GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tanggung-tanggung 'Sudutkan' KPK, DPR Beberkan Kehebatan Lembaga Antirasuah Dulu Pernah Tangkap Wakil Tuhan

Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekarang lemah, padahal masa kejayaan KPK dulu berani menangkap wakil Tuhan.
Selasa, 2 Juli 2024 - 05:02 WIB
Tak Tanggung 'Sudutkan' KPK, DPR Beberkan Kehebatan Lembaga Antirasuah Dulu Pernah Tangkap Wakil Tuhan
Sumber :
  • tim tvOne/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekarang lemah. Dia mengungkit masa-masa kejayaan KPK dulu yang berani menangkap wakil Tuhan.

Benny membeberkan KPK pada masa lalu sangat kuat, karena berani menangkap Hakim Agung bahkan para menteri yang terlibat kasus korupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“KPK mencatat dalam sejarah Hakim Agung pun, hakim agung ditangkap. Itu kerja KPK. Hakim Agung yang kita anggap suci, Hakim Agung yang kita anggap wakil Tuhan di dunia diterobosi oleh KPK,” kata Benny saat Rapat Komisi III DPR bersama Ketua KPK di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2024).

“Para menteri kabinet yang zaman Orde Baru dulu sangat dikagumi, dijunjung tinggi, tidak ada lagi kebanggaan jadi pembantu presiden. Menteri-menteri pun kena OTT (operasi tangkap tangan),” sambungnya.

Bahkan, dia menyebut lembaga antirasuah pada periode sebelumnya juga berani menangkap ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

“Hakim MK juga begitu, bahkan ketua MK dicekok KPK. Kena OTT. Luar biasa. Padahal hakim MK ini wakil Tuhan. Setelah generasi wakil Tuhan, ada dua lembaga yang punya wakil Tuhan, yaitu MA dan MK,” jelas Benny.

Namun, Benny menilai KPK periode sekarang tidak seperti dulu lagi. Dia pun menyinggung sejumlah permasalahan di internal KPK.

Mulai dari ketua KPK terdahulu Firli Bahuri yang terjerat kasus korupsi hingga konflik antara anggota Dewan Pengawas KPK dengan pimpinan KPK.

“Dulu ada pimpinan KPK yang dinyatakan melanggar kode etik. Lalu, dengan enak saja dia mengundurkan diri. Saya tanya Dewas (Dewan Pengawas) waktu itu, loh kenapa tidak diproses secara hukum, dia melakukan pelanggaran etik juga melakukan tindak pidana korupsi,” ujarnya.

“Kedua, ada anggota pimpinan KPK melapor anggota Dewas, ya. Ada di sini pimpinan KPK-nya, ada apa itu? Begitu rapuhkah KPK ini?” Tambah Benny.

Selain itu, Benny menyebut KPK sekarang terkesan menyembunyikan kasus korupsi ke publik. Padahal, prinsip kerja KPK adalah harus terbuka kepada publik.

“Apa penindakan yang dilakukan KPK selama ini? Tunjukkan itu. Kenapa disembunyikan? Sampaikan ada berapa tersangka, kasus apa, yang DPO berapa, siapa saja,” kata Benny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kenapa kita harus sembunyi, kenapa kita harus main ciluk ba? Salah satu prinsip kerja KPK adalah keterbukaan, buka. Malah KPK yang ngumpet-ngumpet kasusnya,” sambungnya.

Selain itu, dia menambahkan KPK juga harus menyampaikan hambatan selama mengungkap kasus korupsi ke publik. (saa/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wagub DKI Jakarta Sebut Warga Program Bedah Rumah akan Tinggal Sementara di Kontrakan

Wagub DKI Jakarta Sebut Warga Program Bedah Rumah akan Tinggal Sementara di Kontrakan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan warga yang rumahnya masuk dalam program Bedah Rumah akan tinggal sementara di kontrakan.
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Tipu Korban dengan alasan Pembersihan Rahim

Polisi menetapkan seorang pimpinan ponpes di Lombok Timur sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual. Sejauh ini, dua korban adalah mantan santriwatinya.
FIFA Series Masih Lama, tapi 2 Pemain Timnas Indonesia Ini sudah Dipastikan Absen

FIFA Series Masih Lama, tapi 2 Pemain Timnas Indonesia Ini sudah Dipastikan Absen

Timnas Indonesia dipastikan tampil tanpa dua pemain naturalisasi saat menghadapi FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ... -
Naluri Berdagang Menyelamatkan Pesmi Ermi dari Stres Pascabencana

Naluri Berdagang Menyelamatkan Pesmi Ermi dari Stres Pascabencana

Hampir tiga bulan lamanya bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Tanah Minangkabau. Duka dan kenangan kelam itu masih menyelimuti masyarakat, ter
Menkes Tunggu Pencairan Dana Rp529,3 Miliar untuk Perbaikan Faskes di Sumatra

Menkes Tunggu Pencairan Dana Rp529,3 Miliar untuk Perbaikan Faskes di Sumatra

Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap saat ini masih menunggu suntikan anggaran jumbo Rp529,3 miliar untuk perbaikan fasilitas kesehatan di lokasi bencana Sumatra.
Lando Norris Terang-terangan Akui McLaren Masih Tertinggal dari Para Rival Usai Jalani Tes Pramusim F1 2026 

Lando Norris Terang-terangan Akui McLaren Masih Tertinggal dari Para Rival Usai Jalani Tes Pramusim F1 2026 

Lando Norris blak-blakan menilai jika McLaren belum cukup kompetitif. Pengakuan itu muncul usai tiga hari tes pramusim F1 2026 yang berlangsung di Bahrain.

Trending

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT