GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Foto Pegi dengan Dua Wanita Jadi Bukti Kasus Vina, Pengacara Bingung: Tidak Ada Hubungannya

Mabes Polri menunjukkan foto Pegi Setiawan bersama dua wanita sebagai salah satu bukti menjadikannya tersangka kasus Vina, pihak pengacara pun buka suara..
Jumat, 21 Juni 2024 - 17:55 WIB
Foto Pegi dengan Dua Wanita Jadi Bukti Kasus Vina, Pengacara Bingung: Tidak Ada Hubungannya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara Pegi Setiawan, Sugianti Iriani menanggapi pihak Mabes Polri yang menunjukkan foto Pegi dengan dua wanita sebagai bukti menguatkan pria tersebut sebagai pelaku kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Di dalam konferensi pers beberapa hari lalu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho menunjukkan foto Pegi Setiawan dengan dua wanita dan mengatakan bahwa penyidik tidak asal membuat tuduhan kepada Pegi sebagai pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu, Sugianti menegaskan, foto itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan kasus Vina dan Eky yang kini menjerat Pegi.

Sugianti menilai, saat ini pihak kepolisian memaksakan diri menjadikan Pegi sebagai pelaku pembunuhan yang menyebabkan kematian Vina dan Eky.

Foto Pegi dengan Dua Wanita Jadi Bukti Kasus Vina, Pengacara Bingung: Tidak Ada Hubungannya
(Foto Pegi dengan Dua Wanita Jadi Bukti Kasus Vina, Pengacara Bingung: Tidak Ada Hubungannya)

"Kelihatan banget ya kalau dari pihak kepolisian itu memaksakan diri untuk P21 atau dikatakan bahwa bukti sudah lengkap," kata Sugianti, ditemui wartawan, dikutip Jumat (21/6/2024).

Ia menjelaskan, bukti yang ditunjukkan polisi tersebut adalah foto keluarga bersama dua tantenya atau adik dari sang ibu.

"Tidak ada korelasinya dengan pembunuhan Vina dan Eky. Itu foto Pegi 2016, berfoto dengan saudara-saudaranya, dengan adik-adik ibunya. Itu tantenya Pegi. Mereka berfoto di hajatan adik ibunya Pegi," kata Sugianti menegaskan.

Sugianti pun merasa bingung kenapa foto keluarga itu menjadi bukti yang membuat kliennya menjadi tersangka kasus Vina dan Eky.

"Apa tujuannya? Kan tidak ada korelasinya. Atau mau menggiring opini kalau Pegi itu banyak ceweknya kemudian Pegi sakit hati ditolak ceweknya akhirnya terjadi pembunuhan terhadap Vina?" ujar dia.

Dirinya menegaskan, bahwa Pegi dan Vina tidak saling mengenal ataupun pernah bertemu.

Selain itu, di dalam DPO yang disebarkan polisi, Pegi alias Perong pelaku pembunuhan Vina dan Eky bertempat tinggal di Kecamatan Banjarwangunan, Cirebon.

Sementara Pegi Setiawan tinggal di Kecamatan Kepongpongan, Cirebon yang sama sekali tidak dekat dengan catatan polisi soal DPO tersebut.

Sugianti menegaskan, kasus yang dihadapi Pegi adalah sesuatu yang sangat berat, yakni pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

Jangan sampai pria 27 tahun itu dipaksa tanpa bukti kuat menjadi tersangka pembunuhan yang sama sekali tidak dilakukannya.

"Jadi seolah-olah pihak kepolisian itu mau memaksakan diri bahwa Pegi adalah pembunuhnya. Ini bukan main-main. Ancaman hukuman mati. Jadi tolong jangan sampai menghukum hukuman mati ke orang yang tidak bersalah," kata dia menegaskan.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Sandi Nugroho menunjukkan foto Pegi yang dimaksud dalam konferensi pers dan sebuah wawancara dengan televisi swasta.

Di dalam kesempatan tersebut, Sandi menjelaskan bahwa alat bukti yang diberikan polisi untuk menahan Pegi sebagai tersangka tidak asal-asalan.

Foto Pegi dengan dua wanita itu, lanjut Sandi ditunjukkan ke salah satu pelaku. Pelaku tersebut pun mengakui bahwa itu adalah orang yang membunuh Vina.

"Ini adalah foto Pegi tahun 2016. Ini diambil penyidik ketika penggerebekan di sana difoto. Ditunjukkan sama pelaku dan di BAP. Di dalam BAP menyebutkan, ya ini Pegi Pak," kata Sandi menjelaskan.

Ia pun tak terima jika penyidik disebut asal-asalan. Sandi berdalih semuanya sudah dilakukan berdasarkan prosedur.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang diungkapkan kuasa hukum keluarga Vina, Hotman Paris, hanya satu tersangka yang membenarkan Pegi Setiawan adalah Pegi pembunuh Vina.

Sementara lima pelaku lainnya mengaku tak mengenal pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan di Bandung tersebut.

Hotman pun menilai, jika satu pelaku mengakui sementara lima lainnya tidak, maka mestinya polisi lebih mempercayai pengakuan lima pelaku lainnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Misteri Pocong Bekasi Terbongkar, Polisi Ungkap Sosok di Balik Foto Viral

Misteri Pocong Bekasi Terbongkar, Polisi Ungkap Sosok di Balik Foto Viral

Teka-teki mengenai foto viral penampakan pocong yang sempat menggemparkan warga Kabupaten Bekasi akhirnya terjawab. 
Duduk Perkara Ormas Bubarkan Ibadah Gereja di Bantul, GMS dan FJI Gelar Mediasi Hingga Capai Kesepakatan

Duduk Perkara Ormas Bubarkan Ibadah Gereja di Bantul, GMS dan FJI Gelar Mediasi Hingga Capai Kesepakatan

Sekelompok oknum ormas melakukan aksi pembubaran paksa ibadah Jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, pada Minggu (24/5/2026) hingga viral di media sosial
Kebun Raya Bogor Kembali Gelar Shalat Idul Adha untuk Umum, Jemaah Bebas Tiket Masuk

Kebun Raya Bogor Kembali Gelar Shalat Idul Adha untuk Umum, Jemaah Bebas Tiket Masuk

Kawasan hijau Kebun Raya Bogor dipastikan kembali menjadi lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bagi masyarakat umum pada Rabu (27/5). 
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Lensa Berbicara: Ramai Diburu Warga, Harga Kulit Ketupat Justru Anjlok

Lensa Berbicara: Ramai Diburu Warga, Harga Kulit Ketupat Justru Anjlok

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan kulit ketupat mulai ramai di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Selasa (26/5). 
Banjir dan Longsor Terjang 13 Desa di Lebak Banten, BNPB Konfirmasi Nihil Korban Jiwa

Banjir dan Longsor Terjang 13 Desa di Lebak Banten, BNPB Konfirmasi Nihil Korban Jiwa

BNPB memastikan tidak ada laporan mengenai adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Lebak, Banten. 

Trending

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Walau Ranking Jeblok, Emil Audero Dikabarkan Jadi Incaran Juventus Pasca-Masa Pinjam Habis

Nasib kontras yang sangat dramatis harus dialami oleh penjaga gawang Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas kompetisi Serie A Liga Italia. Emil gagal selamat-
3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

3 Pemain Timnas Indonesia Amankan Tiket Liga Champions

Panggung sepak bola Eropa musim depan dipastikan akan terasa sangat spesial bagi publik sepak bola tanah air. Tiga penggawa diaspora Timnas Indonesia, yaitu ...
Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Mulai Sekarang Perhatikan Cara Jual Beli Tanah yang Aman dari Masalah Sengketa, BPN: Pastikan Statusnya Jelas

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berbagi tips/cara jual beli tanah yang aman dan terhindar masalah sengketa ke depannya.
Anak Kepala Daerah di Riau dan Selebgram SA Terjaring Razia, Positif Ganja

Anak Kepala Daerah di Riau dan Selebgram SA Terjaring Razia, Positif Ganja

Belasan orang, termasuk selebgram berinisial SA dan anak salah satu kepala daerah di Riau berinisial FA, dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis ganja serta etomidate. 
TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Resmi Digelar, Thom Haye Datang Penuh Senyum usai Bawa Persib Bandung Juara

TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Resmi Digelar, Thom Haye Datang Penuh Senyum usai Bawa Persib Bandung Juara

Timnas Indonesia mulai TC Piala AFF 2026 dengan kehadiran Thom Haye. John Herdman harus bergerak cepat karena waktu persiapan Garuda terbilang sangat singkat.
Dasco Mendukung Putusan MK Terkait Keterwakilan 30 Persen Caleg Perempuan

Dasco Mendukung Putusan MK Terkait Keterwakilan 30 Persen Caleg Perempuan

Wakil Ketua DPR RI Dasco mendukung putusan MK terkait sanksi bagi parpol yang tidak memenuhi syarat keterwakilan perempuan dalam pemilihan legislatif (pileg).
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Selengkapnya

Viral