News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Ungkap Judi Online Jadi Faktor Kasus TPPO Melonjak di Indonesia, Waduh

Pemerintah menyebut kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) meningkat gara-gara salah satu faktornya praktik judi online dan penipuan online (Scamming).
Selasa, 30 Juli 2024 - 19:18 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyebut kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) meningkat gara-gara salah satu faktornya praktik judi online dan penipuan online (Scamming).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga menjelaskan kasus TPPO tidak hanya terjadi melalui penyaluran pekerja migran untuk menjadi asisten rumah tangga, ataupun magang ke luar negeri.

Bintang mengatakan, modus TPPO kini juga dilakukan dengan modus tawaran bekerja di bidang informasi dan teknologi.

Namun, nyatanya para pekerja dipaksa mengelola layanan perjudian daring.

“Saat ini mayoritas kasus TPPO yang terjadi, yaitu melalui pekerja migran indonesia sebagai asisten rumah tangga, melalui pemagangan, dan yang baru-baru ini banyak terjadi yaitu melalui judi online,” ujar Bintang saat memberikan sambutan secara virtual Peringatan Hari Anti Perdagangan Orang di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Judi online dan online scamming disebut jadi celah baru dalam praktik TPPO yang harus ditutup.

“Ini menggambarkan masih banyak celah TPPO yang harus diperbaiki agar tidak membuka potensi terjadinya TPPO. Baik dari sisi regulasi, kelembagaan dan mekanisme kerja, infrastruktur, termasuk sumber daya manusianya,” jelas Bintang.

Sebelumnya, Ada sekitar 3.703 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di luar negeri.

Hal ini disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum saat peringatan Hari Anti Perdagangan Orang di Jakarta, Selasa (30/7/2024).

Ribuan korban itu dipekerjakan sebagai online scamming pada periode 2020 hingga Maret 2024.

Mayoritas dari korban terjebak melakukan pekerjaan ilegal tersebut di negara Kamboja dan Filipina.

Jumlahnya tercatat mencapai lebih dari 2.500 orang.

“Statistik kasus online scam dari periode 2020 sampai Maret 2024 totalnya 3.703 orang paling banyak itu dari Kamboja 1.914 (korban) kemudian yang kedua Filipina 680,” tutur Woro.

“Berikutnya thailand 360 dan Myanmar itu ada 332. Itu kalau kita bicara online scam,” sambungnya.

Woro juga menyebut, para korban TPPO terkait judi online dan penipuan online berasal dari kalangan usia produktif, bahkan berpendidikan tinggi serta melek teknologi.

“Korbannya melek teknologi, usia produktif 18 sampai 35 tahun dan bahkan mereka berpendidikan tinggi, ada yang sudah S2,” jelas Woro.

Dia menambahkan, temuan ini sejalan dengan peningkatan jumlah kasus dan korban TPPO di Indonesia yang ditangani oleh jajaran Tim Gugus Tugas Pencegahan TPPO.

“Jadi memang dari 2022-2023 sangat signifikan ketika peralihan ketua harian Gugus Tugas Pencegahan TPPO dari Kementerian PPPA ke Kepolisian. Walaupun, pada 2024 mulai menurun signifikan. Artinya kita harus mendorong lagi kerja-kerja penindakan yang kencang lagi,” pungkasnya.(rpi/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Timnas Futsal Indonesia bersiap kembali tampil di ajang ASEAN Futsal Championship (Piala AFF) 2026 yang akan digelar di Nonthaburi. Berstatus sebagai juara ber-
Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Thom Haye nilai John Herdman bawa angin segar untuk Timnas Indonesia, hal ini terlihat di FIFA Series 2026. Apakah bisa lampaui era pelatih Shin Tae-yong?
Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Pelatih Bulgaria nilai Timnas Indonesia sudah setara tim Eropa menengah. Andai John Herdman melatih lebih awal, peluang ke Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabar buruk menghantui warga Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir.
BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

Direktur Utama Perum BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Blora pada Jum'at (03/04).

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral