News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua DPRD Rembang yang Hilang saat Ibadah Haji Ternyata Ditahan Otoritas Arab Saudi, Ini Kata Pansus DPR

Ketua DPRD Rembang Supadi ternyata ditahan oleh Otoritas Arab Saudi karena diduga melanggar keimigrasian, lantaran menggunakan visa ziarah untuk berangkat haji.
Jumat, 12 Juli 2024 - 16:04 WIB
Ketua DPRD Rembang, Supadi, yang sempat hilang kontak saat ibadah haji.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPRD Rembang sekaligus Politikus PPP, Supadi, yang hilang kontak saat ibadah haji akhirnya menemukan titik terang.

Supadi ternyata ditahan oleh Otoritas Arab Saudi karena melanggar keimigrasian, lantaran menggunakan visa ziarah untuk berangkat haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal ini, anggota Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji DPR RI, Achmad Baidowi, mengatakan pihaknya akan membahas masalah tersebut ke dalam rapat Pansus.

“Ya salah satunya kita juga membahas persoalan ini nanti ketika rapat panitia angket,” kata Awiek sapaan akrabnya saat dihubungi tvOnenews.com, Jumat (12/7/2024).


Foto: Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek. (Syifa/tvonenews.com)

Kendati begitu, dia tidak mengungkapkan kapan rapat Pansus Angket Haji dilaksanakan. 

“Sampai sekarang kan rapat panitia angket kan belum,” katanya.

Awiek yang juga Ketua DPP PPP menambahkan internal partainya belum bisa mengambil keputusan terkait tindakan Supadi. Kata dia, partainya akan melihat lebih dahulu latar belakang yang membuat Supadi menggunakan visa ziarah untuk ibadah haji.

“Ya kita lihat masalahnya apakah dia ada unsur kesengajaan atau ketidaktahuan atau seperti apa, kan perlu dilihat,” jelas Awiek.

Kronologi Ketua DPRD Rembang Hilang saat Ibadah Haji

Supadi dinyatakan tidak bisa dihubungi oleh pihak keluarga maupun koleganya usai melaksanakan ibadah haji. Sekretaris DPRD Rembang, Nur Purnomo Mukdi Widodo, mengatakan Supadi mengajukan cuti ibadah haji mulai 31 Mei hingga 25 Juni.

“Untuk ketua DPRD Rembang pengajuan cuti tanggal 31 Mei sampai dengan 25 Juni 2024, kita melewati sistem aplikasi yang ada di Kementerian Dalam Negeri kita mengurus ijin untuk keluar negeri dengan alasan penting,” kata Purnomo, Selasa (9/7/2024).

Dia mengungkapkan Supadi sudah dua pekan mangkir dari tugasnya di Kantor DPRD Rembang terhitung sejak masa cutinya habis.

“Terakhir telpon kami terkait dengan koordinasi pekerjaan itu tanggal 5 Juni. Setelah itu mulai tanggal 9 Juni Hpnya tidak aktif dan tidak bisa dihubungi sampai dengan sekarang,” jelas Purnomo.

Sekretariat DPRD Rembang juga sudah melaporkan peristiwa ini ke Pemprov Jateng dan mengkonfirmasi ke Kementerian Agama maupun KBRI di Arab Saudi. Namun, hingga saat ini belum ada kabar terkait Supadi.

Dari informasi sementara kantor Kemenag Rembang, keberangkatan Supadi tahun ini tidak terdaftar sebagai jamaah haji reguler 2024 asal Kabupaten Rembang.

Supadi juga bukan termasuk bagian petugas kloter atau Petugas Haji Daerah (PHD) yang ada di Kemenag.

Wakil ketua DPRD Rembang M. Bisri Cholil Laqouf mengungkapkan dari hasil pertemuannya dengan Kementerian Luar Negeri dan KJRI Jeddah, diperoleh informasi bahwa Supadi ditahan oleh otoritas Arab Saudi karena melanggar keimigrasian. Dia terjaring razia saat berada di tempat temannya.

"Awal mulanya tanggal 3 Juni beliau mengontak saya bilang minta doa dan pangestu mau berangkat ke Arab Saudi untuk pergi haji. Setelah itu tanggal 5 atau 6 Juni saya hubungi lagi beliau, ingin tahu keberadaannya sudah berangkat atau belum, sudah sampai sana atau belum, ternyata sudah tidak dapat dikontak," kata Bisri, Rabu (10/7/2024). 

"Saya telepon hanya memanggil, telepon biasa juga nggak bisa. Ternyata infonya tanggal 9 Juni beliau kena razia. Sampai saat ini tidak bisa dihubungi. Semoga baik baik saja," lanjutnya.

Supadi diduga berangkat haji menggunakan visa ziarah. Padahal, jemaah haji harus memakai visa haji sesuai aturan keimigrasian.

"Disinyalir visa ziarah dan itu di Arab Saudi memang tanggal 23 Mei itu sudah ditutup untuk ziarah. Persiapan untuk haji hanya untuk visa visa haji saja," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bisri menambahkan saat ini Supadi sudah menjalani sidang pertama. Kemudian sidang kedua digelar pada 11 Juli.

Saat terjaring razia, sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya gelang haji, visa wisata, printer, handphone, dan beberapa uang tunai. (saa/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral