News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LPSK Ungkap Belum Terima Permohonan Perlindungan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku belum menerima permohonan perlindungan sebagai Justice Collaborator dari tersangka Sony Sonjaya.
Rabu, 10 Juni 2026 - 15:25 WIB
Mantan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya saat digiring menuju mobil tahanan Kejagung, Rabu (3/6).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku belum menerima permohonan perlindungan sebagai Justice Collaborator dari tersangka Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tata kelola makan bergizi gratis (MBG).

“Iya, ke LPSK belum (belum ada pengajuan permohonan perlindungan dari Sony sebagai JC),” kata Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Susilaningtias, saat dihubungi, Rabu (10/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Susi menerangkan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu kedatangan dari pihak Sony Sanjaya yang mengajukan permohonan sebagai Justice Collaborator.

“Kamis masih menunggu kuasa hukumnya Pak SS untuk ke LPSK,” terangnya.

Sementara itu, Susi mengatakan, yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan perlindungan sebagai Justice Collaborator. Namun dalam hal ini, Sony juga harus melengkapi persyaratan agar memenuhi kriteria sebagai JC.

“Bisa saja beliau ajukan sebagai JC. Tetapi beliau tetap harus melengkapi persyaratan pengajuan selaku JC dan memenuhi kriteria sabagai JC,” jelas Susi.

Sebelumnya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), mengajukan Justice Collaborator (JC) ke Kejaksaan Agung RI.

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti mengatakan, pengajuan JC ini dilakukan lantaran kliennya ingin mengungkap pihak yang terlibat dalam korupsi MBG ini.

“Kita baru saja dari rutan untuk mendapatkan pernyataan daripada klien kami dimana klien kami akan menyatakan bahwa dia melakukan JC. Kenapa kita lakukan JC? Kita bukan menghindar dari permasalahan hukum tapi kita ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa-siapa saja yg terlibat di dalam program unggulan presiden ini,” ungkap Krisna, kepada wartawan, Senin (8/6).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Krisna mengungkapkan, dalam peristiwa ini, kliennya akan menyebutkan 20 nama pihak yang diduga terlibat dalam korupsi tersebut.

“Lebih dari 20 nama itu disebutkan, cuman klien kami bilang itu baru sebagian, karena break kita dalam pemeriksaan kemarin klien kami cukup lelah dan kami aman ada pemeriksaan lanjutan gak tau kapan penyidik mereka memberitahu kita dan akan mengungkap ya kemarin bilang baru sebagian saja nama-nama itu,” jelasnya. (ars/dpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beri Ruang ASN Menjabat di Polri, Gagasan Kapolri Dinilai Bentuk Timbal Balik

Beri Ruang ASN Menjabat di Polri, Gagasan Kapolri Dinilai Bentuk Timbal Balik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai terkait kedudukan jabatan di Polri bagi sipil.
Wamendagri Wiyagus Sebut Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Wamendagri Wiyagus Sebut Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Jajaran pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga pemerintahan desa, didorong untuk memperkokoh ketahanan wilayah guna menghadapi berbagai tantangan global yang tidak menentu. 
Ramalan Keuangan Weton Tanggal 11 Juni 2026, Neptu Anda Mengalami Kenaikan atau Penurunan?

Ramalan Keuangan Weton Tanggal 11 Juni 2026, Neptu Anda Mengalami Kenaikan atau Penurunan?

Berikut adalah ramalan keuangan lima weton terpilih pada 11 Juni 2026. Ada yang mengalami kenaikan finansial, tapi ada pula yang harus merasakan penurunan.
KSP Dudung Tantang Publik: Kalau Ada Dapur MBG Milik Saya, Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah

KSP Dudung Tantang Publik: Kalau Ada Dapur MBG Milik Saya, Silakan Cek, Saya Kasih Hadiah

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membantah keras tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kepemilikan titik SPPG atau dapur program MBG yang belakangan menjadi sorotan di tengah kasus hukum yang menjerat mantan pimpinan BGN.
Kejagung Sebut Sudah Terima Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Sedang Dipelajari dan Cek Alat Bukti

Kejagung Sebut Sudah Terima Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Sedang Dipelajari dan Cek Alat Bukti

Kejaksaan Agung RI merespons soal pengajuan Justice Collaborator (JC) yang dilakukan oleh Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.
Pertamax Naik Tak Terhindarkan, Pakar Ekonomi UGM dan UNIMA: APBN Bisa Jebol Jika Terus Ditahan

Pertamax Naik Tak Terhindarkan, Pakar Ekonomi UGM dan UNIMA: APBN Bisa Jebol Jika Terus Ditahan

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai hari ini, 10 Juni 2026 mendapat dukungan dari kalangan akademisi.

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Pedagang Sate Jadi Korban Pengeroyokan Usai Tagih Uang ke Pembeli di Jakarta Pusat, Dua Pelaku Ditangkap

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pedagang sate berinisial HL (26) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang pembeli di wilayah Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Selengkapnya

Viral