News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iptu Rudiana Ketar-ketir, Tak Cuma Dilaporkan atas Kesaksian Palsu Tapi Para Terpidana Kasus Vina Juga Laporkan Dugaan Penyiksaan

Iptu Rudiana ayah Eky kini sudah resmi dilaporkan atas dua dugaan kasus yaitu kesaksian palsu dan penyiksaan yang dilayangkan oleh para terpidana kasus Vina.
Jumat, 19 Juli 2024 - 10:41 WIB
Iptu Rudiana Ketar-ketir, Tak Cuma Dilaporkan atas Kesaksian Palsu Tapi Para Terpidana Kasus Vina Juga Laporkan Dugaan Penyiksaan
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Iptu Rudiana dilaporkan atas dua dugaan kasus yakni kesaksian palsu dan penyiksaan terhadap para terpidana kasus Vina.

Diketahui, Iptu Rudiana adalah pihak yang melaporkan para terpidana kasus Vina atas pembunuhan terhadap dua remaja di tahun 2016 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, para terpidana kasus Vina bersikeras tidak melakukan pembunuhan dan menganggap keterangan serta laporan dari Iptu Rudiana adalah kesaksian palsu.

Adapun di dalam putusan sidang kasus Vina tahun 2016, dituliskan bahwa Iptu Rudiana mendapatkan informasi soal para terpidana dari dua saksi bernama Aep dan Dede.

Pihak terpidana kasus Vina juga telah melaporkan Aep dan Dede beserta Iptu Rudiana terkait dugaan kesaksian palsu yang diberikan tahun 2016 lalu.

Namun, baik Iptu Rudiana, Aep, dan Dede kini menghilang dan tidak diketahui kabarnya semenjak kasus Vina viral lagi.

Meski demikian, kuasa hukum terpidana kasus Vina, Wiwi Maryanti mengatakan pihaknya sudah melayangkan laporan ke Bareskrim Polri terkait dugaan kekerasan yang dilakukan Iptu Rudiana.

"Nah, untuk dilaporkannya mereka (para terpidana) menyatakan bagaimana waktu mereka ditangkap, mereka disiksa," kata Wiwi, ditemui wartawan, dikutip Jumat (19/7/2024).

Wiwi mengatakan, kepada pihak kuasa hukum para terpidana sudah mengatakan semua kejadian yang mereka alami saat penangkapan tahun 2016 lalu.

Berbagai bentuk intimidasi dan penyiksaan dilakukan polisi termasuk Iptu Rudiana kepada mereka agar mengaku menjadi pelaku pembunuhan Vina.

"Langsung ke Mabes, Bareskrim. Jadi kita melaporkan Rudiana karena memang pernyataan dari anak-anak, karena anak-anak kan tidak bisa melapor langsung. Jadi diwakili. Mereka juga sudah bercerita semuanya," kata dia menambahkan.

Foto para terpidana kasus Vina yang babak belur saat penyidikan
(Foto para terpidana kasus Vina yang babak belur saat penyidikan)

Dijelaskan Wiwi, para terpidana mengalami masa yang tidak menyenangkan saat pertama kali penyidik menanyai mereka.

Iptu Rudiana juga menjadi salah satu pihak yang menyebabkan para terpidana merasa ketakutan.

Penyiksaan yang dilakukan kepada para terpidana tahun 2016 lalu bahkan membuat mereka dalam kondisi babak belur.

Sementara itu sebelumnya, salah satu pengacara terpidana kasus Vina, Roely Panggabean menjelaskan para terpidana sempat diinjak-injak oleh penyidik.

Ada juga yang dipaksa minum air kencing entah apa maksud tujuannya.

"Ada juga yang bilang terpidana ini disuruh minum air kencing segala," kata Roely.

Adapun deretan penyiksaan yang dilakukan penyidik termasuk Iptu Rudiana ini agar para terpidana mau mengaku sebagai pembunuh Vina dan Eky.

Padahal berdasarkan mereka, pada malam kejadian para pemuda tersebut berada di tempat lain, bukan TKP.

Mereka mengatakan pada 27 Agustus 2024 lalu berada di rumah Ketua RT Abdul Pasren hingga pagi hari.

Meski demikian, pengakuan para terpidana ini dibantah oleh Pasren yang mengatakan tidak pernah ada yang menginap di rumahnya.

Keterangan dari Pasten itulah yang menjadi salah satu alasan para terpidana kini dipenjara.

Mantan terpidana Saka Tatal
(Mantan terpidana Saka Tatal)

Sementara itu, para terpidana juga akan mengajukan peninjauan kembali (PK) untuk membuktikan mereka tidak bersalah dalam kasus Vina.

Berbagai bukti saat ini sedang disiapkan oleh tim kuasa hukum.

Termasuk juga beberapa argumen yang menyoroti keanehan putusan sidang kasus Vina dan Eky pada tahun 2016 lalu.

Salah satu terpidana yang sudah bebas, Saka Tatal juga sudah mengajukan PK dan dijadwalkan digelar pada 24 Juli 2024.

Saka Tatal bebas lebih dulu karena pada tahun 2016 usianya masih di bawah umur. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wujud Keberhasilan Swasembada Pangan dan Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari

Wujud Keberhasilan Swasembada Pangan dan Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari

Dewan Komisaris Pertamina melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Bali, pada Sabtu (30/5) untuk meninjau langsung keberhasilan program Desa Energi Berdikari (DEB) "Uma Palak Lestari".
Wujud Keberhasilan Swasembada Pangan dan Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari

Wujud Keberhasilan Swasembada Pangan dan Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari

Dewan Komisaris Pertamina melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Bali, pada Sabtu (30/5) untuk meninjau langsung keberhasilan program Desa Energi Berdikari (DEB) "Uma Palak Lestari".
Diduga Disebut 'Cong' oleh Sarwendah, Ruben Onsu Langsung Ungkit Masa Lalunya: Dulu Kuangkat dari Tumpukan Lumpur

Diduga Disebut 'Cong' oleh Sarwendah, Ruben Onsu Langsung Ungkit Masa Lalunya: Dulu Kuangkat dari Tumpukan Lumpur

Ruben Onsu merasa bangga dengan masa lalunya telah mengangkat seseorang dari lumpur. Ia menulis hal itu usai diduga disindir mantan istrinya, Sarwendah Tan.
KOVO Buka Suara usai Megawati Hangestri Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Korea Selatan

KOVO Buka Suara usai Megawati Hangestri Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Korea Selatan

Timnas Voli Putri Indonesia dipastikan tidak akan diperkuat Megawati Hangestri dalam agenda uji coba melawan Korea Selatan tahun ini.
Muncul Curhatan Ruben Onsu yang Merindukan Anak-anaknya, Artis Mualaf itu Kangen Momen Hangat ini

Muncul Curhatan Ruben Onsu yang Merindukan Anak-anaknya, Artis Mualaf itu Kangen Momen Hangat ini

Di tengah isu Sarwendah berselisih dengan mantan suaminya soal anak. Muncul curhatan Ruben Onsu yang merindukan anak-anaknya.
5 Jenderal Lapangan Tengah Paling Mematikan yang Siap Mengguncang Grup D Piala Dunia 2026

5 Jenderal Lapangan Tengah Paling Mematikan yang Siap Mengguncang Grup D Piala Dunia 2026

Persaingan di Grup D Piala Dunia 2026 dipastikan bakal membara. Grup yang dihuni oleh Amerika Serikat (AS), Paraguay, Australia, dan Turki ini tidak hanya menyajikan duel antarnegara, tetapi juga adu taktik para jenderal lapangan tengah.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Presiden RI Prabowo Subianto bercerita saat dirinya mendapat laporan adanya dugaan penyelewengan di lembaga Badan Gizi Nasional (BGN)
Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengingatkan kepada pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap menjaga integritas.
Hasil Survei Poltracking Terbaru Tunjukan 72,2 Persen Masyarakat Indonesia Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Hasil Survei Poltracking Terbaru Tunjukan 72,2 Persen Masyarakat Indonesia Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Kamis (4/6/2026). 
Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jelang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday 2026, Elkan Baggott justru mendapat kabar kurang mengenakkan dari Inggris soal nasibnya di klub.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Selengkapnya

Viral