GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susno Duadji Lagi-lagi Bicara soal Tidak Semua Anggota Polisi Berwenang Lakukan Penangkapan, Iptu Rudiana Bilang Dia Bukan Menangkap Tapi...

Eks Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri) Komjen Pol (Purn) Susno Duadji lagi-lagi bicara soal tidak semua anggota polisi punya kewenangan untuk melakukan penangkapan. Iptu Rudiana bilang begini.
Kamis, 1 Agustus 2024 - 05:34 WIB
Iptu Rudiana
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di sidang peninjauan kembali (PK) Saka Tatal pada Rabu (31/7/2024), mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri) Komjen Pol (Purn) Susno Duadji lagi-lagi bicara soal tidak semua anggota polisi punya kewenangan untuk melakukan penangkapan

“Rudiana dan tiga temannya menangkap mereka tanpa surat penyidikan, melakukan interogasi, penganiayaan, setelah itu dibuat laporan pidana. Ada dua laporan. Kecelakaan lalu lintas, pembunuhan. Yang ditangkap Saka Tatal. Apakah tindakan Rudiana melakukan penangkapan, membuat laporan polisi, melakukan penyiksaan sesuai SOP dari Polri, sesuai ketentuan Polri yang berlalu saat itu dan saat ini?,” tanya Farhat Abbas kuasa hukum Saka Tatal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak semua polisi berwenang menangkap. Tidak semua anggota reserse berwenang menangkap. Yang berwenang menangkap adalah anggota reserse yang diberi surat perintah terkecuali tertangkap tangan,” jawab dia.

Susno Duadji. Dok: Istimewa

“Apa itu tertangkap tangan? Saya tidak perlu uraikan. Salah apa benar silakan, saya tidak menilai, silakan menilai sendiri. Apakah peristiwanya tangkap tangan apa tidak? Apa dia anggota reserse yang diberi tugas perintah? Saya tidak menanyakan. Jadi standarnya bukan saya. Hukum,” sambung dia. 

Sunso mengatakan hal ini saat ditanya oleh kubu Saka Tatal yang berpendapat jika Iptu Rudiana yang menangkap langsung para terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon 2016 lalu tanpa adanya surat tugas. 

Farhat mengatakan pihaknya meyakini peristiwa terjadi tanggal 27 Agustus 2016 dan Iptu Rudiana ayah Eky baru bergerak tanggal 29 Agustus 2016.

“Alasannya melihat motor tidak rusak sehingga melakukan satu penyisiran secara pribadi tanpa ada surat perintah penyelidikan. Kemudian bertemu Aep dan Dede di lokasi sekitar jembatan flyover Talun,” kata Farhat. 

Menurut pihaknya, Aep dan Dede ditanya soal sekelompok anak muda yang pada malam itu berkumpul dan meminta mereka untuk menghubungi Iptu Rudiana jika melihat sekelompok anak muda itu lagi. 

Iptu Rudiana pun dihubungi dan menurut kubu Saka Tatal imbas dari itu kliennya menjadi tertangkap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Iptu Rudiana mengatakan dia tidak melakukan penangkapan. 

Dia menyebut penangkapan 8 terpidana itu bukan hasil karangannya atau salah tangkap. Namun, berdasarkan kesaksian Aep dan Dede yang kemudian dikembangkan lagi oleh penyidik. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awal Ramadan, Wagub DKI Rano Karno Safari ke Masjid Lautze: Saya Merasa Sangat Terhormat

Awal Ramadan, Wagub DKI Rano Karno Safari ke Masjid Lautze: Saya Merasa Sangat Terhormat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melakukan safari ramadan ke Masjid Lautze, Jakarta Pusat, Sabtu (21/2/2026) malam.
Satpol PP Jakarta Tertibkan Tempat Hiburan Malam hingga Tawuran Selama Ramadhan

Satpol PP Jakarta Tertibkan Tempat Hiburan Malam hingga Tawuran Selama Ramadhan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menggelar operasi minuman keras (miras) hingga penyakit masyarakat (pekat) selama bulan Ramadhan 2026.
Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo

Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo

Rocky Gerung turut mencium pelaku yang diduga melakukan teror terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto setelah mengkritik soal MBG. Menurutnya, bukan pemerintah.
Pasca Insiden Pesawat, Pertamina Sebut Pasokan BBM Satu Harga ke Krayan Tetap Aman

Pasca Insiden Pesawat, Pertamina Sebut Pasokan BBM Satu Harga ke Krayan Tetap Aman

Pertamina Patra Niaga menegaskan akan terus melakukan monitoring serta koordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi energi tetap optimal dan andal.
Kick Off Bulan Ramadhan Berubah, Federico Barba Tak Masalah dengan Adaptasi Main Malam

Kick Off Bulan Ramadhan Berubah, Federico Barba Tak Masalah dengan Adaptasi Main Malam

Ini menjadi kali pertama pemain asing Persib, Federico Barba bermain di kick off jam larut malam. Dia pun baru pertama kali main di negara berisi mayoritas muslim. 
Media Italia Sebut Francesco Bagnaia Di Ambang Finalisasi Kontrak dengan Apirlia untuk MotoGP 2027

Media Italia Sebut Francesco Bagnaia Di Ambang Finalisasi Kontrak dengan Apirlia untuk MotoGP 2027

Francesco Bagnaia dikabakan sepakat memilih merapat ke Aprilia meski mendapat tawaran gaji lebih besar dari Yamaha untuk MotoGP 2027.

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT