News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kabareskrim Susno Duadji Soroti Kesaksian Aep: Dia Saksi Pesanan Kasus Vina Cirebon

Eks Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menyoroti kesaksian Aep terkait kasus Vina Cirebon.
Sabtu, 8 Juni 2024 - 09:12 WIB
Susno Duadji
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menyoroti kesaksian Aep terkait kasus Vina Cirebon.

Menurut Susno Duadji, kesaksian Aep tak dapat dipercayai lantaran terdapat kejanggalan dalam pengakuannya. Ia pun bahkan menilai, Aep merupakan saksi pesanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saksi yang kita soroti yang pertama saksi Aep yang diagungkan saksi kunci. Kalau menurut saya itu saksi kunci, kunci inggris itu baut kecil bisa, baut besar bisa, sesuai pesanan," kata Susno Duadji saat diwawancara tvOne, dikutip terkini pada Jumat (7/6/2024).

Bukan tanpa alasan, sejumlah kesaksian Aep salah satunya saat dia menyebut soal warung di sekitar TKP menurut Susno tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Anak kecil pun tahu, dia katakan saya tidak kenal dengan Pegi yang ditangkap sekarang, kemudian tapi melihat peristiwa itu di depan cucian saat beli rokok di warung depan cucian setelah dicek warungnya enggak ada bahkan sampai sekarang pun warungnya enggak ada," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Susno, kejanggalan lainnya yakni kesaksian Aep yang mengaku mengingat wajah Pegi Setiawan tapi tak mengenal Pegi.

"Jamnya jam 10 malam, 8 tahun yang lalu tidak kenal orangnya tapi ingat wajahnya. Dia lihat dari jarak 100 meter tahu warna sepeda motornya, nah ini si mata elang falcon si pesawat Amerika," tuturnya.

Sebelumnya, Susno Duadji meyakini bahwa Aep dan Mel Mel, dua saksi kunci kasus Vina Cirebon, telah berbohong.

Menurutnya, dirinya sudah tahu persis bahwa Mel Mel berbohong soal pengakuannya melihat langsung detik-detik kejadian pembunuhan Vina Cirebon.

"Saksi yang terakhir muncul namanya Mel Mel. Kalau saya sebelum memeriksanya saja, saya sudah tahu bahwa ini pasti bohong," kata Susno Duadji.

Tak hanya Mel Mel, Susno juga meyakini Aep telah berbohong terkait kesaksiannya soal kasus Vina Cirebon.

Bahkan, menurut Susno, Aep sangat layak untuk dipenjara karena telah berbohong dalam kesaksiannya.

"Yang kedua yang paling bohong lagi namanya Aep. Aep ini bohong, wajar dimasukkan ke dalam sel," ungkapnya.

"Mengapa saya katakan dia wajar dimasukkan di dalam sel dan dipenjara dan diproses pidana? Sesuatu yang tidak mungkin, impossible (kesaksiannya)," tuturnya.

Diketahui, saksi kunci kasus Vina Cirebon, Aep, mengatakan bahwa Pegi Setiawan yang belum lama ini ditangkap polisi memang benar adalah salah satu pelaku yang dilihatnya saat kejadian.

Hal itu diungkapkan Aep saat diwawancara tvOne. Dalam tayangan video wawancara berjudul "Saksi Kunci Kasus Pembunuhan Vina: Dia Melempari Batu Terus Dikejar" tersebut, Aep awalnya mengungkapkan keberadaan dirinya saat kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika kejadian, kata Aep, ia berada di sebuah warung. Tak lama kemudian, dirinya melihat sejumlah motor lewat lalu dilempari batu.

"Waktu itu saya lagi di warung kemudian sejumlah motor lewat lalu dilempari batu. Perkiraan ada empat motor yang mengejar," ujar Aep kepada host tvOne. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Marshanda Jadi Korban Pemerkosaan, Perjuangannya Melawan Sistem Jadi Sorotan di 'Saat Aku Bersuara'

Marshanda Jadi Korban Pemerkosaan, Perjuangannya Melawan Sistem Jadi Sorotan di 'Saat Aku Bersuara'

Dibintangi Marshanda sebagai tokoh utama bernama Nadia, film berdurasi 1 jam 25 menit tersebut mengajak penonton mengikuti perjalanan hidup seorang pengacara muda.
Longsor Putus Akses Lubuk Basung–Bukittinggi, Jalan Provinsi Ditutup Total

Longsor Putus Akses Lubuk Basung–Bukittinggi, Jalan Provinsi Ditutup Total

Jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dengan Kota Bukittinggi tertutup material longsor di kawasan Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, Rabu (10/6/2026).
Prabowo Ultimatum RSUD: Tak Boleh Ada Korupsi, Obat Murah untuk Rakyat Harus Terwujud Tahun Depan

Prabowo Ultimatum RSUD: Tak Boleh Ada Korupsi, Obat Murah untuk Rakyat Harus Terwujud Tahun Depan

Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan tegas agar tidak ada praktik korupsi maupun penyelewengan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
BNPB Modifikasi Cuaca di Aceh Barat, 1 Ton Garam Disebar untuk Padamkan Karhutla

BNPB Modifikasi Cuaca di Aceh Barat, 1 Ton Garam Disebar untuk Padamkan Karhutla

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan operasi tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan untuk mencegah meluasnya kebakaran lahan di wilayah Aceh Barat.
Kemenangan Beruntun Timnas Indonesia di FIFA Matchday Buat Media Vietnam Ketar-ketir, Sampai Singgung Soal Bintang Naturalisasi

Kemenangan Beruntun Timnas Indonesia di FIFA Matchday Buat Media Vietnam Ketar-ketir, Sampai Singgung Soal Bintang Naturalisasi

Timnas Indonesia berhasil mengukir tren positif pada agenda FIFA Matchday yang berlangsung sepanjang Bulan Juni 2026 ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
LPSK Ungkap Belum Terima Permohonan Perlindungan Justice Collaborator Sony Sonjaya

LPSK Ungkap Belum Terima Permohonan Perlindungan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku belum menerima permohonan perlindungan sebagai Justice Collaborator dari tersangka Sony Sonjaya.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pedagang sate berinisial HL (26) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang pembeli di wilayah Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral