GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Jakarta Peringkat Pertama Dunia dengan Kualitas Udara Terburuk Hari Ini

Kualitas udara di Jakarta pada Selasa (4/6/2024) pagi masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Selasa, 4 Juni 2024 - 07:26 WIB
Ilustrasi udara jakarta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kualitas udara di Jakarta pada Selasa (4/6/2024) pagi masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.

Menurut situs pemantau kualitas udara IQ Air yang dipantau pada Selasa pukul 06.10 WIB, kualitas udara di DKI Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan angka 175 mengacu kepada penilaian PM2,5 dengan nilai konsentrasi 90 mikrogram per meter kubik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsentrasi sebanyak itu setara 18 kali nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). PM 2,5 adalah partikel udara yang berukuran kecil dari 2,5 mikron (mikrometer).

Adapun kategori tidak sehat, yakni kualitas udaranya yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Situs tersebut juga merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, yaitu bagi masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan.

Jika berada di luar ruangan gunakanlah masker, kemudian menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor.

Sementara dari data yang sama, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia urutan kedua, yaitu Medan ​​​​​​(Indonesia) di angka 170, urutan ketiga Kinshasa (Kongo) di angka 159, keempat yaitu Riyadh (Arab Saudi) dengan angka 139 dan urutan kelima Delhi (India) dengan angka 129.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 593 Tahun 2023 tentang Satuan Tugas Pengendalian Pencemaran Udara sebagai kebijakan untuk mempercepat penanganan polusi udara.

Ruang lingkup satgas pengendalian pencemaran udara ini diantaranya menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Pencemaran Udara di Provinsi DKI Jakarta, mengendalikan polusi udara dari kegiatan industri dan memantau secara berkala kondisi kualitas udara, hingga dampak kesehatan dari polusi udara.

Lalu, melaksanakan pencegahan sumber pencemar, baik dari sumber bergerak maupun sumber tidak bergerak, termasuk sumber gangguan serta penanggulangan keadaan darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian menerapkan wajib uji emisi kendaraan bermotor, melakukan peremajaan angkutan umum dan pengembangan transportasi ramah lingkungan untuk transportasi umum dan pemerintah

Selanjutnya bertugas meningkatkan ruang terbuka, bangunan hijau dan menggiatkan gerakan penanaman pohon serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam perbaikan kualitas udara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Sebut Kenaikan Royalti Tambang Ditunda: Rupanya Ada Perubahan, Pak Bahlil Telepon Saya

Purbaya Sebut Kenaikan Royalti Tambang Ditunda: Rupanya Ada Perubahan, Pak Bahlil Telepon Saya

Menkeu Purbaya menegaskan pihaknya tengah menyiapkan sumber tambahan pendapatan negara sebagai pengganti potensi penerimaan dari royalti yang tertunda.
Pemain Berdarah Surabaya Ini Jadi Rebutan Klub Bundesliga Jerman usai Tampil Impresif, Timnas Indonesia Bisa Gigit Jari

Pemain Berdarah Surabaya Ini Jadi Rebutan Klub Bundesliga Jerman usai Tampil Impresif, Timnas Indonesia Bisa Gigit Jari

Laurin Ulrich, gelandang VfB Stuttgart berdarah Surabaya, jadi rebutan klub Bundesliga. VfL Wolfsburg paling serius
Mahasiswa Magister Penjas FKIP UPGRI Palembang Kaji Potensi Sport Tourism Jakabaring Lewat Jurnalistik Olahraga

Mahasiswa Magister Penjas FKIP UPGRI Palembang Kaji Potensi Sport Tourism Jakabaring Lewat Jurnalistik Olahraga

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/5/2026) ini dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City dengan objek utama penelitian lapangan di Gelora Sriwijaya Stadium. Stadion berstandar internasional tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor olahraga sekaligus pariwisata daerah.
Dedi Mulyadi Berencana Hapus Pajak Kendaraan: Gantinya Jalan Berbayar

Dedi Mulyadi Berencana Hapus Pajak Kendaraan: Gantinya Jalan Berbayar

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi berencana menghapus pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan kebijakan jalan berbayar sebagai bagian dari upaya mewujudkan
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Pastikan APBN Masih Aman dan Siap Intervensi Pasar Obligasi

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Purbaya Pastikan APBN Masih Aman dan Siap Intervensi Pasar Obligasi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah sebenarnya telah mengantisipasi gejolak nilai tukar jauh sebelum rupiah menyentuh level terlemah baru.
Bung Ropan Minta PSSI Segera Bertindak usai Timnas Indonesia Segrup dengan Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027

Bung Ropan Minta PSSI Segera Bertindak usai Timnas Indonesia Segrup dengan Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027

Bung Ropan meminta agar PSSI dan John Herdman segera bertindak setelah Timnas Indonesia dipastikan segrup dengan Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027 nanti.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Kehadiran sosok Megawati Hangestri harus diakui memang memberikan efek besar untuk Hyundai Hillstate dan para pemainnya terutama Jordan Wilson. Sebab popularitas mereka langsung melejit jelang Liga Voli Korea 2026-2027 lalu.
Selengkapnya

Viral