News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Ini Sejumlah Pengacara Pegi Setiawan Bakal Menghadap Komnas HAM dan DPR Bahas Carut-Marut Kasus Vina Cirebon

Sejumlah kuasa hukum Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong rencananya akan mendatangi Komnas HAM terkait perkara penahanan Pegi di Polda Jabar hari ini
Kamis, 6 Juni 2024 - 12:07 WIB
Pengacara Pegi Setiawan
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah-tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Sejumlah kuasa hukum Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong rencananya akan mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait perkara penahanan Pegi di Polda Jabar hari ini, Kamis (6/6/2024). 

Selain Komnas HAM, sejumlah pengacara Pegi ini rencananya akan juga berkunjung ke Komisi III DPR RI untuk meminta dorongan dan mengawasi kinerja kepolisian Polda Jabar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan ke Komnas HAM kemudian Komisi III DPR bila perlu. Kita akan menghadap Pak Presiden Jokowi," kata Muchtar Effendy, Kuasa Hukum Pegi, usai mengunjungi Mapolda Jabar, Rabu (5/6/2024) kemarin. 

Sebelumnya, Muchtar menyebut rekan lainnya dari pengacara keluarga Pegi sudah mengunjungi Komisi III DPR dan meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turun dan memantau kinerja Polda Jabar.

"Kemarin rekan-rekan kita menghadap Komisi III. Dalam pembicaraan itu bagaimana caranya Kapolri turun tangan untuk ikut memantau masalah ini," tandasnya. 

Ibu Pegi alias Perong. Dok: Ilham Ariyansyah-tvOne

64 Pengacara Siap Bela dan Pasang Badan untuk Pegi Alias Perong di Kasus Vina, Ternyata Ini Alasannya

Puluhan pengacara dari berbagai daerah akan membela Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong di kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi pada 2016 silam di Cirebon

Alasan puluhan pengacara ingin membela Pegi alias Perong adalah karena merasa peduli dan prihatin dengan kasus yang menimpa pegi sebagai kuli bangunan itu.

"Kurang lebih 64 orang masih kemungkinan terus bertambah," kata Muchtar Effendy salah satu kuasa hukum Pegi alias Perong, Kamis (30/5/2024).

Dia menuturkan keikutsertaan puluhan advokat untuk menjadi kuasa hukum Pegi alias Perong menunjukkan antusiasme yang tinggi. 

Mereka pun dinilai memiliki kepedulian terhadap Pegi alias Perong dan kasus yang dihadapinya.

Dengan bertambahnya kuasa hukum, dia mengatakan bakal melakukan perubahan surat kuasa.

Muchtar mengaku akan segera meminta tanda tangan kliennya terkait kuasa hukum.

"Ada perubahan surat kuasa karena ada penambahan (kuasa hukum) jumlahnya menjadi membengkak," jelas dia. 

Pegi alias Perong. Dok: Raisan Al Farisi-Antara

Pihaknya pun telah meminta salinan berita acara pemeriksaan (BAP) kasus Pegi alias Perong kepada penyidik Polda Jawa Barat (Jabar). 

Namun, pihak Polda Jabar belum dapat memberikan berkas karena harus mendapatkan disposisi dari pimpinan Polda Jabar.

Kasus pembunuhan Vina dan Eky kembali viral setelah muncul film yang mengangkat kasus tersebut dengan judul Vina: Sebelum 7 Hari. 

Warganet menyoroti tiga orang pelaku yang masih buron kurang lebih delapan tahun.

Polisi pun bergerak menyelidiki kasus tersebut hingga akhirnya menangkap satu orang dari tiga orang pelaku buron, yaitu Pegi alias Perong alias Pegi Setiawan. 

Sedangkan, dua pelaku lainnya yang masih buron diralat kepolisian bahwa hanya terdapat satu buron, yaitu Pegi alias Perong saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delapan orang terpidana lainnya telah dijatuhi hukuman penjara, yaitu tujuh orang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan satu anak di bawah umur dijatuhi hukuman 8 tahun dan telah bebas. (iah/cep/nsi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, PSSI Targetkan Bawa Timnas Indonesia Tembus Top 50 Ranking FIFA

Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, PSSI Targetkan Bawa Timnas Indonesia Tembus Top 50 Ranking FIFA

PSSI melalui Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji mengungkapkan tujuan federasi menaturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker adalah membawa Timnas Indonesia menembus Top 50 Ranking FIFA. 
Roberto Martinez Akan Tinggalkan Timnas Portugal

Roberto Martinez Akan Tinggalkan Timnas Portugal

Roberto Martinez akan meninggalkan Tim Nasional atau Timnas Portugal setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Bahkan, jika ia berhasil membawa Portugal menjadi juara untuk pertama kalinya.
Hanif Sjahbandi Jadi Pemain Pertama yang Dilepas Persija Usai Rekrut Shin Tae-yong

Hanif Sjahbandi Jadi Pemain Pertama yang Dilepas Persija Usai Rekrut Shin Tae-yong

Setelah melepas pemain asing, kini giliran Persija yang melepas Hanif Sjahbandi setelah kedua pihak memutuskan mengakhiri kontrak dengan skema mutual termination. 
Kenapa Israel Bersikeras Tolak Hentikan Perang Buat Damai AS-Iran Hampir Gagal? Ini Kata Pengamat Timur Tengah

Kenapa Israel Bersikeras Tolak Hentikan Perang Buat Damai AS-Iran Hampir Gagal? Ini Kata Pengamat Timur Tengah

Pengamat Timur Tengah, Teuku Rezasyah kupas alasan Israel tetap mau perang yang nyaris membuat kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir gagal.
KPK Ungkap Kemungkinan Periksa Tim Review BPK di Kasus Suap yang Menyeret Bupati Muara Enim

KPK Ungkap Kemungkinan Periksa Tim Review BPK di Kasus Suap yang Menyeret Bupati Muara Enim

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut bahwa kemungkinan memeriksa sejumlah anggota tim review Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat. 
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini

Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez siap comeback di seri balapan MotoGP Ceko 2026 pada akhir pekan ini.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
Selengkapnya

Viral