News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai-ramai Desak Polda Jabar Segera Ungkap Isu Pegi Palsu, Pengamat: Harus! Sesuai Jargon Presisi

Ramai-ramai netizen hingga seorang Pengamat Kepolisian dari Pengamat Polisi dari ISSES, Bambang Rukminto meminta Polda Jabar ungkap isu Pegi alias Perong palsu
Sabtu, 25 Mei 2024 - 18:59 WIB
Ramai-ramai Desak Polda Jabar Segera Ungkap Isu Pegi Palsu, Pengamat: Harus!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ramai-ramai netizen hingga seorang Pengamat Kepolisian dari  Institute for Security and Strategic Studies (ISSES), Bambang Rukminto meminta Polda Jawa Barat (Polda Jabar) ungkap isu Pegi alias Perong palsu.

Bahkan, pengamat tersebut meminta Polda Jabar segera menggelar konferensi pers untuk menjawab kegaduhan soal keaslian sosok Pegi alias Perong, yang merupakan buron kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina dan Eky yang baru saja ditangkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Bambang Rukminto mengatakan, langkah ini perlu diambil oleh Polda Jabar, agar asumsi publik tak semakin liar.

"Harusnya sesegera mungkin menggelar konpers, agar asumsi-asumsi yang beredar di publik tidak semakin liar," pungkas Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (24/5/2025).

Bahkan, ia juga menuturkan, Polda Jabar semestinya merespon kegaduhan ini secara cepat. 

Hal ini sesuai jargon 'Presisi' di era kepempimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sesuai jargon presisinya Kapolri. Respon yang cepat dan transparansi itu mutlak dilakukan," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, buntut ditangkapnya Pegi alias Perong yang merupakan DPO kasus pembunuhan Vina Cirebon menuai pertanyaan besar di kalangan netizen. 

Bahkan, netizen mempertanyakan keaslian Pegi alias Perong tersebut. Tak hanya itu saja, Pengacara Kondang Hotman Paris Hutapea juga banyak menerima pertanyaan serupa.

Hotman akui, dirinya menerima banyak pertanyaan warganet di Instagram miliknya mengenai keaslian Pegi alias Perong yang merupakan buron kasus pembunuhan Vina dan Eky yang baru ditangkap Polda Jabar. 

"Belakangan ini ada ribuan netizen yang komen di Instagramnya Hotman Paris yang menanyakan apakah itu asli Pegi atau Perong atau apa?" beber Hotman dikutip dari akun Instagramnya @hotmanparisofficial, Kamis (23/5/2024).

Di samping itu, ia juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah menangkap DPO yang telah hilang selama 8 tahun belakangan ini. 

Namun, Hotman juga meminta kritikan warganet itu dipertimbangkan.

Selain itu, pengacara kondang itu juga mengatakan, banyak pertanyaan yang menyimpulkan, bahwa DPO yang ditangkap bukan Pegi. 

Meski demikian, Hotman meyakini kerja-kerja profesional Polda Jabar. Bahkan dia yakin DPO yang ditangkap tersebut benar Pegi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, ia lalu mengusulkan agar Polda Jawa Barat menggelar konferensi pers secara terbuka dengan menampilkan DPO dimaksud.

"Ada baiknya apabila Kapolda Jawa Barat memerintahkan agar dilakukan konferensi pers secara terbuka dengan menampilkan secara fisik orang DPO yang tertangkap tersebut agar masyarakat bisa menilai apakah itu asli Pegi atau Perong," beber Hotman. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral