News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Baik! Pemkab Bekasi: Ada 20 Persen Tambahan Kuota Jalur Zonasi PPDB 2024

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan memastikan telah menambah 20 persen kuota jalur zonasi PPDB 2024 daring sebagai upaya optimalisasi pelayanan pendidikan.
Kamis, 30 Mei 2024 - 23:19 WIB
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan memimpin rapat persiapan PPDB daring untuk jenjang pendidikan SD dan SMP Negeri di Kantor Bupati Bekasi.
Sumber :
  • ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Jakarta, tvOnenews.com - Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan memastikan telah menambah 20 persen kuota jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024 daring sebagai upaya optimalisasi pelayanan pendidikan dasar bagi masyarakat.

"Tambahan kuota 20 persen untuk zonasi guna mengakomodasi warga sekitar dengan prioritas masyarakat tidak mampu," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Kamis (30/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan penambahan kuota PPDB daring untuk jalur zonasi dari 60 persen tahun 2023 menjadi 80 persen tahun 2024 juga dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadi persoalan seperti pelaksanaan pada tahun lalu.

"Kita zonasi 80 persen karena memang banyak problem di sana. Zonasi untuk bisa menjamin warga berjarak paling dekat dengan sekolah yang diutamakan," katanya.

Dia berharap implementasi regulasi ini mampu menjadi solusi terhadap pemenuhan hak dasar masyarakat yakni mendapatkan kesempatan pendidikan melalui fasilitasi pemerintah daerah.

tvonenews

"Semoga dengan pemberlakuan regulasi ini nanti proses penerimaan peserta didik tidak lagi menimbulkan persoalan maupun gejolak di masyarakat. PPDB berjalan dengan aman dan lancar serta mampu memenuhi hak masyarakat mendapatkan pendidikan layak," katanya.

Dia mempertimbangkan sebaran sekolah di setiap wilayah untuk mengoptimalkan penerimaan peserta didik dari jalur tersebut. Apabila jarak berdekatan antara satu sekolah negeri dan lain, maka dinilai kecil namun jika jauh, maka jarak lebih besar.

Pemkab Bekasi berupaya menetapkan aturan sesuai dengan rombongan belajar baik di jenjang SD maupun SMP. Perubahan kuota rombongan belajar yang tidak sesuai aturan akan mengakibatkan penurunan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi.

"Nah itu yang akan kita coba tegakkan, mudah-mudahan tidak ada intervensi yang mengganggu kondusivitas," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menyebutkan selain kuota 80 persen untuk jalur zonasi, pemerintah daerah juga menyasar kuota 10 persen bagi keluarga miskin dengan mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan bukan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

"DTKS lebih valid karena memang data warga miskin sudah terkunci oleh pemerintah pusat. Untuk warga miskin itu tandanya DTKS. Jadi tidak bisa pakai SKTM, karena di SKTM ini problemnya," ucap dia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Anggarkan Rp3 Miliar Per Tahun untuk Perjalanan Dinas KSP

Pemerintah Anggarkan Rp3 Miliar Per Tahun untuk Perjalanan Dinas KSP

Pemerintah menganggarkan Rp3 miliar untuk alokasi perjalanan dinas Kantor Staf Presiden (KSP). Jumlah anggaran tersebut tidak berubah setiap tahunnya.
Jadwal AVC Women's Cup 2026 Pekan Ini: Megawati Hangestri Absen, Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran

Jadwal AVC Women's Cup 2026 Pekan Ini: Megawati Hangestri Absen, Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran

Jadwal AVC Women's Cup 2026 pekan ini, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan langsung unjuk gigi melawan Iran.
Tekanan Rupiah dari Dalam Negeri, Pengamat Sebut Ada Utang Jatuh Tempo Sebesar Rp600 Triliun

Tekanan Rupiah dari Dalam Negeri, Pengamat Sebut Ada Utang Jatuh Tempo Sebesar Rp600 Triliun

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, kenaikan harga minyak mentah dunia berdampak langsung terhadap kebutuhan dolar Indonesia....
Kabar Gembira buat Bobotoh, Gubernur Dedi Mulyadi Cairkan Bonus Rp 1 Miliar untuk Persib Bandung

Kabar Gembira buat Bobotoh, Gubernur Dedi Mulyadi Cairkan Bonus Rp 1 Miliar untuk Persib Bandung

Hari ini (3/6) Kang Dedi Mulyadi memberikan bonus ke Persib Bandung. Uang ini sebagai apresiasinya terhadap kemenangan sebanyak tiga kali.
Harga Cabai, Bawang hingga Beras Meroket, Inflasi Bahan Pokok Tembus 6,24 Persen

Harga Cabai, Bawang hingga Beras Meroket, Inflasi Bahan Pokok Tembus 6,24 Persen

Data Bank Indonesia menunjukkan kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 0,22 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Mei 2026.
Alasan PBVSI Terapkan Regulasi Pembatasan Gaji di Proliga 2027, Singgung Liga Voli Korea

Alasan PBVSI Terapkan Regulasi Pembatasan Gaji di Proliga 2027, Singgung Liga Voli Korea

Menilik alasan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi menerapkan regulasi pembatasan gaji pemain untuk kompetisi Proliga 2027.

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Selengkapnya

Viral