News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Praperadilan Pegi, Polda Jabar Disentil Susno Duadji: Apakah Ini Strategi buat Gugurkan?

Sidang praperadilan Pegi Setiawan sempat mengalami penundaan, dan hal itu menuai banyak kritikan, salah satunya oleh mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji.
Selasa, 2 Juli 2024 - 09:14 WIB
Sebelum Praperadilan Pegi, Polda Jabar Disentil Susno Duadji.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang praperadilan Pegi Setiawan sempat mengalami penundaan, dan hal itu menuai banyak kritikan dari beberapa kalangan, salah satunya oleh mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji.

Komjen. Pol. (Purn) Susno Duadji sebagai Mantan Kabareskrim Polri, memberikan kritik keras ke Polda Jabar lantaran tidak hadir di sidang Praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya juga, Mantan Kabareskrim tahun 2008-2009 ini sudah mengikuti kasus pembunuhan Vina dan sering berkomentar atas lambannya penanganan kasus ini.

Kasus pembunuhan Vina
Susno Duadji ikut menyoroti soal kasus pembunuhan Vina Cirebon. 

Di mana komentarnya khususnya ditujukan untuk perkembangan kasus Vina Cirebon yang telah sampai pada tahap Praperadilan Pegi Setiawan, yang ditetapkan sebagai tersangka utama.

Sebagai informasi, gugatan praperadilan ini diajukan oleh pihak Pegi Setiawan karena Polda Jabar dianggap salah menangkap pelaku kasus Vina Cirebon.

Pasalnya, terdapat sejumlah kesaksian yang menyebutkan bahwa pada Agustus 2016, saat terjadi tragedi pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan tengah berada di Bandung untuk bekerja sebagai kuli bangunan. 

Oleh karena itu, sidang praperadilan ini akan digelar agar masing-masing pihak, baik itu pihak Pegi Setiawan maupun pihak Polda Jabar dapat sama-sama membuktikan kebenarannya.

Namun, sidang praperadilan yang harusnya digelar pada Senin, 24 Juni 2024 di Pengadilan Negeri (PN) Bandung ini harus ditunda hingga 1 Juli 2024 mendatang, karena pihak termohon, Polda Jabar tidak hadir. 

Sontak saja, ketidakhadiran Polda Jabar ini juga menuai komentar dari Susno Duadji.

Dia katakan, bahwa ia tak heran dengan tindakan yang dilakukan oleh Polda Jabar itu. Menurutnya, bukan hanya Polri saja yang biasa tak menghadiri sidang perdana, tetapi juga instansi lain dalam pemerintahan. 

Pada awalnya, Susno Duadji mengungkapkan bahwa ketidakhadiran Polda Jabar ini bisa saja berupa strategi untuk menggugurkan praperadilan.

Namun, hal tersebut tentu hanya dugaannya saja. Susno Duadji memastikan bahwa ketidakhadiran Polda Jabar dalam sidang tersebut dapat menurunkan marwah instansi kepolisian.

Selain itu, Susno Duadji juga menegaskan kepada masyarakat agar jangan sampai ada dugaan bahwa Polda Jabar ingin mengundur waktu agar perkara gugatan tersebut bisa gugur. 

Pasalnya, kasus Vina Cirebon ini sudah mampu menyedot atensi publik dan menjadi perhatian hampir seluruh rakyat Indonesia.

"Jangan ada dugaan negatif mengundur waktu bahwa Polri ingin menang karena perkara itu gugur, tidak mungkin," kata Susno Duadji seperti yang dikutip di akun YouTube SINDOnews pada Sabtu (29/6/2024) 

"Kenapa? Perkara ini sudah sedemikian terbuka, seluruh rakyat Indonesia, seluruh pengamat, menunjukkan perhatiannya kepada perkara Pegi," katanya. 

Susno Duadji pun mengatakan bahwa Polda Jabar tidak akan berani melakukan hal tersebut dalam penanganan kasus Vina Cirebon ini.  

Kasus pembunuhan Vina Cirebon
Susno Duadji soal sidang Praperadilan Pegi Setiawan. 

Lebih lanjut, Susno Duadji menegaskan bahwa jika Polda Jabar memang berniat demikian, maka Polda Jabar akan menjadi polisi yang picik karena tak mampu membaca situasi.

"Mana mungkin mau main kejar-kejar waktu, tidak mungkin, tidak akan berani, dan tidak akan sempat," ungkap Susno.

"Kalau memang ada di tubuh Polri, entah di level apa yang berpikiran seperti itu, berarti dia picik, dia tidak membaca situasi," tegasnya lagi. 

Meski demikian, Susno Duadji sangat berharap agar Polda Jabar mampu membuktikan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan dalam hal penangkapan Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon ini.

Susno Duadji menekankan agar Polda Jabar tak hanya menghadirkan saksi saja di persidangan tersebut, tetapi juga alat bukti fisik seperti sidik jari, CCTV, dan juga bukti-bukti lainnya.

Untuk diketahui, sidang praperadilan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon tahun 2024 akhirnya resmi digelar usai pemohon dan termohon yakni Polda Jawa Barat (Jabar) hadir di ruang sidang.

Sidang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dipimpin oleh hakim tunggal yakni Eman Sulaeman.  

Dalam persidangan berikutnya, hakim Eman Sulaeman menjadwalkan jawaban dari Polda Jabar atas gugatan praperadilan Pegi Setiawan untuk disampaikan pada Selasa (2/7/2024). 

"Untuk jawaban termohon besok tanggal 2 ya. Untuk replik jam 1 siang. Untuk duplik setelah ashar. Biar adil ya, seperti itu, catat ya," kata Eman Sulaeman saat memimpin sidang praperadilan Pegi Setiawan.

Selanjutnya, bukti dari pihak Polda Jabar dijadwalkan untuk disampaikan pada Kamis (4/7/2024). 

Untuk bukti dari termohon tanggal 4, hari Kamis," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hakim tunggal, Eman Sulaeman menyampaikan jadwal kesimpulan dan putusan telah dijadwalkan hingga Senin pekan depan. 

"Hari Jumat tanggal 5 adalah kesimpulan. Hari Senin adalah putusan. Biar saya Sabtu Minggu ada waktu untuk menyusun putusan," bebernya. (lgn/aag/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru di Pondok Pesantren Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Terhadap Belasan Santriwati

Guru di Pondok Pesantren Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Terhadap Belasan Santriwati

Pihak kepolisian juga sedang mendalami dugaan keterlibatan tiga orang lainnya, yang mana salah satu di antaranya petugas keamanan di pondok pesantren (ponpes).
Orang Jepang Terkagum-kagum dengan Jasa Sol Sepatu dan Permak di Indonesia: Kalau ke Negeri Sakura Dapat Penghasilan Besar

Orang Jepang Terkagum-kagum dengan Jasa Sol Sepatu dan Permak di Indonesia: Kalau ke Negeri Sakura Dapat Penghasilan Besar

Seorang netizen asal Jepang di media sosial X mengungkapkan rasa kagumnya yang mendalam terhadap keberadaan jasa sol sepatu dan permak pakaian di Indonesia.
Karhutla Bayangi F1 Singapura, Indonesia Gaspol Kerahkan Polhut hingga Water Bombing

Karhutla Bayangi F1 Singapura, Indonesia Gaspol Kerahkan Polhut hingga Water Bombing

Gelaran balap mobil Formula 1 (F1) Singapura yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 dibayangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Indonesia.
Hasil Latihan F1 GP Singapura 2026: Bawa Mercedes jadi yang Tercepat, Marina Bay Kembali Dikuasai George Russell

Hasil Latihan F1 GP Singapura 2026: Bawa Mercedes jadi yang Tercepat, Marina Bay Kembali Dikuasai George Russell

Hasil Latihan F1 GP Singapura 2026 dimana pembalap Mercedes, George Russell, kembali menunjukan dominasinya di Sirkuit Marina Bay.
Kata Addie MS soal Orkestra Indonesia Viral Aransemen Anthem Premier League dengan Sentuhan Musik Nusantara

Kata Addie MS soal Orkestra Indonesia Viral Aransemen Anthem Premier League dengan Sentuhan Musik Nusantara

Konduktor musik orkestra ternama, Addie MS bangga komunitas asal Jakarta, Harmonia Jakarta viral aransemen ulang Anthem Premier League (Liga Inggris) 2026/2027.
Rekomendasi 4 Drakor Bertema Dunia Kerja, Kisahnya Relate dengan Kehidupan Kantoran

Rekomendasi 4 Drakor Bertema Dunia Kerja, Kisahnya Relate dengan Kehidupan Kantoran

Rekomendasi 4 drakor bertema dunia kerja, mulai dari kisah cinta di kantor hingga strategi bisnis dan konflik jabatan yang relate dengan kehidupan kantoran.

Trending

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Selengkapnya

Viral