GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiai As'ad Said Soroti Kondisi NU Penuh Konflik dan Kekacauan: Kisruh Ini Adalah Hasil Muktamar Lampung

Mantan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai As'ad Said Ali menyoroti kondisi NU saat ini yang dinilai penuh dengan konflik dan kekacauan.
Rabu, 21 Agustus 2024 - 21:35 WIB
Mantan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai As'ad Said Ali
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai As'ad Said Ali menyoroti kondisi NU saat ini yang dinilai penuh dengan konflik dan kekacauan. 

Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari hasil Muktamar NU di Lampung yang digelar beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan ini pada acara Silaturahmi Nasional dengan tema "Penerapan Khittah NU Dalam Politik Kebangsaan" yang diselenggarakan oleh Akademi Kepemimpinan Dipantara.

Dalam paparan yang disampaikan, Kiai As'ad mengungkapkan bahwa muktamar tersebut dipenuhi rekayasa yang berdampak buruk terhadap wajah NU hari ini.

“Kisruh yang kita saksikan dalam tubuh NU saat ini adalah produk dari Muktamar Lampung yang penuh rekayasa. Hasil dari muktamar tersebut menciptakan ketidakstabilan dalam organisasi, sehingga wajar jika NU kini penuh dengan konflik dan kekacauan,” ujar Kiai As'ad dalam sambutannya, di Hotel Azana Suite Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2024).

Selain Kiai As'ad, mantan Sekretaris Dewan Syuro Arifin Junaidi juga memberikan pandangannya terkait situasi internal NU dan hubungannya dengan PKB.

Ia menjelaskan tentang proses pembentukan PKB yang disusun secara resmi oleh tim 5 dan tim 9, yang bertujuan untuk menjembatani aspirasi NU dalam politik kebangsaan. 

Menurutnya, peran PKB sebagai representasi politik NU seharusnya tetap dalam koridor yang sesuai dengan nilai-nilai khittah NU.

Sementara itu, A.S. Hikam, dalam kapasitasnya sebagai pengamat politik, menyatakan keprihatinannya terhadap arah gerakan NU yang dinilai telah melenceng dari khittah yang seharusnya menjadi pijakan utama organisasi. 

“Khittah NU kini tampak tidak fokus lagi pada urusan sosial-keagamaan yang menjadi tugas pokok PBNU. Justru, energi organisasi banyak terkuras oleh isu-isu politik yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Hikam.

Kritik senada juga disampaikan oleh Abdul Munim DZ, Pembina Akademi Kepemimpinan Dipantara. 

Ia menyatakan bahwa acara silaturahmi ini bertujuan untuk mengumpulkan berbagai simpul gerakan NU dari seluruh wilayah Indonesia guna membahas persoalan-persoalan yang sedang melanda NU saat ini.

Menurutnya, banyak Pimpinan dan Tokoh NU di tingkat akar rumput yang merasa resah dengan kondisi NU saat ini, khususnya ketegangan antara PBNU dan PKB, yang kini kian mengganggu aktifitas organisasi NU baik di bidang pendidikan, dakwah dan ekonomi.  

“Acara ini diadakan untuk mendengarkan langsung keluhan dan pandangan dari berbagai elemen NU di daerah-daerah. Kawan-kawan di bawah merasa perlu penjelasan terkait apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan PBNU dan PKB, yang telah memicu perpecahan dan mengganggu persatuan Nahdliyyin,” jelas Abdul Munim.

Abdul Munim berharap dengan adanya forum seperti ini, diharapkan NU dapat kembali menemukan arah yang jelas dalam menjalankan fungsi sosial-keagamaannya, sesuai dengan khittah yang telah digariskan sejak awal. 

Oleh karena itu para narasumber berharap agar kepemimpinan NU dapat segera melakukan evaluasi internal dan mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada.

Acara ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi antar elemen NU, demi menjaga keutuhan organisasi dan meningkatkan kontribusi NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Para peserta juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai khittah NU agar tetap menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas organisasi, baik di bidang sosial-keagamaan maupun politik. (agr/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPBD: Akses Jalan ke KAT Sikundo Aceh Barat Putus Akibat Diterjang Banjir

BPBD: Akses Jalan ke KAT Sikundo Aceh Barat Putus Akibat Diterjang Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan akses jalan menuju ke kawasan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Sikundo, Kecamatan Pante
Jadi Wakil Komandan ISF, Menlu Sebut Palestina Paham Alasan Indonesia Gabung Misi Perdamaian di Gaza

Jadi Wakil Komandan ISF, Menlu Sebut Palestina Paham Alasan Indonesia Gabung Misi Perdamaian di Gaza

Menlu Sugiono menegaskan pihak Palestina telah mengetahui sekaligus memahami mandat pasukan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza.
Maarten Paes Ketiban Durian Runtuh, Berpeluang Debut di Ajax Usai Kiper Utama Cedera Parah

Maarten Paes Ketiban Durian Runtuh, Berpeluang Debut di Ajax Usai Kiper Utama Cedera Parah

Maarten Paes berpeluang debut bersama Ajax usai Vitezslav Jaros cedera lutut serius hingga akhir musim. Kiper Timnas Indonesia itu bisa langsung tampil lawan NEC.
Digadang-gadang Bakal Mendominasi di F1 2026, George Russell Malah Sebut Mercedes Masih Kalah dari Ferrari Karena Ini

Digadang-gadang Bakal Mendominasi di F1 2026, George Russell Malah Sebut Mercedes Masih Kalah dari Ferrari Karena Ini

Regulasi baru F1 2026 membuat prosedur start semakin krusial. Perubahan Power Unit memaksa pembalap menggeber mesin hingga 10 detik demi mencegah turbo-lag.
Sindiran Inara Rusli Soal Kesibukan Jadi Artis Akhirnya Dijawab Wardatina Mawa: Ya Namanya Udah Rezeki

Sindiran Inara Rusli Soal Kesibukan Jadi Artis Akhirnya Dijawab Wardatina Mawa: Ya Namanya Udah Rezeki

Wardatina Mawa tanggapi sindiran Inara Rusli soal sibuk jadi artis. Ia sebut rezeki datang dari Allah dan bantah isu satu manajer.
Siapa B dan KE? Dua Bandar Narkoba Penyuap Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Kini Diburu Bareskrim Hingga Dicekal

Siapa B dan KE? Dua Bandar Narkoba Penyuap Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Kini Diburu Bareskrim Hingga Dicekal

Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro diduga mendapatkan uang senilai Rp 2,8 miliar yang diberikan oleh anak buahnya yang bersumber dari bandar narkoba.

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT