GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Yahya Akui PBNU-PKB Entitas Berbeda, Jazilul Fawaid: Kita Jalankan Tugas Masing-Masing

Jazilul Fawaid angkat bicara terkait Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang mengakui bahwa sebenarnya PBNU dan PKB adalah dua entitas yang berbeda.
Rabu, 14 Agustus 2024 - 08:40 WIB
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid angkat bicara terkait Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf yang mengakui bahwa sebenarnya PBNU dan PKB adalah dua entitas yang berbeda.

Maka dari itu, Wakil Ketua MPR ini menyatakan jika Gus Yahya sudah menyadari bahwa PKB dan PBNU adalah dua entitas berbeda yang tidak boleh saling intervensi maka sudah seharusnya PBNU segera menghentikan langkah-langkah kontraproduktif yang justru membingungkan nahdliyin di akar rumput dan para kiai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Sudah. Hentikan saja langkah-langkah yang tidak perlu. Sejak awal PKB tidak memiliki persoalan dengan NU karena PKB memang dilahirkan sebagai kendaraan politik warga NU dan untuk kepentingan bangsa," jelas Jazilul kepada wartawan, Rabu (14/8/2024).

"Sudahlah. Mari kita fokus saja pada tugas masing-masing biar yang di bawah tidak bingung. Dari awal PKB tidak punya masalah dengan NU. Hubungan kami di bawah juga sangat baik,” sambung dia.

tvonenews

Mengenai harapan PBNU agar PKB memperhatikan aspirasi-aspirasi yang ada di NU, Jazilul menekankan bahwa tidak sedikit pun perjuangan PKB di ranah politik yang tidak mengakomodir kepentingan NU.

”Kami perjuangkan Undang-Undang Pesantren dan lainnya. Hubungan PKB dengan pesantren-pesantren juga bagus, dengan pengurus NU di berbagai daerah juga sangat baik. Jadi tidak sedikitpun PKB merasa ada masalah dengan NU,” katanya.

Menurut Jazilul, persoalan perang argumen di publik akan segera berakhir jika PBNU menghentikan langkah-langkahnya yang sangat kental dengan kepentingan politik dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) PKB.

”Hentikan itu semua karena tindakan-tindakan itu, membentuk Pansus, Tim Lima, itu semua inkonstitusional. NU mengacu pada Undang-Undang Ormas. Sedangkan, PKB acuannya Undang-Undang Parpol. Beda kamar dan beda tugas. PKB dilahirkan untuk alat perjuangan politik. Sedangkan, NU untuk sosial keumatan,” tegas Jazilul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kesempatan berbeda, Gus Yahya mengatakan karena PKB lahir dari rahim NU maka sudah sepantasnya PKB berkhidmat ke NU dan memberi manfaat untuk warga seluas-luasnya. Gus Yahya juga mendorong supaya PKB memperhatikan aspirasi-aspirasi yang ada di NU.

”Kami menyadari bahwa NU dan PKB ini dua entitas yang berbeda dan terpisah. Tidak ada hubungan struktural sama sekali. Tidak bisa misalnya PBNU membuat SK memecat Ketum PKB atau membatalkan keputusan PKB melalui SK. Itu tidak bisa, kita tahu, kami menyadari itu,” ujar Gus Yahya kepada wartawan di Surabaya, Selasa (13/8/2024). (agr/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Fabio Quartararo Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah ke Motor Yamaha pada Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Momen Fabio Quartararo Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah ke Motor Yamaha pada Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Fabio Quatararo terlihat sangat kecewa dengan lambatnya pengembangan motor Yamaha jelang bergulirnya musim balap MotoGP 2026.
Maarten Paes Ketiban Durian Runtuh, Kiper Timnas Indonesia Itu Potensi Besar Debut di Ajax Amsterdam

Maarten Paes Ketiban Durian Runtuh, Kiper Timnas Indonesia Itu Potensi Besar Debut di Ajax Amsterdam

Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes berpeluang besar menjalani debut bersama Ajax Amsterdam pada pekan ke-24 Eredivisie 2025/2026. Ajax dijadwalkan ...
Pemain Kesayangan Shin Tae-yong yang Diabaikan Patrick Kluivert Mulai Unjuk Gigi, Berpotensi Jadi Andalan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Pemain Kesayangan Shin Tae-yong yang Diabaikan Patrick Kluivert Mulai Unjuk Gigi, Berpotensi Jadi Andalan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Justin Hubner kembali bersinar di Fortuna Sittard usai sempat diabaikan Patrick Kluivert. Bek muda ini tampil konsisten dan berpeluang jadi andalan baru Timnas Indonesia era John Herdman.
Polda Metro Jaya Kembali Gagalkan Peredaran Narkoba, Kali Ini Seorang Pria dan 18 Kg Ganja Diamankan

Polda Metro Jaya Kembali Gagalkan Peredaran Narkoba, Kali Ini Seorang Pria dan 18 Kg Ganja Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menggagalkan peredaran narkoba di wilayah DKI Jakarta.
Media Korea Singgung Rekor Buruk Red Sparks, Gara-gara Tim Besutan Ko Hee-jin Gagal Total di Liga Voli Korea 2025-2026

Media Korea Singgung Rekor Buruk Red Sparks, Gara-gara Tim Besutan Ko Hee-jin Gagal Total di Liga Voli Korea 2025-2026

Media Korea Selatan menyoroti rekor buruk yang belum lama ini dicatatkan oleh Red Sparks, yang membuat tim besutan Ko Hee-jin semakin terpuruk di Liga Voli Korea 2025-2026.
Anggota Brimob Diduga Bunuh Siswa MTsN di Maluku, Mabes Polri Beri Jawaban Menohok

Anggota Brimob Diduga Bunuh Siswa MTsN di Maluku, Mabes Polri Beri Jawaban Menohok

Kakak-beradik yang merupakan siswa MTsN di Tual, Maluku Tenggara diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota Brimob Pelopor C yang diketahui berinisial Bripka MS.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT