News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiky Saputri Ikutan Nyinyir soal Tapera, Malah Kena Batunya Di-Bully Netizen

Komika Kiky Saputri ikut mengomentari soal kebijakan iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) di media sosialnya, bukannya mendapat simpati ia justru dihujat.
Kamis, 30 Mei 2024 - 11:27 WIB
Kiky Saputri mengkiritik Tapera di X
Sumber :
  • x.com

Jakarta, tvOnenews.com - Komika Kiky Saputri ikut mengkritisi soal kebijakan iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) melalui media sosial X.

Melalui media sosialnya, Kiky Saputri menyindir bahwa kebijakan Tapera tersebut menyengsarakan rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapera. Tabungan Perumahan Rakyat atau Tabungan Penderitaan Rayat? Akhhhh," tulis Kiky Saputri di dalam akun X miliknya, Rabu (29/5/2024).

Unggahan Kiky Saputri di X mengkritik Tapera
(Unggahan Kiky Saputri di X mengkritik Tapera)

Kiky diketahui adalah salah satu pendukung pasangan presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ia beberapa kali menunjukkan dukungan kepada presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka melalui media sosialnya.

Kiky juga beberapa kali membela pasangan presiden wakil presiden tersebut ketika ada yang mengkritik.

Berdasarkan rekam jejak Kiky Saputri tersebut, banyak netizen di X yang kemudian menghujat komika itu.

Kebanyakan dari komentarnya mengatakan Kiky adalah buzzer pemerintah hipokrit yang sedang mengkritik kebijakan.

"Itukan tabungan penderitaan yang kalian lanjutkan dengan joget-joget oke gas oke gas, mamam tuh makan siang gratis," tulis akun X @Miduk17.

"Gajian buzzer belum turun yak? Makanya sarkas ke beliau? Kasian kasian kasian," tulis akun X @Icad4U.

"Kritik sosial lu ga mutu Ki... hipokrit," tulis akun X @cantguardjid.

"Sok sokan peduli," tulis akun @dlayyyyyyyy.

Unggahan Kiky tersebut sudah memiliki 3,3 juta tayangan, serta lebih dari 2,9 ribu komentar.

Menanggapi banyak netizen yang menghujatnya, Kiky pun memberi pembelaan di unggahan selanjutnya.

Ia mengatakan, menurutnya sah-sah saja jika seorang warga Indonesia mengkritisi kebijakan presiden yang sekarang sedang menjabat.

"Banyak yang tanturm ke pilihan Presiden yang akan datang, padahal yang dikritisi kebijakan Presiden yang sekrang," tulis Kiky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Emang ente pada yakin banget kalo pilihan kalian yang menang, kebijakan ini tidak dibuat juga oleh Pak Jokowi? Terus yang boleh mengkritisi cuma yang kalah gitu? Gimana sih. Ga ngerti deh adinda," kata dia menambahkan. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (20/5/2024) meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21/2024 yang merupakan perubahan dari PP 25/2020 terkait iuran Tapera.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Minyak Goreng Subsidi Minyakita Melonjak di Pasar Tradisional dan Langka

Harga Minyak Goreng Subsidi Minyakita Melonjak di Pasar Tradisional dan Langka

Harga minyak goreng di pasar tradisional di Surabaya terus mengalami kenaikan signifikan dalam tiga pekan terakhir, Dimana harga minyakita maupun minyak goreng curah, kini telah melampaui HET
Ditahan PSIM Yogyakarta 1-1, Fajar Fathurrahman: Hasil Ini Sangat Mengecewakan Bagi Persija Jakarta

Ditahan PSIM Yogyakarta 1-1, Fajar Fathurrahman: Hasil Ini Sangat Mengecewakan Bagi Persija Jakarta

‎Pertandingan Persija melawan PSIM Yogyakarta berlangsung ketat sejak awal hingga akhir laga. Kedua tim saling menunjukkan determinasi tinggi demi meraih poin penuh pada pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Usai Video Mengolok-olok Guru Viral, Murid SMAN 1 Purwakarta Ternyata Langsung Lakukan Ini pada Bu Atun

Usai Video Mengolok-olok Guru Viral, Murid SMAN 1 Purwakarta Ternyata Langsung Lakukan Ini pada Bu Atun

Usai video mengolok-olok guru viral di media sosial, ternyata murid SMAN 1 Purwakarta langsung menghubungi Bu Atun dan melakukan hal ini.
Doa Berangkat Haji Lengkap dengan Artinya

Doa Berangkat Haji Lengkap dengan Artinya

Ratusan calon jemaah haji Indonesia sudah mulai diberangkatkan ke Tanah Suci. Bagi yang belum berangkat jangan lupa membaca doa ini
Klub-klub Liga Voli Korea Ragu Rekrut Megawati Hangestri, Tidak Seantusias yang Diperkirakan

Klub-klub Liga Voli Korea Ragu Rekrut Megawati Hangestri, Tidak Seantusias yang Diperkirakan

Klub-klub Liga Voli Korea dikabarkan mulai ragu untuk merekrut Megawati Hangestri untuk musim 2026-2027 mendatang.
Pilih Bertahan dengan Red Sparks untuk V League Musim Depan, Yeum Hye-seon Janjikan Hal Ini untuk Penggemar

Pilih Bertahan dengan Red Sparks untuk V League Musim Depan, Yeum Hye-seon Janjikan Hal Ini untuk Penggemar

Masa depan Yeum Hye-seon akhirnya menemui titik terang setelah setter senior di V League itu resmi memperpanjang kontrak dengan Red Sparks.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral