News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saksi Ismail Muncul ke Publik, Sebut Motor Vina dan Eky Berkendara Zig-zag hingga Standing di Jalan Sepi: Mereka Kayak Orang Lagi Bahagia

Saksi kasus Vina Cirebon bernama Muhammad Ismail akhirnya muncul ke publik. Dia menyebut motor Vina dan Eky berkendara zig-zag hingga standing kala itu. 
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 08:30 WIB
Ismail saksi kasus Vina Cirebon yang melihat motor Vina dan Eky di Jembatan Talun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Saksi kasus Vina Cirebon bernama Muhammad Ismail (46) akhirnya muncul ke publik. Di acara Telusur tvOne, Ismail menyebut motor Vina dan Eky berkendara zig-zag hingga standing kala itu. 

Mulanya, Ismail bercerita pada tanggal 27 Agustus 2016 lalu dia dan anaknya sedang naik motor dari bawah menuju Jembatan Talun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertama anak saya. ‘Pak itu kok naik motor kayak begitu?’. Enggak ada kejar-kejaran. Sepi. Gerimis. Enggak ada kejar-kejaran dari belakang enggak ada,” kata Ismail dikutip pada Sabtu (10/8/2024). 

“Dia zig-zag terus kayak orang senang. Teriak-teriak. Terus motor ngehantem (menghantam) trotoar. Perempuan (jatuh) di depan. Si Eky di belakang. Jaraknya enggak jauh. Posisinya telungkup,” sambung dia. 

Eky dan Vina. Dok: Istimewa

Adapun posisinya kala itu Ismail berlawanan arah dengan motor Vina dan Eky. Dia pun yakin melihat Vina dan Eky seperti orang bahagia hingga motornya dibuat atraksi.

“Ya itu istilahnya kencang kayak orang bahagia. Kayak orang bahagia, senenglah. Pas enggak lama dia standing kan. Nabrak, mental orangnya,” ujar Ismail. 

Ismail melihat kala itu Vina menggunakan jaket berwarna biru putih yang dililitkan ke pinggang. Adapun motor yang mereka tumpangi berwarna biru dengan corak kuning. 

“Motor biru telor asin. Di pinggirnya ada warna kuning,” kata dia. 

Ismail menyebut jaraknya dengan motor Vina dan Eky saat ini hanya setengah meter atau satu meter saja. 

Dia tidak turun melainkan hanya melihat saja. Dia juga mengaku tidak menolong mereka lantaran takut. 

“Cuma lihat. Astagfirullah, innalillahi. Saya enggak periksa. Yang saya lihat pelat nomor (motor) enggak ada. Kan saya enggak turun,” kata Ismail. 

“Saya nyemperin, lihat, enggak berani nolong. Anak saya ngucap, ‘Pak mau ditolong enggak?’. ‘Jangan’. ‘Kenapa?’. ‘Enggak ada saksi entar kita disalahin’,” sambung dia. 

Ismail ingat dengan kejadian ini lantaran di tanggal itu ada acara lamaran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Kejadian) sekitar jam 22.15. Saya lihat kan di hotel ada jam itu jam setengah sebelas,” ujar Ismail. 

Ismail terang-terangan mengatakan Film Vina: Sebelum 7 Hari itu tidak sesuai dengan apa yang dilihatnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral