GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Laptop Bantuan Siswa Ditarik Produsen Karena Tidak Sesuai Spesifikasi

ebanyak 4 ribu lebih laptop merk Axioo diambil kembali oleh produsen dari kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun karena tidak sesuai spesifikasi yang dipesan.
Rabu, 5 Januari 2022 - 17:01 WIB
Ratusan laptop yang akan ditarik karena tidak sesuai spesifikasi di Madiun, jawa T8imur, Rabu (5/1/2022)
Sumber :
  • tim tvOne - Miftakhul erfan

Madiun, Jawa Timur - Sebanyak 4 ribu lebih laptop merk Axioo diambil kembali oleh produsen dari kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun karena tidak sesuai spesifikasi yang dipesan. Sedianya ribuan laptop ini akan dibagikan sebagai bantuan ke siswa Sekolah Dasar (SD) dan Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Madiun.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan laptop Noor Aflah membenarkan adanya pengambilan kembali 4.880 laptop yang dilakukan oleh pihak Axioo sendiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang mengambil laptop ini dari pihak Axioo, ditolak karena tak sesuai spesifikasi seperti yang dipesan Pemkot Madiun. Sehingga pemerintah kota madiun tidak berhak melarang jika Axioo mau mengambilnya lagi. Tapi perlu diingat laptop tersebut adalah barang bukti yang akan kita perkarakan ke jalur hukum," kata Aflah saat mengawasi proses pengambilan kembali laptop di kantor Dinkes Pendidikan, Rabu (5/1/2022).

Sebelumnya, Walikota Madiun Maidi sempat menggelar konferensi pers mengenai kasus penolakan laptop Axioo dari pihak penyedia PT Pins Jakarta.

“Untuk pengadaan laptop di Madiun, kurang lebih  jumlahnya 4.880. Karena tidak sesuai spek, barang sudah sampai di kota Madiun, ya mohon maaf kita tolak, karena speknya tidak sesuai dengan pesanan,” Tegas Maidi.

"Pesanan DDR 4 tapi datangnya DDR 3, oleh karena itu mohon maaf kita putus kontrak dan tidak kita terima, kita akan ikuti jalur perdata. Kalau untuk barangnya sekarang ada di Kantor Dinas Pendidikan," tambah Maidi. 

Diketahui ribuan laptop tersebut dipesan oleh Pemkot Madiun melalui PT Pins Indonesia untuk dibagikan ke siswa SD kelas 5 dan siswa SMP kelas 8 pada 31 desember 2021 yang lalu. 

Namun setelah diperiksa oleh Politeknik Negeri Madiun yang ditunjuk sebagai pihak ahli I-T dan diberikan wewenang penuh untuk melakukan pengecekan, ternyata laptop tersebut tidak sesuai spesifikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Kota Madiun, melalui Dinas Pendidikan memesan 4.880 laptop Axioo DDR 4 seharga Rp35,7 miliar. Namun yang datang laptop Axio dengan spek DDR 3, dimana selisih harganya sekitar 100 ribu rupiah atau jika diakumulasikan pemkot Madiun merugi Rp488 juta.

Pemerintah Kota Madiun bakal mengajukan gugatan perdata atas ketidaksesuaian spesifikasi laptop yang dipesan dari PT Pins Indonesia selaku jasa penyedia, sehingga merugikan pemkot Madiun hingga ratusan juta rupiah. (Miftakhul erfan/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral