News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dikeroyok Warga Pati, Ini Sosok Sang Provokator

Viral video bos rental mobil di Kemayoran, Jakarta Pusat berisinial BH (52) bos tewas usai dikeroyok massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Minggu, 9 Juni 2024 - 01:00 WIB
Mobil milik korban pengeroyokan dibakar Warga Pati
Sumber :
  • Tangkapan layar video viral

Jakarta, tvOnenews.com - Viral video bos rental mobil di Kemayoran, Jakarta Pusat berisinial BH (52) bos tewas usai dikeroyok massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Tak hanya BH, tiga orang lain yang ikut bersamanya dengan inisial SH (28), KB (54), dan AS (37) kritis hingga perlu menjalani perawatan intensif di rumah sakit usai dikeroyok massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan tim tvOnenews.com mendapati adanya video keempat orang telah terkapar berlumuran darah usai dikeroyok massa tersebut.

Dari video yang dilihat tim tvOnenews.com melalui akun instagram @lingkarjateng.id didapati kerumunan massa tengah mengelilingi keempat orang tersebut yang sudah tak berdaya berlumuran darah usai dikeroyok.

Sesekali terdengar suara dari massa yang meminta keempat orang tersebut untuk dibakar.

Dalam rekaman yang dilihat itu teriakan dari massa itu terdengar nyaring saat petugas kepolisian mengevakuasi keempat orang yang telah berlumuran darah tersebut.

"Komplotan terduga pencuri mobil dihajar warga Desa Sumbersoko, Sukolilo Pati pada Kamis (6/6/2024) siang," tulis deskripsi akun tersebut dikutip pada Sabtu (8/6/2024).

Tak puas melampiaskan amarahnya, massa pun lantas membakar satu unit mobil yang diduga dicuri oleh keempat orang tersebut.

Kronologi Pengeroyokan Maut

Usai dievakuasi aparat kepolisian, satu dari empat orang yang menjadi korban amukan massa itu pun dinyatakan tewas saat dilarikan ke rumah sakit.

Sementara tiga orang lainnya dinyatakan dalam kondisi kristis usai menjadi sasaran amukan massa.

Usut punya usut, insiden tersebut berawal dari keempat orang yang datang dari Jakarta mencari mobil rentalnya yang hilang. 

Hal itu dikonfirmasikan oleh Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin kepada awak media.

"Awal para korban ini berangkat dari Jakarta untuk menuju ke Pati, untuk tujuan diajak korban BH yang meninggal dunia untuk mengambil rentalan saudara BH tersebut," kata Alfan kepada awak media, Jakarta, Sabtu(8/6/2024).

"Yang mana informasi menurut mereka posisi GPS berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo," sambungnya.

Lantas BH yang membawa ketiga temannya itu pun mengikuti GPS pada mobil rental miliknya yang hilang.

Alhasil didapatilah mobil yang dimaksud tengah terparkir di kawasan Desa Sumbersoko.

Saat itu pula BH yang telah membawa kunci cadangan mobil tersebut pun lantas membawa kendaraan tersebut.

Namun saat itu pula terdapat warga yang meneriaki BH maling hingga mengundang massa yang mengejar.

Saat itu pula massa yang telah mengepung keempat orang tersebut secara membabi buta mengeroyoknya.

"Kemudian di lokasi, hasil keterangan korban ketika mengambil mobil kemudian mengambil kunci cadangan, kemudian mengambil mobil tersebut. Warga yang melihat kemudian diteriaki maling sehingga para korban dikejar oleh warga sehingga terjadi pemukulan," ungkapnya.

Usai dikeroyok membagi buta, keempat orang itu pun terkapar berlumuran darah hingga satu diantaranya tewas.

"Pada saat di RSUD Kayen sekitar pukul 18.00 WIB, salah satu korban BH dinyatakan meninggal dunia. Menurut keterangan dari salah satu korban yang masih hidup bahwa mereka," katanya. 

Polisi Tangkap Dua Orang Provokator

Kepolisian pun bergerak cepat dengan menelusuri sejumlah pelaku pengeroyokan yang menyebabkan satu orang tewas dan tiga lainnya kritis.

Menurutnya terdapat dua orang warga yang telah diciduk pihaknya terkait aksi pengeroyokan secara membabi buta hingga tewasnya korban.

"Sementara dua orang yang kita amankan," kata Alfan.

Alfan menjelaskan tak menutup kemungkinan jika terdapat pelaku pengeroyokan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata ia saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap dua warga tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada yang kita amankan lagi. Proses penyidikan masih berjalan, sementara hasil yang kita dapat seperti itu," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Teknologi skrining mata membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Kenali dampak kebiasaan menggunakan gawai dan pentingnya pemeriksaan berkala.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Teknologi skrining mata membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Kenali dampak kebiasaan menggunakan gawai dan pentingnya pemeriksaan berkala.
Selengkapnya

Viral