GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Nemangkawi Berakhir, Kepolisian Gelar Damai Cartenz dan Rasaka Cartenz

Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar dua operasi kepolisian secara bersama-sama pada 2022, yakni Operasi Damai Cartenz dan Operasi Rasaka Cartenz.
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:54 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Ramadhan (tengah) memberikan keterangan pers .
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar dua operasi kepolisian secara bersama-sama pada 2022, yakni Operasi Damai Cartenz dan Operasi Rasaka Cartenz, keduanya dilaksanakan setelah Operasi Nemangkawi berakhir.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Ramadhan, Kamis (20/1/2022), menjelaskan perbedaan kedua operasi kepolisian ini dari sisi cara bertindak, wilayah hukum dan jumlah personelnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kedua operasi ini digelar bersamaan bukan bergantian. Operasi Damai Catenz berjalan dimulai 17 Januari sampai 31 Desember, sedangkan Operasi Rasaka Cartenz dimulai 3 Februari sampai 31 Desember 2022,” kata Ramadhan.

Ia menjelaskan, kedua operasi itu diawaki personel yang berbeda. Pada Operasi Damai Cartenz melibatkan 1.925 personel terdiri atas personel Polda Papua yang didukung Markas Besar Kepolisian Indonesia dan 101 personel TNI. 

Pelibatan personel dalam Operasi Damai Cartenz ini dinilai maksimal dengan jumlah personel setempat lebih banyak dibanding personel di Markas Besar Kepolisian Indonesia.

Operasi Rasaka Cartenz itu operasi kewilayahan yang personelnya hanya dari polisi yaitu personel Polda Papua dan Polres setempat sebanyak 425 personel.

“Jadi di situ letak perbedaaannya, dari segi personel Operasi Damai Cartenz merupakan operasi kewilayahan yang didukung Mabes Polri dan TNI. Sedangkan Operasi Rasaka Cartenz adalah operasi kewilayahan yang pelaksanaanya oleh Polda Papua dan Polres,” kata dia.

Perbedaan berikutnya dari sisi wilayah tugas, dia menyebutkan, Operasi Damai Cartenz difokuskan di lima wilayah hukum Polres saja, yakni Polres Kabupaten Pegunungan Bintang, Polres Yahukimo, Polres Nguda, Polres Intan Jaya, dan Polres Puncak Ilaga.

“Kenapa lima wilayah ini? Dari data statistik lima wilayah ini yang (terjadi) kekerasan bersenjata oleh KKB kepada masyarakat sipil maupun aparat,” kata dia.

Kemudian untuk Operasi Rasaka Cartenz, kata dia, digelar di 23 wilayah hukum Polres di Papua, satu Polres ada yang memegang dua kabupaten. Sehingga totalnya ada di 24 kabupaten, di luar lima wilayah yang menjadi pertimbangan Operasi Damai Cartenz.

Perbedaan lainnya, kata dia, adalah cara bertindak kedua operasi itu. Operasi Damai Cartenz 2022 yang menggantikan Operasi Nemangkawi walaupun mengedepankan fungsi pembinaan masyarakat, intelijen dan hubungan masyarakat didukung satuan tugas penegakan hukum.

Alasan pelibatan Satgas Gakkum dalam Operasi Damai Cartenz, menurut dia, adalah untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu terjadi kriminalitas atau gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Maka Satgas Gakkum ini akan turun untuk melakukan penegakan hukum,” kata dia

Namun, dia menekankan, dalam Operasi Damai Cartenz lebih mengedepankan pola-pola persuasif dan preemtif, bukan penegakan hukum. Menciptakan, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan lunak . Tujuannya bagaimana menciptakan rasa aman dan menghilangkan kekerasan.

“Jadi Operasi Damai Cartenz yang didukung Satgas Gakkum sebagai pendukung bukan dikedepankan. Bila terjadi gangguan keamanan oleh KKB, maka Satgas Gakkum ini bergerak,” kata dia.

Sementara itu, cara bertindak dalam Operasi Rasaka Cartenz 2022 hanya didukung pola persuasif dan preventif yang tidak ada Satgas Gakkum di dalamnya.

Personel Operasi Rasaka Cartenz 2022 bertugas membina masyarakat dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua. Bentuk pembinaannya berupa pendidikan, pertanian, perikanan dan peternakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Operasi Rasaka Cartenz 2022, polisi melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat untuk membantu pemerintah termasuk TNI-Polri di dalamnya untuk mendukung program pembangunan di Papua. Termasuk merangkul simpatisan kelompok bersenjata agar kembali bersatu membangun Papua.

“Jadi ada dua operasi yang dilaksanakan secara bersamaan di wilayah hukum Papua,” kata dia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes
5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Hoki pada Tanggal 17 Mei 2026, Siap-siap Pintu Rezeki Terbuka Lebar

Berdasarkan perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang diramal akan mendapatkan lonjakan keberuntungan luar biasa pada tanggal 17 Mei 2026. Siapa saja?
Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Detik-detik Kecelakaan Maut Kereta Barang dan Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas dan 35 Orang Luka-luka

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik kecelakaan maut kereta barang dan bus di Bangkok. Ironisnya, kecelakaan maut itu menewaskan 8 orang dan 35 orang
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Jangkung Ini Bakal Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpotensi kedatangan striker muda jangkung bernama Mitchell Baker. Pemain 196 cm yang baru direkrut Colorado Rapids itu disebut masuk proyek John Herdman.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral