News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Mark Up Impor Beras Rugikan Negara Rp8,5 Triliun, DPR RI Minta Aparat Penegak Hukum Gerak Cepat

DPR RI meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat apabila dugaan penggelembungan harga atau mark up impor beras yang menyeret pimpinan Bapanas dan Bulog
Minggu, 21 Juli 2024 - 17:57 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Santoso
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - DPR RI meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat apabila dugaan penggelembungan harga atau mark up impor beras yang menyeret pimpinan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog.

Hal itu disampaikan langsung oleh Anggota Komisi III DPR RI Santoso dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Minggu (21/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita berharap KPK dapat membongkar kasus mark up impor beras ini sebagai kotak pandora agar terbongkar. Kenapa selama ini harga beras harganya semakin melambung tinggi? Karena memang adanya mark up impor beras ini,” kata Santoso. 

Menurutnya, tindakan cepat aparat penegak hukum diperlukan karena mark up impor beras tersebut diduga menimbulkan kerugian senilai Rp8,5 triliun. 

Ia berharap, apabila terbukti, pelaku dapat dihukum berat.

“Perilaku lancung (tidak jujur, red.) oknum yang menyengsarakan rakyat harus dihukum seberat-beratnya. Mengingat dengan mahalnya harga beras bukan hanya membuat rakyat mengurangi jatah makannya tapi juga menimbulkan dampak sosial yang lebih banyak,” beber Santoso.

Santoso mengatakan, mark up impor beras juga memicu kenaikan harga komoditas lain yang akan mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat.

“Harga beras naik berdampak pada naiknya harga komoditas lainnya yang mengakibatkan daya beli rakyat menurun,” kata Santoso.

Sebelumnya, Studi Demokrasi Rakyat (SDR) melaporkan Perum Bulog dan Bapanas kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/7), atas dugaan penggelembungan harga beras impor dari Vietnam.

Terkait dugaan hal itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan bahwa pihaknya menghormati adanya aduan kepada KPK mengenai dugaan mark up harga terkait impor 2,2 juta ton beras.

Ketut memastikan Bapanas dalam menjalankan tugas dan fungsinya senantiasa mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional.

Sementara itu, Perum Bulog mengklaim telah menjadi korban tuduhan dugaan mark up harga terkait impor beras tersebut. 

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Arwakhudin Widiarso mengatakan laporan itu membentuk opini buruk di masyarakat terkait perusahaannya tersebut.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebanyak 33 dari 69 Daycare yang di Kota Yogyakarta Belum Kantongi Izin Operasional

Sebanyak 33 dari 69 Daycare yang di Kota Yogyakarta Belum Kantongi Izin Operasional

Pengawasan terhadap layanan penitipan anak di Kota Yogyakarta belakangan terakhir ini menjadi perhatian serius.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Pedagang di Ciwidey-Pangalengan Berhenti Jual Kopi Saset: Ingin Bangun Daya Ingat Wisatawan, Rasa Kopi Kabupaten Bandung Berbeda

Alasan Dedi Mulyadi Minta Pedagang di Ciwidey-Pangalengan Berhenti Jual Kopi Saset: Ingin Bangun Daya Ingat Wisatawan, Rasa Kopi Kabupaten Bandung Berbeda

Ternyata ada alasan tersendiri di balik pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meminta pedagang di Ciwidey-Pangalengan berhenti menjual kopi saset.
Top 5: Kronologi KAJJ Tabrak KRL, Jeritan Penumpang KA Argo Bromo, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA, hingga Kabar Zico Soree

Top 5: Kronologi KAJJ Tabrak KRL, Jeritan Penumpang KA Argo Bromo, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA, hingga Kabar Zico Soree

Berikut rangkuman lima berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari tabrakan KAJJ dengan KRL hingga kabar dari Timnas Indonesia.
Harga Emas Hari Ini Bergejolak! Antam Ngegas Saat UBS dan Galeri24 Kompak Ambruk

Harga Emas Hari Ini Bergejolak! Antam Ngegas Saat UBS dan Galeri24 Kompak Ambruk

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian pada Kamis 29 April 2026:
Atlet Panjat Tebing Antasyafi Robby Al Hilmi Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Atlet Panjat Tebing Antasyafi Robby Al Hilmi Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, sukses mempersembahkan medali pertama untuk skuad Merah Putih di Asian Beach Games 2026.

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Dinamika Timnas Indonesia kembali jadi perbincangan panas. Mulai dari pemain yang tersisih, keputusan pelatih tuai kritik, hingga kabar mengejutkan dari FIFA.
Selengkapnya

Viral