News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah 8 Tahun Terkatung-katung, John Gluba Gebze Segera Dieksekusi

Kepastian eksekusi terhadap terpidana korupsi mantan Bupati Merauke John Gluba Gebze mulai terkuak usai Forum Gerakan Keadilan Penegakan Hukum Indonesia (FG-KEPHIN) melakukan koordinasi dengan Pidsus Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Senin (3/6/2024).
Senin, 3 Juni 2024 - 18:34 WIB
Cosmas Refra di Kantor Kejaksaan Agung RI
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Kepastian eksekusi terhadap terpidana korupsi mantan Bupati Merauke John Gluba Gebze mulai terkuak usai Forum Gerakan Keadilan Penegakan Hukum Indonesia (FG-KEPHIN) melakukan koordinasi dengan Pidsus Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Senin (3/6/2024).

Diketahui Eksekusi terhadap John selama ini terus tertunda karena berbagai alasan sehingga terkatung-katung selama kurang lebih 8 tahun. Padahal status hukum yang bersangkutan sudah berkekuatan hukum tetap melalui putusan Mahkamah Agung No 942.K/Pid.Sus/2015 yang menyatakan John terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan negara sebesar Rp 18 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari proses yang selama ini kita tunggu-tunggu akhirnya hari ini kami mendapat jawaban yang jelas dari Direktorat Eksekusi Pidsus Kejaksaan Agung bahwa yang bersangkutan akan segera dilakukan eksekusi. Ini perkembangan yang sangat positif dan kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada Kejaksaan Agung atas perkembangan ini," ungkap Ketua Forum Gerakan Keadilan Penegakan Hukum Indonesia (FG-KEPHIN) Cosmas Refra di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (3/6/2024). 

Diketahui, Cosmas bersama tim FG-KEPHIN pada hari ini mendatangi Jampidsus Kejaksaan Agung untuk memastikan perkembangan eksekusi terhadap John yang selama ini mereka kawal. 

"Dan hasil koordinasi kami setelah bertemu pejabat Pidsus yang bersangkutan akan segera dieksekusi. Pihak Kejagung juga sudah berkoordinasi dengan Kejati Papua untuk melakukan eksekusi ini," sambung Cosmas.

Bagi Cosmas, siapa pun di negara ini tidak boleh ada yang kebal terhadap hukum. Jangan juga ada diskriminasi melainkan perlakuan yang sama di hadapan hukum. 

Mantan Tim Kuasa Hukum Lukas Enembe tersebut pun membandingkan dengan perlakuan terhadap kliennya Lukas yang dalam kondisi sakit parah pun tetap dilakukan eksekusi hingga Lukas meninggal dunia. John Gluba Gebze lanjut Cosmas selama ini tak kunjung dieksekusi karena alasan sakit. 

"Kalau sakit yang menjadi alasan, bagaimana dengan Pak Lukas Enembe waktu itu. Bahkan sakit beliau sangat parah tetapi eksekusi jalan terus. Artinya jangan sampai ada spekulasi lain di tengah masyarakat bahwa ada perlakuan berbeda di mata hukum asal ada kekuatan yang melindungi," tegas Cosmas.

Bagi Cosmas, pihaknya tinggal menunggu tindak lanjut dari Kejaksaan untuk segera melakukan eksekusi sebagaimana dipastikan oleh Direktorat Eksekusi Kejaksaan Agung RI. 

"Kami akan terus kawal hal ini selama beberapa waktu ke depan. Agar apa yang disampaikan kepada kami hari ini benar-benar dilaksanakan. Kami tidak ingin hal ini akan menguap lagi seperti sebelumnya. Meski kami juga optimis bahwa Kejaksaan akan konsisten dengan segala rencana yang mereka sudah sampaikan kepada kami," pungkas Cosmas. (mhs/ebs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebih dari 1.200 Orang Mahasiswa UAD Diwisuda, Haedar Nashir: Wisuda Harus Menjadi Perekat Relasi

Lebih dari 1.200 Orang Mahasiswa UAD Diwisuda, Haedar Nashir: Wisuda Harus Menjadi Perekat Relasi

Sebanyak 1.282 wisudawan UAD resmi dikukuhkan pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Jogja Expo Center. Pengukuhan ini menjadi tanda kesiapan mereka menginspirasi umat
IKI Naik ke 53,10, Manufaktur RI Bangkit Ditopang MBG dan Program 3 Juta Rumah

IKI Naik ke 53,10, Manufaktur RI Bangkit Ditopang MBG dan Program 3 Juta Rumah

Kemenperin mencatat IKI Juli 2026 berada di level 53,10, naik 0,20 poin dibandingkan Juni 2026 yang sebesar 52,90. Kinerja tersebut sekaligus menegaskan sektor
Kim Sang-sik Akui Hasil Mata-matai Timnas Indonesia di GBK Ternyata Tak Berpengaruh pada Piala AFF 2026

Kim Sang-sik Akui Hasil Mata-matai Timnas Indonesia di GBK Ternyata Tak Berpengaruh pada Piala AFF 2026

Kim Sang-sik sempat tertangkap basah ketika Timnas Indonesia tampil menghadapi Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Juni lalu. 
Hamza Abdelkarim, Wonderkid Barcelona asal Mesir yang Memesona

Hamza Abdelkarim, Wonderkid Barcelona asal Mesir yang Memesona

Penyerang Barcelona 18 tahun asal Mesir, Hamza Abdelkarim, mendominasi pemberitaan di Spanyol setelah penampilan mencoloknya dalam laga persahabatan menghadapi Birmingham City di Stadion St. Andrew's, Inggris.
Satu Tewas, 2 Hilang di Sungai Ogan Ilir, SAR Palembang Gelar Penyelaman

Satu Tewas, 2 Hilang di Sungai Ogan Ilir, SAR Palembang Gelar Penyelaman

Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap dua orang korban yang dilaporkan hilang akibat terseret arus di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Ogan Ilir
Evakuasi KM Mutiara Sentosa 2 Terus Berlangsung, Polresta Sumenep Dirikan Posko Siaga

Evakuasi KM Mutiara Sentosa 2 Terus Berlangsung, Polresta Sumenep Dirikan Posko Siaga

Proses evakuasi penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, hingga kini masih berlangsung.

Trending

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” viral di media sosial. Seorang pelajar SMK di Banyuwangi berinisial MD menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral