News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perusahaan Langgar PPKM Darurat: Lapor ke Polisi, Ini Nomornya

Kepolisian akan menegakkan hukum jika ada pelanggaran selama PPKM Darurat.
Kamis, 8 Juli 2021 - 16:12 WIB
Polisi Minta Pekerja Laporkan Perusahaan yang Membandel Saat PPKM Darurat
Sumber :
  • Rizky Darmansyah

Jakarta - Polda Metro Jaya menegaskan akan mengambil tindakan hukum jika ada pelanggaran aturan PPKM Darurat. Masyarakat luas juga bisa melaporkan adanya pelanggaran yang dilakukan perusahaan atau kantor sektor non-esensial dan non-kritikal yang masih menerapkan bekerja dari kantor (Work From Office) pada masa PPKM Darurat. Padahal menurut aturan,  perusahaan sektor non-esensial dan non-kritikal harus menerapkan kerja dari rumah (Work From Home).

"Jika masyarakat melihat atau menemukan adanya kantor atau perusahaan non-esensial dan non-kritikal yang masih memberlakukan WFO (Work From Office) atau restoran tetap makan di tempat (dine-in) bisa melapor melalui WA ke  081280665486 atau Hotline Layanan Polisi 110," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Jakarta, Kamis (8/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi ini disampaikan menyusul langkah Polda Metro Jaya yang kini menyidik 21 perusahaan yang diduga melanggar aturan PPKM Darurat.

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, pihak kepolisian akan menegakkan hukum jika ada pelanggaran selama PPKM Darurat.

"Kalau Kepolisian atau Satgas Gakkum ada ancamannya satu tahun penjara dan denda 100 juta rupiah berdasarkan pasal 14 UU No 4 tahun 84 Tentang Wabah Penyakit Menular," ujar Yusri.

Menurut Yusri, selain UU Tentang Wabah Penyakit Menular, Kepolisian juga bisa menggunakan pasal KUHP.

Sementara Satgas Operasi Yustisi menggunakan dasar Peraturan Gubernur dan Peraturan Daerah.

" Yang dikedepankan Pemerintah Daerah, Satpol PP, Dinas Tenaga Kerja. Sanksinya teguran tertulis, kegiatan sosial, denda, penyegelan sementara sampai pencabutan izin oleh Pemda," tutur Yusri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yusri menjelaskan, dari evaluasi PPKM Darurat ada 72 titik penyekatan dan pengendalian mobilitas masyarakat di wilayah hukum DKI Jakarta, tetapi sifatnya tidak tetap karena melihat situasi. Jika warga patuh, titik penyekatan akan dipindah. Sementara petugas akan ditambah jika terjadi kerumunan.

"Silakan laporkan, kami akan tindak lanjuti," kata Yusri. (rizky/alf/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cedera atau Sanksi, Ini Alasan Ryo Matsumura dan Allan Cardoso Absen Bela Bhayangkara FC saat Hadapi Persija

Bukan Cedera atau Sanksi, Ini Alasan Ryo Matsumura dan Allan Cardoso Absen Bela Bhayangkara FC saat Hadapi Persija

Bhayangkara tanpa Ryo Matsumura dan Allan Cardoso saat lawan Persija karena klausul kontrak. Absennya dua pilar ini bisa berdampak pada laga penting.
Periksa Pengusaha Rokok, KPK Dalami Soal Temuan Uang Rp5 Miliar di Safe House Ciputat

Periksa Pengusaha Rokok, KPK Dalami Soal Temuan Uang Rp5 Miliar di Safe House Ciputat

KPK memeriksa pengusaha rokok asal Jawa Timur, Martinus Suparman, Rabu (1/4/2026). Salah satu materi pemeriksaan yakni mendalami soal temuan uang di safe house.
Tadinya Selalu Bantah, Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Terdiam usai Dedi Mulyadi Buktikan Sekolah Sudah Kumuh

Tadinya Selalu Bantah, Kepala Sekolah SMAN 2 Subang Terdiam usai Dedi Mulyadi Buktikan Sekolah Sudah Kumuh

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) menunjukkan sejumlah lingkungan yang kotor di area sekolah. Hal ini membuat Kepsek SMAN 2 Subang diam membisu.
Sampah di Jakarta Menumpuk Hampir Dua Pekan, Pramono Ungkap Fakta di Baliknya

Sampah di Jakarta Menumpuk Hampir Dua Pekan, Pramono Ungkap Fakta di Baliknya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan di balik penumpukan sampah selama dua pekan terakhir di Jakarta. Ternyata ada masalah di Bantar Gebang.
Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Main di Kandang tapi Tumbang, Performa Tim Jadi Sorotan

Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Main di Kandang tapi Tumbang, Performa Tim Jadi Sorotan

Media Vietnam heran dengan Timnas Indonesia, bermain di kandang tapi tumbang dari Bulgaria performa tim jadi sorotan utama.
Sempat Telat Gabung Latihan, Ternyata Ajax Amsterdam Berperan Besar Selamatkan Maarten Paes dari Polemik Paspoortgate

Sempat Telat Gabung Latihan, Ternyata Ajax Amsterdam Berperan Besar Selamatkan Maarten Paes dari Polemik Paspoortgate

Peran Ajax Amsterdam jadi kunci selamatkan Maarten Paes dari skandal paspoortgate. Sempat telat latihan, kini kiper Timnas Indonesia justru aman.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Selengkapnya

Viral