News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei LSI, 85 Persen Masyarakat Jateng Puas dengan Kinerja Jokowi 

Lembaga Survei Indonesia (LSI) ungkap sebanyak 85 persen masyarakat Jawa Tengah merasa puas atau cukup puas dengan kinerja dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi
Minggu, 30 Juni 2024 - 14:48 WIB
Presiden Jokowi dan Menko Airlangga Hartarto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi tahun 2024, di Istana Negara Jakarta, Jumar (14/6/2024).
Sumber :
  • Kemenko Perekonomian

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Survei Indonesia atau LSI mengungkap bahwa 85 persen masyarakat Jawa Tengah merasa puas atau cukup puas dengan kinerja dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi

Hal itu disampaikan LSI setelah melakukan survei terbarunya di Jawa Tengah dengan menggunakan sampel sebanyak 1.200 responden melalui metode Double Sampling dengan margin of error 2,8 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan memaparkan bahwa sebanyak 85,1 persen masyarakat Jawa Tengah merasa cukup dan sangat puas dengan kinerja dari Presiden. 

Dari data itu, Djayadi memenjelaskan bawah masyarakat Jawa Tengah yang merasa sangat puas berada di 23,7 persen, cukup puas 61,3 persen, kurang puas 11,0 persen, dan tidak puas sama sekali hanya 1,9 persen. 

"Di Jawa Tengah 85 persen masyarakat menyatakan puas atau sangat puas dengan kinerja Preaiden," Katanya saat memaparkan hasil survei melalui online, Minggu (30/6/2024). 

Djayadi menjelaskan, survei kinerja Presiden ini sangat penting. Sebab, Jawa Tengah merupakan salah satu Provinsi dengan basis terbesar dari Jokowi. 

"Jawa Tengah wilayahnya pak Jokowi, dan mungkin saja, seperti yang sering dibicarakan di media, pal Jokowi punya calon yang diangga terafiliasi pak Jokowi," Jelasnya. 

Djayadi juga menuturkan, bahwa bantuan sosial dari Presiden menjadi alasan tertinggi masyarakat yangerasa puas dengan kinerjanya. Bahkan alasan itu mencapai 32,9 persen. 

"Masih sama dengan sebelumnya, tingkat kepuasan terhadap Presiden, didasari oleh persepsi masyarakat terhadap bantuan terhadap masyarakat kecil, pembangunan infrastruktur dan kinerja umum," Tuturnya. 

Sementara itu, dia juga mengungkapkan, alasan masyarakat yang tidak puas dengan kinerja Presiden akibat bantuan tidak merata di angka 33,4 persen dan harga kebutuhan pokok meningkat 16,2 persen. 

"Mereka tidak puas karena bantuan tidak merata, jadi mungkin jika bantuan di ratakan yang merasa tidak puas ini menyatakan puas juga," Tandasnya. (aha/iwh) 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Hidayat Nur Wahid kecam keras undang-undang hukuman mati di Israel. Ia menilai hal itu berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina..
Fenomena Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Mandura, Jadi Pertanda Datangnya Cuaca Ekstrem

Fenomena Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Mandura, Jadi Pertanda Datangnya Cuaca Ekstrem

Fenomena Sun Halo atau Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Jumat (3/4/2026).
Inflasi Maret 2026 Naik Tipis, Bank Indonesia Sebut Pangan dan BBM Jadi Biang Kerok

Inflasi Maret 2026 Naik Tipis, Bank Indonesia Sebut Pangan dan BBM Jadi Biang Kerok

Kenaikan harga pangan dan bahan bakar kembali menjadi pendorong inflasi pada Maret 2026, meski secara umum masih dalam batas aman.
Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda

Kabar Baik Timnas Indonesia! Bos Eredivisie Ungkap Solusi Pasporgate agar Dean James dkk Bisa Main Lagi di Liga Belanda

Ada titik terang terkait nasib para pemain Timnas Indonesia yang terseret Pasporgate di Liga Belanda. Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, akhirnya buka suara.
Sat-Setnya Dedi Mulyadi Urusi Sekolah Kumuh di Subang, Langsung Beri Uang ke Satpam untuk Beli Sarpras

Sat-Setnya Dedi Mulyadi Urusi Sekolah Kumuh di Subang, Langsung Beri Uang ke Satpam untuk Beli Sarpras

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan sidak ke SMK 2 Subang. Aksinya ini dilakukan untuk memperbaiki sekolah-sekolah kumuh supaya menjadi lebih bersih.
Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi

Polisi Tangkap Driver Taksi Online Diduga Lecehkan Penumpang di Jakpus, Modus Bawa ke Tempat Sepi

Polisi berhasil menangkap driver taksi online yang diduga mencabuli penumpangnya dengan membawanya ke tempat sepi di sekitar kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral