GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Keamanan Siber Ungkap Cara Efektif Atasi MFA Fatigue Attack

Seorang ahli keamanan siber Leonardo Hutabarat mengungkapkan cara efektif atasi MFA fatigue attack yang semakin menjadi perhatian dalam dunia keamanan siber.
Rabu, 19 Juni 2024 - 14:31 WIB
Ilustrasi Media Sosial.
Sumber :
  • Dok Freepick

Jakarta, tvOnenews.com - Leonardo Hutabarat, seorang ahli keamanan siber yang berpengalaman beberkan cara efektif atasi serangan MFA (Multi-Factor Authentication) fatigue attack yang semakin menjadi perhatian utama dalam dunia keamanan siber. 

MFA diketahui merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan keamanan akun dan sistem digital dengan meminta lebih dari satu metode verifikasi identitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, serangan fatigue MFA dapat terjadi ketika pengguna merasa terganggu atau lelah dengan proses autentikasi yang kompleks, sehingga cenderung mengabaikan atau mengurangi kepatuhan terhadap prosedur MFA.

Oleh karenanya, semakin banyak organisasi yang memperkuat keamanan TI mereka dengan penerapan autentikasi multi-faktor (MFA), teknologi ini menarik perhatian penjahat dunia maya.

tvonenews

Dengan semakin berkurangnya metode tradisional dalam mengakses sistem TI melalui pencurian kata sandi, penjahat dunia maya kini berfokus untuk melewati langkah-langkah otentikasi tambahan yang diwajibkan oleh MFA.

Untuk mencapai tujuan mereka, penjahat dunia maya menggunakan apa yang dikenal sebagai MFA fatigue attack.

Serangan ini mengeksploitasi 'push prompt' yang dikirim ke perangkat seluler yang biasa digunakan di banyak sistem MFA.

Leonardo lantas menyoroti pentingnya mengadopsi pendekatan yang terintegrasi dan adaptif dalam mengelola MFA.

Salah satu strategi utamanya adalah dengan mengimplementasikan solusi keamanan yang cerdas dan otomatis, yang mampu mendeteksi pola perilaku pengguna dan menyesuaikan tingkat keamanan sesuai dengan risiko yang teridentifikasi.

“Salah satu cara tim keamanan organisasi dapat mengidentifikasi MFA fatigue attack adalah menganalisis data log dan menemukan kejadian di mana terdapat pesan push berulang yang ditolak oleh pengguna," kata Leonardo dalam keterangannya, Rabu (19/6/2024).

"Hal ini dapat menunjukkan bahwa pesan tersebut tidak dibuat sebagai respons terhadap permintaan MFA namun sebenarnya dibuat oleh penjahat dunia maya setelah membahayakan kredensial identitas utama pengguna,” sambung dia.

Leonardo juga menekankan pentingnya edukasi dan pelatihan bagi pengguna dalam memahami pentingnya MFA dan cara penggunaannya dengan tepat.

Dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya keamanan siber, pengguna akan lebih termotivasi untuk mengikuti prosedur MFA dengan benar.

“Pengguna harus diberi tahu bahwa mereka perlu melaporkan contoh permintaan MFA yang belum diinisiasi. Mereka juga harus berhati-hati untuk tidak pernah menerima permintaan yang tidak mereka ajukan sendiri, tidak peduli berapa kali permintaan itu dibuat," tegasnya.

Selain itu, Leonardo juga menyarankan untuk menggunakan teknologi biometrik dan otentikasi yang lebih mudah dan nyaman bagi pengguna, seperti pemindaian sidik jari atau pengenalan wajah. 

Dengan mengurangi hambatan dan kompleksitas dalam proses autentikasi, pengguna akan lebih cenderung untuk tetap patuh terhadap kebijakan MFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia turut menyebutkan, mengatasi MFA fatigue attack memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan.

"Dengan menggabungkan teknologi yang cerdas, edukasi pengguna, dan solusi otentikasi yang lebih mudah digunakan, organisasi dapat mengurangi risiko serangan dan memperkuat pertahanan keamanan siber mereka," pungkasnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral