GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Rani Asli 'Ipar Adalah Maut' Disebut Lebih Montok dari Nisa, Jadi Alasan Awal Mula Perselingkuhan Suami dan Ipar?

Belakangan ini salah satu film populer yaitu Ipar Adalah Maut menjadi topik hangat. Padahal cerita tersebut sudah viral pada 2023 lalu di media sosial TikTok.
Jumat, 28 Juni 2024 - 06:30 WIB
Pemeran Film Ipar Adalah Maut
Sumber :
  • Instagram @iparadalahmautmovie

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini salah satu film popuker yaitu Ipar Adalah Maut menjadi topik yang kembali diperbincangkan. Padahal cerita tersebut sudah viral pada 2023 lalu di media sosial TikTok.

Kisa Ipar Adalah Maut bermula viral di TikTok yang merupakan kisah nyata. Kisah tersebut dibagikan oleh TikToker bernama Eliza Sifa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah tersebut viral dan membuatnya difilmkan dengan judul yang sama.

Sama dengan kisahnya di TikTok, Film Ipad Adalah Maut pun mendapat respons luar biasa dari penonton.

Terbukti dalam 12 hari penayangan saja, film tersebut tembus diangkap 2 jutaan.

Sosok TikToker Eliza memanf sering membuat konten yang berisikan tentang kisah nyata. Saat itu ia mendapatkan DM dari netizen yang menceritakan kisahnya.

"Dia DM saya," ucap Eliza dalam kanal YouTube Denny Sumargo dikutip Jumat (28/6/2024).

Berdasarkan DM tersebut, disebutkan sosok Nisa dan Aris merupakan suami istri yang tinggal di Jawa Timur bersama anaknya.

Sedang sosok Rani kemudian menumpang di rumah Nisa dan Aris karena dekat dengan kampusnya.

"Mereka tinggal di Jawa Timur. Nisa dan Aris ini sudah punya anak Namanya Raya," lanjutnya.

Dalam keterangannya, Eliza mengaku pernah melihat wajah Rani di foto.

"Pas aku dikasih lihat foto aslinya, oh Rani ini emang anaknya cheerfull," ungkap Eliza.

"Oh kamu dikasih lihat foto aslinya?" tanya Denny Sumargo.

"Ada," jawab Eliza.

Meskipun demikian, ia mengaku tak ingin mengungkap identitas asli dari Nisa, Aris dan Rani sebenarnya.

"Raninya cakep, lebih semok dibanding Mbak Nisa," bebernya.

Ia juga membeberkan sosok Aris. Menurutnya Deva Mahendra pemeran Aris di Film Ipar Adalah Maut sangat mirip dengan tokoh Aris asli.

"Mas Aris ini orangnya ganteng, mirip sama Deva yang meranin. Kayak mas-mas Jawa, tinggi, dan manis, mukanya enggak keliatan yang neko-neko," ungkapnya.

Dalam podcast tersebut, Eliza menceritakan tentang potongan cerita. 

Ia menceritakan saat Nisa memergoki Rani dan Mas Aris keluar dari kamar yang sama. Padahal saat itu Nisa berniat memberitahu bahwa ibunya sedang sekarat dan akan meninggal.

"Dia nyari Rani, terus dibuka kamarnya Rani gak ada, dia udah deg-degan nih. Terus diketok lah kamar tamu. Terus yang keluar Rani disusul Mas Aris di belakangnya," ujar Eliza kepada Denny Sumargo dikutip Kamis (27/6/2024).

Tak ingin ribut, Nisa pun memberitahu Rani dan Mas Aris tentang kondisi sang bunda.

Mereka pun bergegas menemui ibu Nisa dan Rani dan kemudian membaca yasin bersama.

"Harusnya ya kalau ngelakuin kan dia mandi dulu, itu tuh gak. Dia langsung ambil Qur'an terus ikut baca Yasin. Nah ini aku juga gak tahu ya mereka ngapain dan Mbak Nisa pun juga gak berani nuduh," lanjutnya.

Diketahui, film Indonesia yaitu Ipar Adalah Maut menjadi perbincangan hangat netizen karena ceritanya yang diangkat dari kisah nyata.

Kisah Ipar Adalah Maut pertama dibagikan oleh salah satu TikTokers yaitu Eliza Sifaa yang menceritakan kisah suami yang berselingkuh dengan iparnya sendiri.

Cerita tersebut lantas viral dan dibuat dalam sebuah film yang diperankan oleh Michelle Zudith sebagai Rani, Dewa Mahendra sebagai Aris dan Davina Karamoy sebagai Rani.

Film tersebut menceritakan rumah tangga harmonis Nisa dan Aris tiba-tiba menjadi berantakan sejak kehadiran Rani di rumah mereka.

Rani dan Aris terlibat perselingkuhan sehingga membuat Nisa memilih untuk berpisah dengan Aris.

Film Ipar Adalah Maut pun sukses dipasaran dengan 2 jutaan penonton dalam 12 hari tayang.

Rupanya usut punya usut, Rani dan Nisa asli di kehidupan nyata sudah menonton film Ipar Adalah Maut. Padahal awalnya mereka mengaku tidak sanggup untuk menonton film tersebut.

Hal itu diungkap oleh Eliza Sifaa saat podcast bersama Denny Sumargo.

"Sampai sekarang sama Mbak Nisa masih. Kemarin Mbak Nisa ngabarin ini Rani habis nonton Ipar Adalah Maut. Sudah nonton dia," kata Eliza dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.

"Nisanya sudah nonton juga. Awalnya aku undang Gala tapi gak mau datang, katanya 'Aku gak bisa nonton', tapi akhirnya dia nonton. Aku egak tahu dia nonton sama siapa tapi katanya 'Aku sudah nonton Mbak'," jelasnya.

Saat mengetahui Nisa dan Rani asli sudah menonton, Eliza pun menanyakan bagaimana pendapat mereka.

"Gak bilang gimana-gimana. Mbak Nisa cuma bilang Rani sudah nonton. 'Oh iya, gimana, Mbak?' terus cuma di-emot senyum saja. Gak tahu, emot senyum doang Mbak Nisa ngasihnya. Gak terjawab apa-apa," jelas Eliza.

Diberitakan sebelumnya, Film Ipar Adalah Maut merupakan salah satu film Indonesia yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat.

Film ini diadaptasi dari kisah nyata yang diceritakan ulang oleh konten kreator, Elizasifaa, di TikTok hingga akhirnya viral di media sosial.

"Ipar Adalah Maut" ini menceritakan tentang rumah tangga bahagia dari pasangan Aris dan Nisa.

Kehidupan mereka berjalan baik-baik saja sampai Rani, adik kandung dari Nisa tinggal bersama pasangan tersebut dan berselingkuh dengan Aris.

Cerita perselingkuhan itu bermula saat Rani diminta sang ibu untuk tinggal bersama kakaknya, Nisa.

Awalnya mereka tinggal bersama dengan damai sampai perselingkuhan antara Rani dan Aris terungkap.

Berkat alur cerita yang seru dan unik, film ini cukup membuat emosi penonton terkuras selama menonton.

Banyak yang dibuat tak habis pikir mengapa Rani yang merupakan adik kandung Nisa tega berselingkuh dengan suami kakaknya, Aris.

Baru-baru ini sutradara "Ipar Adalah Maut", Hanung Bramantyo, mengungkap alasan Rani berselingkuh dengan Aris, kakak iparnya sendiri.

Hanung Bramantyo menjelaskan tentang 3 karakter utama dalam "Ipar Adalah Maut", salah satunya Rani.

Sutradara film "Ipar Adalah Maut" itu menjelaskan salah satu faktor yang menjadi alasan Rani tega berselingkuh dengan suami Nisa.

Rani, adik perempuan dari Nisa, merupakan karakter yang akhirnya berselingkuh dengan suami kakaknya, Aris.

Rani terlahir dalam dalam keadaan tidak memiliki sosok ayah dalam hidupnya.

Nisa, sebagai kakak masih sempat merasakan kasih sayang dari ayahnya. Sedangkan Rani tida sama sekali karena sejak kecil ayahnya sudah meninggal.

Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu yang membuat Rani akhirnya berselingkuh dengan Aris, suami dari kakak kandungnya.

"Jadi dia (Rani) ada fatherless issue. Ada masalah, dia tidak memiliki kasih sayang orang tua {ayah)," ungkap Hanung Bramantyo dikutip dari video di kanal Youtube MD Pictures.

Sementara itu, sosok Aris merupakan seseorang yang baik dan 'lurus'.

Ia merupakan dosen yang pintar dan merupakan lulusan dari Canada dengan beasiswa.

Aris adalah sosok laki-laki yang baik, dewasa, mandiri, dan perhatian.

Melihat sifat-sifat dari Aris ini membuat Rani seakan mendapatkan sosok ayah yang selama ini tak pernah ia miliki.

"Itu yang membuat dia ketika dia melihat sosok yang sangat dewasa, pengertian, melindungi. Akhirnya kemudian kekurangan dia terhadap sosok ayah itu terbeli," kata Hanung Bramantyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, film "Ipar Adalah Maut" dibintangi oleh para bintang ternama seperti Michelle Ziudith (Nisa). Deva Mahenra (Aris), hingga Davina Karamoy (Rani).

Akting totalitas dari para pemainnya sukses membuat setiap karakter dalam film ini menjadi lebih hidup dan menambah emosi film. (tsy/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi menghadapi masa pensiun kini jadi perhatian banyak orang. Mulai dari pengelolaan keuangan, investasi, hingga tetap produktif di usia senja menjadi kunci hidup tenang
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Wapres Gibran menyebut kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton per tahun dan belum terpenuhi. Proyek garam di Rote Timur didorong segera aktif.
Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil membawa pulang uang miliaran rupiah untuk APBD Maluku Utara. Sherly Tjoanda menegaskan ini hasil kerja bersama selama ini.
Selengkapnya

Viral