GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahfud Minta Prabowo Usut Kasus Vina hingga Sebut Adanya Permainan, Habiburokhman: Omong Kosong lah, Sudah Game Over 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menanggapi soal pernyataan Mahfud MD tentang kasus pembunuhan Vina dan Eky di yang terjadi di Cirebon 2016 silam.
Kamis, 13 Juni 2024 - 05:15 WIB
Kolase Mahfud MD dan Habiburokhman
Sumber :
  • Istimewa

"Konyolnya lagi padahal dulu resmi di dalam berita acara, resmi di dalam rilis yang diumumkan itu bahwa buron tiga orang. Sekarang sudah mulai ketahuan ada dua masalah, satu Pegi ditangkap, sementara mulai muncul kesaksian bahwa orangnya bukan itu dan Peginya sendiri mengaku ndak tahu Pegi yang sekarang ditangkap. Apakah Pegi ini namanya yang sekarang ada? Apakah ini namanya sekedar kambing hitam," tanya Mahfud.

"Lalu kedua, dua orang yang buron ini kok sekarang dibilang salah sebut. Mana ada orang udah menyelidiki lama kok salah sebut, salah sebut. Sehingga itu dianggap gak ada, hanya Pegi, Pegi itu pun diragukan. Nah, ini carut marut hukum," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah penuh keheranan yang dirasakannya, Mahfud meminta agar Presiden Terpilih yaitu Prabowo Subianto dapat menyelesaikan kasus ini setelah dilantik.

"Saya kira kalau Pak Prabowo menyelesaikan masalah-masalah gini gak akan merugikan masalah politik dia. Posisi ekonomi pun tidak."

"Ini kriminal, jahat di pengadilan-pengadilan yang sekarang melibatkan pejabat-pejabat yang tidak tinggi-tinggi amat yang punya kepentingan politik, kepentingan bisnis. Ini tingkat polisinya yang ndak bener, kejahatan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam sampai kini masih menyita perhatian publik karena belum juga menunjukkan titik akhir.

Apalagi munculnya beberapa fakta dan saksi-saksi baru semakin membuat runyam kasus kematian Vina dan Eky ini.

Banyak yang beranggapan bahwa sosok Pegi Setiawan yang ditangkap saat ini bukanlah Pegi atau Perong yang dimaksud.

Hal tersebut ditegaskan oleh pengacara Pegi yaitu Toni RM.

"Tangkap itu Pegi alias Perong tapi jangan tangkap Pegi Setiawan klien kami. Klien kami bukan Pegi alias Perong itu," tegas Toni dalam acara Catatan Demokrasi tvOne dikutip Kamis (13/6/2024).

Dalam acara tersebut, Toni juga menyebut bahwa sosok krusial dalam kasus Vina dan Eky ini bukanlah Pegi melainkan Andi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya kejadian pembunuhan dan pemerkosaan Vina itu terjadi karena sosok Andi.

Sempat beredar bahwa motif kasus Vina dan Eky ini terjadi karena masalah asmara. Namun hal itu seolah disangkal oleh Toni RM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Jujur Federico Barba usai Persib Bandung Tersingkir dari Asia, Persita Siap-Siap Jadi Pelampiasan

Pengakuan Jujur Federico Barba usai Persib Bandung Tersingkir dari Asia, Persita Siap-Siap Jadi Pelampiasan

Bek asing Persib Bandung, Federico Barba punya motivasi tinggi jelang laga melawan Persita. Kegagalan di kompetisi Asia jadi 'bahan bakar' sang pemain untuk meraih kemenangan.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 22 Februari: Pertaruhan Yolla Yuliana Cs, Jakarta Livin Mandiri Hadapi Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Minggu 22 Februari: Pertaruhan Yolla Yuliana Cs, Jakarta Livin Mandiri Hadapi Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Livin Mandiri vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi salah satu penentu nasib Yolla Yuliana dan kawan-kawan.
Usai Tersingkir dari ACL-2, Persib Bandung Usung Misi Khusus Jelang Jamu Persita Tangerang

Usai Tersingkir dari ACL-2, Persib Bandung Usung Misi Khusus Jelang Jamu Persita Tangerang

Persib Bandung mengusung misi balas dendam ketika menjamu Persita di pekan ke-22. Di laga putaran pertama, Uilliam Barros dan kawan-kawan menelan kekalahan 1-2.
Gara-gara Asal Usulnya, 3 Wonderkid Norwegia Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia, John Herdman Wajib Pantau

Gara-gara Asal Usulnya, 3 Wonderkid Norwegia Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia, John Herdman Wajib Pantau

Meski harus jauh-jauh ke belahan Eropa bagian utara, John Herdman bisa temukan banyak talenta diaspora di Norwegia jika ingin buat talent pool Timnas Indonesia.
Usai Bekuk 2 Kurir Bawa 80Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Ekstasi di Asahan, Kombes Jean Calvijn Buru Perempuan Pengendali Narkoba

Usai Bekuk 2 Kurir Bawa 80Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Ekstasi di Asahan, Kombes Jean Calvijn Buru Perempuan Pengendali Narkoba

Usai bekuk dua kurir bawa 80 Kg sabu di Asahan, kini Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak buru perempuan berinisial L yang merupakan pengendali
Bakal Comeback, Manny Pacquiao Ungkap Kisah Pertarungan Legendaris Melawan Oscar De La Hoya

Bakal Comeback, Manny Pacquiao Ungkap Kisah Pertarungan Legendaris Melawan Oscar De La Hoya

Manny Pacquiao akhirnya membuka cerita tentang pertarungan legendarisnya melawan Oscar De La Hoya, laga yang mengubahnya dari underdog menjadi superstar dunia.

Trending

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri tidak hanya ungkap soal kepemilikan narkotika sekoper eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, Polri juga bocorkan kronologi penyimpangan
Soal Kasus Anggota Brimob Aniaya Siswa Hingga Tewas di Tual, Kapolri: Kita Transparan

Soal Kasus Anggota Brimob Aniaya Siswa Hingga Tewas di Tual, Kapolri: Kita Transparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomentar soal insiden anggota brimob diduga aniaya seorang siswa di Tual. Kata Kapolri, pihaknya memastikan penanganan
Agrinas Kena Serang DPR Terkait Impor 105.000 Pikap India, Iman: Jangan Menguntungkan Golongan Tertentu

Agrinas Kena Serang DPR Terkait Impor 105.000 Pikap India, Iman: Jangan Menguntungkan Golongan Tertentu

PT Agrinas Pangan Nusantara kena serang Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, A Iman Sukri melalui kiritik. Pasalnya, Agrinas berencana mengimpor 105 ribu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT