Terungkap! Ini Sosok Dalang Dibalik Video Viral Ibu Setubuhi Balita Laki-laki di Kota Tangsel
- Kolase tvOnenews.com
Teranyar, didapati Hany telah menyerahkan diri ke kepolisian usai video asusilanya itu viral.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan pelaku melakukan aksi tak senonoh itu dalam upaya mengumpulkan pundi-pundi rupiah.
Hal itu didapati kepolisian dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku video asusila tersebut.
Awal mula pelaku yang aktif bermain media sosial mendapati pengguna penggu Facebook (FB) meminta dirinya mengirim foto bugil.
"Di Tahun 2023 pertengahan itu dari sebuah akun FB tersangka mengaku ditawari pekerjaan akan dikasih sejumlah uang dengan syarat tersangka mau membagikan foto bugil pelaku. Alasan ekonomi tersangka akhirnya mau menyerahkan foto itu," kata Ade Ary dalam konferensi persnya, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Usai mengirimkan foto tanpa busana, pengguna FB tersebut meminta pelaku untuk kembali mengirimkan video berkonten pornografi.
Pelaku pun mengiyakan kemauan dari pengguna FB tersebut untuk mengirimkan video pornografi berupa aksi persetubuhan dengan suaminya.
Namun, pelaku mengaku kala itu tak ada sang suami di kediamannya hingga pengguna akun FB itu pun meminta Hany untuk melalukan video persetubuhan dengan anaknya.
"Setelah dikasih foto bugilnya, si pemilik akun FB itu mengancam tersangka agar tersangka mau berhubungan dengan suaminya. Kemudian divideokan, kemudian dikirim ke dia lagi," kata Ade Ary.
"Tersangka menolak karena suaminya tidak ada di rumah, kemudian yang ada hanya anaknya, seorang anak laki-laki, akhirnya si pemilik FB itu meminta tersangka berhubungan badan dengan anak laki-lakinya," sambungnya.
Polisi Buru Pelaku Lain Pengguna Akun FB
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak mengaku pihaknya mendapati aksi pelaku video asusila terhadap anak kandungnya itu ditengarai permintaan dari seseorang.
Hal itu didapati kepolisian usai melakukan pemeriksaan awal dari pelaku video asusila terhadap balita laki-laki tersebut.
Kekinian, Ade Safri mengaku tengah memburu pengguna akun FB yang meminta pelaku melakukan aksi asusila tersebut.
"Masih terus dikembangkan lidik dan sidiknya," kata Ade Safri saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Load more