News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Main-Main Ucapan Sumpah Pocong Saka Tatal: Saya Siap Diazab oleh Allah dengan Azab yang Teramat Pedih

Ucapan sumpah pocong Saka Tatal eks terpidana kasus Vina Cirebon tak main-main. Dia berani diazab oleh Allah apabila berbohong.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 06:43 WIB
Sumpah pocong Saka Tatal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ucapan sumpah pocong Saka Tatal eks terpidana kasus Vina Cirebon tak main-main. 

Saka Tatal benar-benar melakukan sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati Cirebon pada Jumat (9/8/2024) lalu selepas salat Jumat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum melakukan sumpah pocong, Saka Tatal kembali ditanya akan keseriusannya untuk melakukan sumpah ini.

Namun, jawaban Saka Tatal tetap konsisten siap melakukan sumpah pocong untuk membuktikan jika dia benar-benar tidak bersalah dalam kasus Vina Cirebon. 

“Berani,” katanya. 

Sumpah pocong Saka Tatal, Jumat (9/8/2024). Dok: Istimewa

Setelah itu, Saka Tatal pun dimandikan oleh pimpinan Padepokan Amparan Jati Cirebon lalu Saka Tatal dibaringkan di atas kain kafan yang telah diberi bumbu-bumbu mayit. 

Saka Tatal pun dibungkus dengan kain kafan itu layaknya jenazah yang hendak dikuburkan. Setelah itu, Saka Tatal pun mengucapkan sumpahnya. 

“Saya bersumpah bahwa saya tidak melakukan pembunuhan atau pemerkosaan terhadap Eky dan Vina. Demi Allah bahwa saya dan ketujuh terpidana adalah salah tangkap, yang telah disiksa, disetrum, diberi air kencing dan direkayasa kasus ini oleh Iptu Rudiana," kata Saka Tatal.

“Apabila saya berdusta dalam sumpah pocong ini, maka saya siap diazab oleh Allah dengan azab yang teramat pedih sesegera mungkin baik di dunia maupun di akhirat," sambungnya. 

Ucapan sumpah pocong ini pun diakhiri dengan takbir dan terdengar riuh dari warga yang menyaksikan sumpah pocong Saka Tatal itu. 

“Allahuakbar! Allahuakbar!," teriak Saka Tatal.

Pada prosesi sumpah pocong ini, sejatinya kubu Saka Tatal mengundang atau menantang Iptu Rudiana melakukan hal serupa. 

Namun, Iptu Rudiana tidak hadir dalam prosesi sumpah pocong tersebut. Padahal, sudah ada dua kain kafan yang disiapkan oleh pihak padepokan. 

Terkait hal ini, Pitra Romadoni selaku Kuasa Hukum Iptu Rudiana akhirnya angkat bicara.

Dia menyebut Iptu Rudiana memang benar mengatakan berani sumpah pocong di konferensi pers bersama Hotman Paris pada Selasa (30/7/2024) lalu. 

Namun, kata Pitra, saat itu yang menjadi konteks sumpah pocong adalah terkait Eky benar-benar sudah meninggal, Eky adalah anak Iptu Rudiana dan kabar Eky masih hidup adalah tidak benar. 

Adapun konteks sumpah pocong Saka Tatal adalah menyatakan Saka Tatal tidak bersalah dalam kasus Vina Cirebon, Iptu Rudiana melakukan penyiksaan dan kasus Vina Cirebon adalah rekayasa Iptu Rudiana. 

Pitra menegaskan sumpah pocong tidak ada dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Adapun sumpah yang diakui adalah sumpah di bawah Al-Quran dengan mengatakan Demi Tuhan, Demi Allah atau sesuai dengan kepercayaan masing-masing ketika di pengadilan. 

"Enggak perlu ditanggapi. Enggak diatur di KUHAP juga. Saya berbicara sesuai dengan ketentuan hukum dan produk hukum,” kata Pitra di YouTube Kompas TV berjudul [FULL] Pitra Kuasa Hukum Rudiana Respons Tantangan Sumpah Pocong Saka, Buka-bukaan Kesaksian Aep yang tayang pada Jumat (9/8/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika Pak Rudiana, contohnya, nanti dalam perkara baru ataupun tersangka baru ini dimunculkan ya tentunya otomatis dia disumpah juga baik di pengadilan dan di bawah Al-Quran,” sambungnya. (nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Direktur PT CMC Terkait Kasus di Bengkulu, KPK Dalami Beneficial Ownership

Periksa Direktur PT CMC Terkait Kasus di Bengkulu, KPK Dalami Beneficial Ownership

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami beneficial ownership (BO) dari PT Cahaya Mas Cemerlang (CMC) terkait kait kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong dan wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.
Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi seorang pria diduga melakukan pencurian tablet hingga macbook milik penumpang bus TransJakarta yang tertinggal.
KPK Periksa Dua Anggota DPRD Terkait Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang

KPK Periksa Dua Anggota DPRD Terkait Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus pemerasan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.
Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) Bank BJB, Yuddy Renaldi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, Rabu (9/9/2026).
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi seorang pria diduga melakukan pencurian tablet hingga macbook milik penumpang bus TransJakarta yang tertinggal.
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.
Selengkapnya

Viral