GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Modus Pegawai KPK Gadungan Peras ASN di Bogor, Menakut-nakuti Korbannya Pakai Surat Pemanggilan

Kepolisian Resor Bogor akhirnya mengungkap modus yang digunakan pegawai KPK gadungan berinisial YS saat memeras korbannya, yakni para ASN di Pemkab Bogor, Jawa Barat.
Jumat, 26 Juli 2024 - 22:55 WIB
Pegawai KPK gadungan berinisial YS
Sumber :
  • M. Fikri Setiawan-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Resor Bogor akhirnya mengungkap modus yang digunakan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan berinisial YS saat memeras korbannya, yakni para aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat.

Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Rio Wahyu Anggoro mengatakan YS menakut-nakuti korbannya dengan surat digital melalui telepon selulernya berisi informasi pemanggilan dari institusi KPK atas kasus-kasus tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Modus operandi yang dilakukan oleh yang bersangkutan adalah dengan cara menunjukkan foto di mana ada surat panggilan terhadap para saksi yang menimbulkan ketakutan dari para saksi yang menjadi korban," kata Rio, Jumat (26/7/2024).

Menurut dia, Polres Bogor hingga kini masih mendalami kasus tersebut termasuk mencari tahu keterlibatan pihak-pihak lain dalam aksi YS.

"Akan kami laksanakan penyidikan hingga tuntas dan kami akan mencari kebenaran sejelas-jelasnya agar seluruh masyarakat Kabupaten Bogor khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor bisa menjalankan tugas dengan baik," ujarnya.

tvonenews

Dia menjelaskan tersangka YS ini memeras ASN Pemerintah Kabupaten Bogor hingga Rp700 juta.

"Korban mengalami kerugian sebesar Rp700 juta dengan tiga kali penyerahan," ungkapnya.

Peristiwa pemerasan itu menimpa beberapa ASN dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Bogor.

Rio menjelaskan uang senilai Rp700 juta itu diserahkan para korban kepada YS sebanyak tiga kali sejak tahun 2023. Pada bulan Januari 2023 diserahkan Rp350 juta di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Pada April 2024 korban kembali menyerahkan uang Rp50 juta di wilayah Cibinong dan pada 3 April 2024 korban kembali menyerahkan uang sebesar Rp300 juta kepada YS di rest area Gunung Putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari peristiwa pemerasan terhadap ASN Pemkab Bogor ini, polisi menyita uang tunai senilai Rp300 juta, dua unit mobil mewah milik tersangka jenis Porsche warna putih bernomor polisi B 1556 XD dan Toyota Alphard putih bernomor polisi F 1398 CE, dua unit telepon seluler serta dua buku tabungan BCA.

Tersangka YS yang berprofesi sebagai kontraktor ini terancam dijerat Pasal 368 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 6 Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Satu Nama Resmi Dicoret Nova Arianto

Daftar 6 Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026, Satu Nama Resmi Dicoret Nova Arianto

Nova Arianto membawa enam pemain diaspora ke Piala AFF U-19 2026, setelah mencoret Igor Sanders karena kondisi belum siap jelang laga pembuka di Medan nanti.
Bos McLaren Ungkap Penyebab Sebenarnya Lando Norris Gagal Finis saat Balapan Utama F1 GP Kanada, Ternyata Gara-gara...

Bos McLaren Ungkap Penyebab Sebenarnya Lando Norris Gagal Finis saat Balapan Utama F1 GP Kanada, Ternyata Gara-gara...

Kepala tim McLaren, Andrea Stella mengungkap penyebab utama gagalnya Lando Norris finis pada gelaran F1 GP Kanada yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.
Enzo Fernandez Minta Tinggalkan Chelsea, Real Madrid Siap Jadi Tujuan tapi Harganya Bikin Melongo

Enzo Fernandez Minta Tinggalkan Chelsea, Real Madrid Siap Jadi Tujuan tapi Harganya Bikin Melongo

Enzo Fernandez dikabarkan ingin meninggalkan Chelsea, sementara Real Madrid jadi tujuan favorit dan The Blues memasang harga fantastis senilai 120 juta pound.
Libur Idul Adha, Tol Medan-Binjai Maksimalkan Layanan Lalu Lintas dan Rest Area

Libur Idul Adha, Tol Medan-Binjai Maksimalkan Layanan Lalu Lintas dan Rest Area

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026), PT Medan Binjai Toll (MBT) bersama PT Hakaaston (HKA) memaksimalkan layanan lalu lintas serta fasilitas rest area Kilometer 10 Jalan Tol Medan-Binjai guna mendukung kelancaran arus kendaraan selama libur panjang.
Mengenang Sosok Bagas Amar Hakiki, Mahasiswa UGM yang Dikenal Aktif dan Kreatif di Lingkungan Kampus

Mengenang Sosok Bagas Amar Hakiki, Mahasiswa UGM yang Dikenal Aktif dan Kreatif di Lingkungan Kampus

Sosok Bagas Amar Hakiki, mahasiswa Sastra Prancis UGM yang aktif di Unit Fotografi UGM dan pernah magang di tvOnenews Yogyakarta.
Wamenlu RI Bunyi Alarm Krisis Air Dunia, Sebut 2030 Jadi Penentu Masa Depan Kemanusiaan

Wamenlu RI Bunyi Alarm Krisis Air Dunia, Sebut 2030 Jadi Penentu Masa Depan Kemanusiaan

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir memperingatkan dunia soal krisis air global dan menyebut target SDGs 2030 sebagai ujian kemanusiaan.

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Selengkapnya

Viral