Siswa SMP Ditemukan Tewas di Wisata Air Terjun
Brebes, tvOnenews.com - Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) berusia 13 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Curug Randu Kaseng, Desa Cisereuh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin sore.
Korban yang diketahui bernama Wafi Muafa sebelumnya sedang mandi bersama dua rekannya di kawasan air terjun tersebut. Lokasi kejadian merupakan objek wisata alam yang masih alami dan belum dikelola secara resmi.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan bersama petugas terkait melakukan pencarian dan penyelaman di area curug. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Ir Soekarno Ketanggungan untuk menjalani proses pemeriksaan medis.
Berdasarkan informasi sementara, korban diduga mengalami kesulitan saat berada di dalam air. Aparat masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian tersebut.
Lansia 101 Tahun Ditemukan Meninggal di Jurang Air Terjun Temanggung
Sementara itu, seorang perempuan lanjut usia berusia 101 tahun ditemukan meninggal dunia di kawasan jurang dekat air terjun Curug Tukung, Desa Tanggulanom, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Korban bernama Ponirah sebelumnya dilaporkan hilang sejak meninggalkan rumah pada Minggu. Setelah dilakukan pencarian oleh keluarga dan warga bersama petugas, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah tebing dengan kedalaman sekitar 25 meter.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup di area sekitar air terjun. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka yang mengarah pada serangan hewan buas.
Petugas menduga korban terjatuh akibat kondisi medan yang curam dan licin di sekitar lokasi. Proses evakuasi dilakukan oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung bersama tim SAR gabungan, TNI, Polri, serta relawan.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di wilayah Kecamatan Selopampang untuk dimakamkan oleh keluarga.
BPBD Temanggung mengimbau masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, untuk meningkatkan pengawasan saat beraktivitas baik di dalam maupun di luar rumah guna mencegah terjadinya kejadian serupa.