinya," pungkas Jogi.

Diketahui, Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh geng motor pada tahun 2016 silam. 

Vina dan kekasihnya, Muhammad Rizky Rudiana atau Eky, menjadi korban kesadisan geng motor yang terjadi di Kabupaten Cirebon. Kasus yang dialami mereka awalnya dikira tewas, karena kecelakaan lalu lintas. 

Namun, ternyata mereka tewas akibat dianiaya dan dikeroyok segerombolan remaja atau geng motor di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Polresta Cirebon pun melakukan penyelidikan dan korban dinyatakan sebagai korban pembunuhan.

Kasus yang dialami Vina dan Eky ini pun kini diangkat menjadi film bergenre horor yang tayang bioskop. 

Polresta Cirebon pada akhirnya menangkap delapan pelaku kasus pemerkosaan sekaligus kasus penganiayaan dan pembunuhan tersebut.

Polisi pun bergerak untuk mengusut kasus tersebut. Setelah dilakukan pengembangan berdasarkan dari bukti dan saksi teman-teman korban, kecurigaan polisi pun terbukti. 

Kedua korban tewas akibat dibunuh oleh sekelompok geng motor Moonraker.

Para tersangka tertangkap di Jalan Perjuangan (Majasem), Kampung Situgangga, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.  

Adapun tiga pelaku lainnya masih belum tertangkap hingga kini. 

Beredar pula rekaman suara Vina yang merasuki sahabatnya yaitu Linda.

Vina mengaku menolak cinta Egi lantaran ia ingin menikah dengan Eky.

Penolakan yang dilakukan Vina terhadap Eky dengan cara diludahi itu membuat Eky murka.

Eky pun mengajak 10 temannya genk motor untuk membalas dendam dengan cara memperkosa dan membunuh Vina.

"Salah satunya ada yang suka Vina, temen Eky, namanya Egi. Terus Vina ngeludahin. Dia dendam sama Vina."

"Terakhir Vina jalan-jalan dari Taman Sumber, terus ada yang ngehajar Eky dari belakang. Motornya jatuh, terus Vina pingsan. Bangun-bangun mata Vina ditutup terus Vina lagi diperkosa,” bunyi rekaman tersebut mengutip akun TikTok @adutyaseptyan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tangannya dipukul pakai balok, balok gede. Dipukul tangan Vina patah. Bukan diseret pake motor, dipukul tangan Vina. Kakinya dilindas. Pertamanya tuh maunya perkosa aja, tapi karena takut ketahuan jadi kita dibunuh," lanjut rekaman suara itu.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Seorang Ibu Cuci Pampers Bekas untuk Dipakai Lagi, Sudah Dihujat Netizen tapi Tetap Tak Peduli

Viral Seorang Ibu Cuci Pampers Bekas untuk Dipakai Lagi, Sudah Dihujat Netizen tapi Tetap Tak Peduli

Mencuci pamper bekas dilakukannya agar bisa ia digunakan ulang. Alhasil, ia dapat menekan anggaran dan tidak perlu membeli pamper baru secara terus-menerus. 
BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 bakal hadir di Indonesia dengan spesifikasi berbeda dari sejumlah pasar lain. Salah satu teknologi yang disorot adalah Blade Battery generasi kedua.
Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Hasil pemeriksaan psikologis terhadap Dwi Bagus Martono yang menunjukkan adanya kecenderungan kepribadian superior serta tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Kenali 5 ciri WhatsApp disadap atau dibajak dari jarak jauh, mulai dari kode OTP asing hingga pesan terkirim sendiri, serta cara memulihkannya
Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok bisa AI membutuhkan banyak air? Guru Besar FMIPA UI menjelaskan alasan data center memakai air untuk pendinginan dan cara menghematnya.
Gempa M 5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Begini Penjelasan BMKG

Gempa M 5,4 Guncang Gunungkidul Yogyakarta, Begini Penjelasan BMKG

Wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baru saja dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 pada Selasa (27/10) malam.

Trending

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral