News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal RUU Kepariwisataan, DPR: Harus Bedakan Desa Wisata dan Wisata Pedesaan

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah meminta konsep Desa Wisata dengan Wisata Pedesaan dibedakan secara jelas dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepariwisataan
Senin, 1 Juli 2024 - 20:01 WIB
Soal RUU Kepariwisataan, DPR: Harus Bedakan Desa Wisata dan Wisata Pedesaan
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah meminta konsep Desa Wisata dengan Wisata Pedesaan dibedakan secara jelas dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepariwisataan.

"Saya tekankan bahwa desa wisata dan wisata pedesaan perlu dibedakan secara tegas,” ujar Ferdiansyah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (1/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbedaan tersebut, kata dia, yakni wisata pedesaan adalah kegiatan wisata yang hanya menekankan kegiatan wisata di obyek wisata yang ada di desa (menyangkut lokasi), yang mana kegiatan wisata tersebut tidak terfokus pada kegiatan masyarakat di dalamnya.

Sementara itu, Desa Wisata (tourism village) menekankan pada interaksi dengan masyarakat setempat.

Meskipun demikian, Ferdiansyah menekankan, guna mendapatkan kejelasan lebih lanjut, maka Tim Panja Komisi X DPR RI ingin mendapatkan klarifikasi terkait perbedaan definisi Desa Wisata dan Wisata Pedesaan termasuk ruang lingkupnya.

Saat ini, Komisi X DPR RI membentuk Tim Panja guna membahas revisi UU Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Lebih lanjut, Ferdiansyah menjelaskan, terkait daerah tujuan wisata secara umum memiliki prinsip 3A, yaitu aksesibilitas, amenitas, dan atraksi.

Dari ketiga hal tersebut, tambanya, harus diurai kembali apa saja komponen yang dapat menjadi daya tarik wisatawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu Komisi X DPR RI meminta masukan kepada para sivitas akademika dan para pemangku kepentingan pariwisata Bali yang lebih berpengalaman dalam konteks pengolahan wisata baik dari mancanegara maupun lokal.

“Apakah yang menjadi standar untuk menjadi kawasan daerah tujuan wisata apa saja yang diperlukan,” ujarnya. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Santri Nasional 2026, Santri MAN 1 Kota Malang Bagikan 200 Paket Sembako untuk Ojol

Hari Santri Nasional 2026, Santri MAN 1 Kota Malang Bagikan 200 Paket Sembako untuk Ojol

Puluhan santri dan santriwati Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan aksi nyata berbagi kepada masyarakat. 
Senyum Lebar Saat Lumat MU, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Viral di Italia

Senyum Lebar Saat Lumat MU, Bos Como 1907 Mirwan Suwarso Viral di Italia

Como 1907 memberikan kejutan dengan mengalahkan Manchester United dalam laga lanjutan Liga Champions 2026-2027 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpoludara Pondok Cabe, Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpoludara Pondok Cabe, Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Bharada Andika Rahmadani, resmi dijerat dengan pasal pembunuhan berencana oleh Polda Metro Jaya dalam kasus penembakan maut antaranggota kepolisian yang menewas
Sebastian Fundora Sesumbar Bisa KO Jaron Ennis dan Vergil Ortiz, Siap Rebut Gelar Tak Terbantahkan

Sebastian Fundora Sesumbar Bisa KO Jaron Ennis dan Vergil Ortiz, Siap Rebut Gelar Tak Terbantahkan

Sebastian Fundora sesumbar bahwa dirinya bisa membuat KO dua rivalnya yakni Jaron Ennis dan Vergil Ortiz usai meraih kemenangan dramatis atas Ermal Hadribeaj.
Kok Bisa Plastik Hitam Berbahaya untuk Bungkus Makanan? Begini Penjelasannya

Kok Bisa Plastik Hitam Berbahaya untuk Bungkus Makanan? Begini Penjelasannya

Plastik hitam berbahaya untuk bungkus makanan karena berpotensi mengandung bahan kimia dari limbah elektronik. Simak risiko kesehatan dan alternatif yang lebih aman.
Menko Bahlil Gertak Negara yang Tidak Hargai Indonesia: Kami Siap Stop Ekspor Energi

Menko Bahlil Gertak Negara yang Tidak Hargai Indonesia: Kami Siap Stop Ekspor Energi

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan peringatan ...

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Kasus Bharatu Valdo Ditembak Juniornya di Mako Polairud: Mengapa Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri?

Insiden memilukan yang menimpa Bharatu Valdo di lingkungan Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, kini memasuki babak krusial.
Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Video Orang Tua Kasar ke Dua Anak Balitanya di Lift saat Berada di Malaysia Viral, Diduga WNI

Media sosial X hingga Threads digegerkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan orang tua berlaku kasar ke dua anaknya di lift. Diduga mereka adalah turis asal Indonesia atau WNI.
Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Berkumpul di Ponpes Lirboyo, Puluhan Kiai Sepuh Berikan Dukungan Moral untuk Gus Yaqut

Puluhan kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Rabu (21/10), guna memberikan doa dan dukungan moral kepada eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 
Selengkapnya

Viral