News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Ini yang Dilakukan Para Napi Pembunuhan Vina di Lapas, Ungkap Fakta Mengejutkan ke Napi Lain

Mantan rekan satu sel di penjara para narapidana kasus pembunuhan Vina dan Eky, Abu Budi Permadi ungkap obrolan para pelaku pembunuhan di Cirebon itu.
Sabtu, 8 Juni 2024 - 05:30 WIB
Ilustrasi TKP pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan rekan satu sel di penjara para narapidana kasus pembunuhan Vina dan Eky, Abu Budi Permadi ungkap obrolan para pelaku pembunuhan di Cirebon itu.

Diketahui, terdapat delapan orang yang harus menjalani hukuman atas kematian Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka dijerat dengan hukuman delapan tahun penjara hingga hukuman seumur hidup.

Kehidupan para napi kasus Vina dan Eky itu dibongkar oleh Budi yang merupakan satu sel dengan mereka di Lapas Kelas 1 Cirebon.

Budi mengaku berada disana selama 5 tahun dari 2014 hingga 2019.

Selama di Lapas, Budi mengaku kerap mendengar curhatan para narapidana kasus Vina. Ia bahkan mengatakan dekat dengan para napi tersebut.

Hal tersebut lantara sosok Budi yang ditugaskan menjadi tamping masjid di Lapas.

"Para terpidana itu masuk tahun 2017, kalau enggak salah," kenang Budi.

Berkat tugasnya sebagai tamping masjid, Budi sering bertemu degan para napi. Ia mengaku kerap memberikan motivasi kepada mereka selama di penjara.

Setelah saling curhat, para napi kasus Vina itu mengeluarkan keluh kesah mereka kepada Budi.

Budi menilai bahwa kedelapan narapidana itu selama di penjara tidak pernah berbuat onar.

"Mereka tidak pernah membuat masalah baru, tidak neko-neko. Mereka orang baik, tidak ada yang mencerminkan bahwa mereka radikal atau kelompok bermotor," ungkapnya.

Kepada Budi, para narapidana kasus Vina itu mengaku bekerja sebagai kuli bangunan hingga bekerja di sebuah toko.

Mendengar kabar diluaran tentang para narapidana itu, Budi menanyakan temannya yang pernah menjadi geng motor.

Namun semua teman Budi menjawab tidak mengenal.para narapidana kasus kematian Vina dan Eky itu.

"Semalam saya bertemu dengan ketua geng motor dan menceritakan bahwasanya, anggotanya yang sedang berada di dalam sel Lapas Kelas I Cirebon tidak mengenal para terpidana ini, kan miris. Idealnya kalau satu geng mereka saling kenal dan rnggak logis kalau satu geng satu kampung rumahnya," beber Budi.

Budi juga mengatakan bahwa para narapidana itu pernah mengaku bahwa mereka bukanlah pembunuh Vina dan Eky.

"Ada napi kasus Vina itu, dia curhat ke saya, ngobrol bahwa dia itu bukan pembunuhnya. Mereka yang tujuh orang, saya tanya loh kenapa kalian bukan pelakunya tapi ada di sini?" kata Budi.

Dalam pengakuannya, Budi menyebut para narapidana tersebut mendapatkan perlakuan kasar selama diperiksa.

"Mereka bilang waktu proses BAP saya digulung habis, artinya mereka ini mendapat perlakuan kekerasan oleh petugas di polres maupun di polda untuk mengakui apa yang mereka tidak lakukan, itu kan lucu," ungkap Budi.

"Yang lucunya lagi, kenapa pengacara tidak membela Anda. Itu kan bagian dari pengacara. Pengacara tidak ada pembelaan, pengacara membaca normatif sesuai BAP," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal tersebyt, Budi menilai bahwa polisi telah salah menangkap tersangka kasus kematian Vina dan Eky.

"Jadi terkesan polisi ini salah tangkap, sangat ironis kalau polisi ini salah tangkap. Pengakuan itu dari terpidana Sudirman. Sudirman itu mengatakan tidak melakukan itu, 'tapi saya takut, badan saya sakit, disetrum, dipukuli sama petugas', suruh mengakui apa yang tidak mereka lakukan," beber Budi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan, Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Arya Ajak Mahasiswa Bangun Karakter dan Kompetensi Kepemimpinan, Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Bima Arya menegaskan bahwa mahasiswa yang perguruan tinggi saat ini merupakan bagian dari generasi yang akan memegang estafet kepemimpinan nasional pada masa mendatang.
Ketemu Presiden Prabowo, PM Anutin Tawarkan Impor Beras Thailand tapi Minta Imbal Balik Pupuk Urea

Ketemu Presiden Prabowo, PM Anutin Tawarkan Impor Beras Thailand tapi Minta Imbal Balik Pupuk Urea

Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul menawarkan skema kerja sama perdagangan yang lebih luas kepada Presiden Prabowo Subianto. 
Kredit Perbankan Tumbuh 12,67% Tembus Rp9.080 Triliun, OJK Beberkan Investasi jadi Pendorong

Kredit Perbankan Tumbuh 12,67% Tembus Rp9.080 Triliun, OJK Beberkan Investasi jadi Pendorong

OJK mencatat kredit perbankan tumbuh 12,67% menjadi Rp9.080,9 triliun hingga Juni 2026. Pertumbuhan didorong kredit investasi yang tumbuh hingga 24,90%.
PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA, Siapkan SDM Untuk Transisi Energi

PLN dan IT PLN Beri Pelatihan Energi Terbarukan Bagi Siswa SMA, Siapkan SDM Untuk Transisi Energi

Ratusan siswa mengikuti pelatihan intensif dari PLN terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE).
Liverpool Kena 'Double Kill'

Liverpool Kena 'Double Kill'

Bukan cuma kalah telak dari Leeds United, Pelatih Liverpool Andoni Iraola memberi kabar kurang bagus soal kondisi bek sayap Jeremie Frimpong.
Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Timor Leste menjadi tim pertama yang gagal lolos ke babak semifinal setelah dikalahkan oleh Kamboja. Bahkan Kamboja memberikan ancaman bagi Vietnam di klasemen sementara Grup A. 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Selengkapnya

Viral