News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Putra Nababan dari DPR RI Kritik Keras Rektorat PTN atas Kegagalan Memahami Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024, Minta Evaluasi Segera

Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan memberikan kritik keras. "Rektorat ini kan rata-rata S3 semua ya gitu ya bagaimana mungkin itu terjadi sehingga banyak...
Kamis, 23 Mei 2024 - 15:30 WIB
Putra Nababan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: DPR RI

tvOnenews.com - Dalam sebuah diskusi yang disiarkan oleh YouTube DPR RI, anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan, melontarkan kritik tajam terhadap rektorat di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN). 

Menurut Putra Nababan, rektorat PTN dianggap gagal memahami dan mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 2 Tahun 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan ini disebut-sebut sebagai penyebab utama kenaikan tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) di banyak universitas negeri.


Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan sedang mengkritik keras Rektorat. Sumber: Tangkapan Layar YouTube DPR RI

Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024, yang diundangkan pada 19 Januari 2024, sejatinya bertujuan untuk menata ulang sistem pembiayaan pendidikan tinggi. 

Namun, Putra Nababan mengungkapkan kekhawatirannya bahwa aturan ini telah disalahpahami oleh rektorat PTN. 

"Bagaimana mungkin Permendikbudristek yang baru diundangkan bisa menimbulkan kesalahpahaman di tingkat rektorat? Ini kan rektorat ini kan rata-rata S3 semua, ya. 

Bagaimana mungkin mereka tidak paham?" ujarnya dengan nada heran.

Lebih lanjut, Putra Nababan menyoroti kemungkinan kurangnya sosialisasi dan diskusi antara pemerintah dan pihak rektorat sebelum aturan ini diimplementasikan. 

"Apakah memang tidak ada sosialisasinya kepada mereka? Apakah tidak ada diskusinya dengan pihak rektorat sehingga menimbulkan kekisruhan seperti yang terjadi sekarang ini?" tambahnya.

Desakan untuk mengevaluasi Permendikbudristek ini semakin menguat setelah muncul keluhan dari berbagai pihak terkait kenaikan UKT yang dirasa memberatkan mahasiswa dan orang tua. 

Putra Nababan pun mendesak agar Menteri Pendidikan dan jajarannya segera memberikan jawaban dan mempertimbangkan revisi aturan tersebut. 

"Ini yang menurut saya harus dievaluasi segera. Kita ingin agar pihak rektorat juga, terutama rektor dan jajarannya, menunjukkan kemampuan mereka dalam mengelola universitas yang sudah berbadan hukum," tegasnya.

Kritik dari Putra Nababan ini menyoroti masalah mendasar dalam komunikasi dan implementasi kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia. 

Rektorat PTN, yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menerapkan kebijakan ini, justru dianggap gagal dalam memahami dan melaksanakan aturan yang ada. 

Akibatnya, terjadi kenaikan UKT yang dinilai tidak adil dan membebani mahasiswa.

Putra Nababan berharap, dengan adanya evaluasi yang menyeluruh, Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2024 bisa direvisi agar lebih jelas dan mudah dipahami oleh semua pihak terkait, khususnya rektorat PTN. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diharapkan bisa mencegah kesalahpahaman serupa di masa depan dan memastikan bahwa kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia benar-benar berpihak pada mahasiswa. (anf)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kamis Pagi, Semeru Erupsi 5 Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1.200 Meter

Kamis Pagi, Semeru Erupsi 5 Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1.200 Meter

Petugas mencatat lima kali erupsi Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur dengan tinggi letusan hingga 1.200 meter di atas puncak pada Kamis pagi.
Sindikat Phishing Global yang Curi Data Ribuan Orang Hingga Raup Rp25 M Dibongkar FBI dan Polri

Sindikat Phishing Global yang Curi Data Ribuan Orang Hingga Raup Rp25 M Dibongkar FBI dan Polri

Berdasarkan keterangan resmi FBI, sindikat tersebut diduga telah mencuri ribuan data kredensial milik korban dari berbagai negara.
LPG 3 Kg di Bangkalan Tembus Rp 25 Ribu, Pemkab Lakukan Sidak

LPG 3 Kg di Bangkalan Tembus Rp 25 Ribu, Pemkab Lakukan Sidak

eluhan warga terkait melambungnya harga LPG 3 kilogram (kg) yang menembus angka Rp 23.000 hingga Rp 24.000 dan Rp 25.000 direspons cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.
Dilaporkan JK Soal Tudingan Pendanaan Kasus Ijazah Jokowi, Rismon: Beliau Bapak Bangsa, Saya hanya Rakyat Jelata

Dilaporkan JK Soal Tudingan Pendanaan Kasus Ijazah Jokowi, Rismon: Beliau Bapak Bangsa, Saya hanya Rakyat Jelata

Rismon menegaskan tidak pernah memproduksi maupun menyampaikan isi seperti yang ditudingkan dalam video tersebut.
Dihantui Rasa Takut Kehilangan, Nina Saleha Akui Trauma dan Minta Pihak Rumah Sakit Buka Rekaman CCTV

Dihantui Rasa Takut Kehilangan, Nina Saleha Akui Trauma dan Minta Pihak Rumah Sakit Buka Rekaman CCTV

Kejadian bayi hampir tertukar di RSHS waktu lalu mendapatkan sorotan publik. Sebab menuai ragam pertanyaan, itu juga dialami sang Ibu bayi, Nina.
Megawati Hangestri Cs Panaskan Final Four Proliga 2026 Seri Semarang, Jakarta Pertamina Enduro Percaya Diri Amankan Tiket Grand Final

Megawati Hangestri Cs Panaskan Final Four Proliga 2026 Seri Semarang, Jakarta Pertamina Enduro Percaya Diri Amankan Tiket Grand Final

Megawati Hangestri dan kawan-kawan membuat persaingan di final four Proliga 2026 semakin memanas. Pasalnya Jakarta Pertamina Enduro optimistis bisa mengamankan satu tiket menuju babak grand final.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Barat resmi menyepakati langkah strategis untuk menjamin layanan kesehatan bagi warga tidak mampu. 
Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Megatron Akhirnya Bongkar Fakta Soal Irina Voronkova yang Jadi Mesin Poin Pertamina Enduro

Bagi Megatron, kehadiran Irina Voronkova di skuad Jakarta Pertamina Enduro bukan sekadar soal kemampuan mencetak poin. Jika melihat data, dominasi Voronkova nyaris
Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Maju Tak Gentar, Calon Striker Anyar Timnas Indonesia Ini Tetap Ingin Dinaturalisasi meski Ada Isu Paspoorgate: Itu Memang Impian

Situasi paspoorgate turut dipantau oleh Dean Zandbergen, striker yang memiliki garis keturunan Indonesia melalui ibunya yang berasal dari Depok, Jawa Barat.
Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Erick Thohir Bongkar Rencana Kompetisi Baru, Sepak Bola Indonesia Makin Panas!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan rencana penyelenggaraan kompetisi baru yang bakal mulai digulirkan pada musim 2026/2027.
Dedi Mulyadi Sindir Keras Generasi Z, Lebih Pilih Gelar Pesta Pernikahan Mewah Ketimbang Punya Rumah Padahal..

Dedi Mulyadi Sindir Keras Generasi Z, Lebih Pilih Gelar Pesta Pernikahan Mewah Ketimbang Punya Rumah Padahal..

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menyoroti rendahnya kepemilikan rumah di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z (Gen Z). Pasalnya kerap terjebak..
Apa Beda Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup yang Sama-sama Diikuti Timnas Indonesia Tahun 2026 Ini?

Apa Beda Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup yang Sama-sama Diikuti Timnas Indonesia Tahun 2026 Ini?

Dalam satu kalender yang sama, Timnas Indonesia akan bertarung di dua panggung besar Asia Tenggara sekaligus, yakni Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral