News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alami Cedera saat Berlatih dan Dihiraukan KONI, Begini Kondisi Terkini Atlet Lari di Cianjur Bernama Chindi

Atlet lari dari Cianjur, Chindi Silviani (21), mengalami cedera parah saat berlatih untuk pertandingan lari gawang di Solo.
Selasa, 25 Juni 2024 - 12:31 WIB
Kondisi Atlet Lari Corebon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Atlet lari dari Cianjur, Chindi Silviani (21), mengalami cedera parah saat berlatih untuk pertandingan lari gawang di Solo. 

Chindi mengalami patah dua tulang di lengan kirinya pada insiden tersebut yang terjadi pada November 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai saat ini, hampir setengah tahun setelah kejadian, Chindi belum mendapatkan perhatian atau bantuan dari pemerintah setempat maupun KONI Kabupaten Cianjur. 

Ayah Chindi, Ace Sopian (44), menyatakan rasa kecewanya terhadap respons yang minim dari pihak berwenang. 

Ia mengungkapkan bahwa putrinya telah menjadi anggota KONI Cianjur sejak 2017, berkompetisi dalam nomor lari 200 meter dan 400 meter. 

Pada 2019, Chindi berhasil meraih medali emas dalam Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (Popspenas) VIII untuk Jawa Barat di cabang atletik.

Ace menjelaskan bahwa Chindi dipilih untuk program lari 100 meter gawang di Solo karena tidak ada atlet lari gawang lainnya. 

“Anak saya yang tidak terbiasa lari gawang, jadi pas saat di loncatan terakhir kakinya nyangkut di gawang sampai dia terjatuh dan mengakibatkan kedua tangan anak saya patah,” ungkapnya kepada awak media, dikutip Selasa (25/6/2024).

Chindi dirawat selama 10 hari di RSUD Sayang Cianjur tanpa kunjungan atau bantuan dari pihak KONI Cianjur, kecuali pelatihnya yang sempat menjenguknya di rumah sakit dan merasa prihatin dengan kondisi Chindi. 

Dua minggu setelah operasi pertama, Chindi harus menjalani operasi kedua karena infeksi di tangannya. Biaya pengobatan ditanggung oleh BPJS pribadi, tanpa bantuan dari KONI.

Keluarga Chindi sangat kecewa dengan kurangnya perhatian dari pemerintah dan KONI terhadap musibah yang menimpa Chindi. Mereka merasa perjuangan Chindi sebagai atlet tidak dihargai.

 “Saya selaku orang tuanya merasa sakit hati, karena nggak ada perhatian dari pihak KONI Cianjur seolah-olah karya dan perjuangan anak saya tidak dihargai,” tegas Ace.

Di tengah kurangnya perhatian dari pihak berwenang, Chindi pun akhirnya mendapatkan bantuan dari dr. Mohammad Wahyu Ferdian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia datang ke rumah Chindi untuk memeriksa kondisinya saat ini. 

Mengetahui kabar Chindi yang dihiraukan KONI, Mohammad Wahyu memberikan santunan serta bantuan pengobatan gratis, termasuk fisioterapi atau rehabilitasi medis hingga sembuh total secara cuma-cuma. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berusaha Saingi Produksi Pabrik Mobil China, Sejumlah Produsen Mobil Jepang Pilih Pangkas Masa Pengembangan Model Baru

Berusaha Saingi Produksi Pabrik Mobil China, Sejumlah Produsen Mobil Jepang Pilih Pangkas Masa Pengembangan Model Baru

Sejumlah produsen mobil Jepang mulai mengubah strategi pengembangan kendaraan mereka untuk mengejar kecepatan pabrikan China dalam menghadirkan model baru.
Kok Bisa Tawas Menghilangkan Bau Badan? Ini Cara Kerjanya Menurut Ahli

Kok Bisa Tawas Menghilangkan Bau Badan? Ini Cara Kerjanya Menurut Ahli

Kok bisa tawas menghilangkan bau badan? Prof. Zulys menjelaskan cara kerja tawas, kandungan aluminium, serta keamanannya sebagai deodoran.
Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Nasib tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial LA (17) di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Ia harus menderita luka bakar parah akibat dibakar ..
Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Debut manis ditorehkan Gakuto Notsuda bersama Persib Bandung. Gelandang asal Jepang itu turut berkontribusi dalam kemenangan 2-0 saat menjamu Melbourne Victory.
Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kembali membuat terobosan besar di sektor pendidikan nasional. Melalui kebijakan strategis pemerintah resmi menggratis
Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Pesantren yang menjadi sasaran penggerebekan adalah Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang beralamat di DK. Laban Wetan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Selengkapnya

Viral