News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! Peneliti BRIN Sampaikan Soal Kapan Waktu Gempa Megathrust Terjadi di Indonesia

Terbaru peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nuraini ungkap soal gempa Megathrust yang akan terjadi di Indonesia.
Jumat, 30 Agustus 2024 - 18:59 WIB
Ilustrasi Peta zona gempa megathrust Mentawai-Siberut, megathrust Selat Sunda, dan 11 zona megathrust lainnya di wilayah Indonesia.
Sumber :
  • Antara/BMKG

Jakarta, tvOnenews.com - Isu soal gempa Megathrust yang diduga akan terjadi di Indonesia ramai jadi perbincangan publik.

Terbaru peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nuraini Rahma Hanifa mengungkap soal gempa Megathrust.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini Nuraini sampaikan dalam gelar wicara tentang Megathrust yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (30/8/2024).

Ia menyatakan tidak ada waktu pasti soal kapan gempa Megathrust terjadi di Indonesia. 

"Jika ada informasi tentang tanggal, bulan, dan tahun kapan gempa akan terjadi maka bisa dipastikan itu hoaks, tapi kalau peristiwa Megathrust memang benar ada. Bisa terjadi, kapan? mau lima menit lagi, 100 tahun lagi, itu bisa terjadi," tuturnya. 

Meskipun belum dapat diprediksi secara spesifik, Nuraini memaparkan bencana gempa besar seperti Megathrust bisa terjadi lagi di waktu yang akan datang, karena bencana tersebut pernah ada di wilayah Indonesia sejak zaman dahulu.  

Adapun lokasi bencana ini, jelas dia, diprakirakan bisa terjadi di sebelah barat Pulau Sumatera hingga selatan Pulau Jawa, mengingat daerah tersebut merupakan daerah pertemuan antara Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia yang rawan akan guncangan.

Lebih lanjut, Nuraini memaparkan adanya siklus tertentu pada gempa-gempa besar, seperti gempa Megathrust. Ia menyebut semakin besar gempanya, maka akan semakin lama juga siklusnya.

Menurut dia, gempa besar yang melanda Aceh yang terjadi pada 2004 yang lalu memiliki siklus hingga 600 tahun sekali. 

Meski demikian, siklus tersebut hanya berlaku di titik gempa yang sama, sehingga masing masing titik memiliki siklus gempanya masing-masing.

"Pergerakan lempeng itu bisa kita ukur, besar energi juga, tapi bagaimana caranya dilepaskan kita gak tahu. Jadi bisa saja dilepaskan seperti gempa Pangandaran yang (kekuatannya) kecil-kecil, bisa juga besar seperti gempa Aceh," ujarnya.

Nuraini melanjutkan, masing-masing tempat juga memiliki pergeseran. Sebagaimana pulau jawa yang memiliki potensi pergeseran lempeng bumi rata-rata sebesar 6cm per tahun, dengan siklus gempa yang diprakirakan terjadi setiap 400-600 tahun sekali, serta potensi pergeseran lempeng yang bisa dikeluarkan secara bertahap, maupun secara sporadis.

"Kalau 400 tahun dikali 6cm maka 24m ya, kalau 24m itu dia mau gerak sekaligus, kita sudah menghitung kita mendapatkan angka (potensi gempa) pada skala 8,8 Magnitudo, itu kalau satu segmen Selat Sunda. Tapi kalau satu segmen Pulau Jawa, maka dia berada pada 9 Magnitudo, mirip seperti gempa Aceh dan Jepang," ungkapnya.

Namun demikian, dengan kekuatan gempa yang sama seperti di Aceh, Nuraini menyoroti Jepang memiliki korban jiwa yang lebih sedikit, yaitu sekitar 1/10 dari korban jiwa yang ada di Aceh.

Oleh karenanya, ia menekankan seluruh pihak untuk bekerja sama dalam upaya mitigasi bencana yang tepat, sehingga dapat mengurangi risiko kebencanaan untuk dapat menyelamatkan nyawa lebih banyak lagi jika terjadi gempa.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kritik Pedas Anggaran Kebersihan Masjid Al Jabbar Capai Rp22 Miliar, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kritik Pedas Anggaran Kebersihan Masjid Al Jabbar Capai Rp22 Miliar, Begini Kata Dedi Mulyadi

Gubernur Dedi Mulyadi mengapresiasi krikik yang disampaikan oleh Abil Sudarman terkait anggaran di Masjid Al Jabbar. Simak informasi selengkapnya di bawah!
Ibu Bhayangkari Digerebek Suami Tengah Berduaan dengan Oknum TNI, Denpom Turun Tangan

Ibu Bhayangkari Digerebek Suami Tengah Berduaan dengan Oknum TNI, Denpom Turun Tangan

Viral di media sosial seorang Ibu Bhayangkari digerebek tengah berduaan dengan seorang oknum Anggota TNI di sebuah kamar kontrakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Peringati Hari TBC, Ribuan Paket Kebersihan Dibagikan di Surabaya

Peringati Hari TBC, Ribuan Paket Kebersihan Dibagikan di Surabaya

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia, sebanyak 1.000 paket kebersihan disalurkan kepada pasien TBC, keluarga pasien, dan masyarakat yang membutuhkan.
Pelaku Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditangkap, Polisi: Kenal dengan Korban

Pelaku Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditangkap, Polisi: Kenal dengan Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pelaku penikaman Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei berinisial HR (28) dan FU (36).  
Arsenal Terancam Disusul Manchester City di Puncak Klasemen Liga Inggris, Mikel Arteta Masih Percaya Diri

Arsenal Terancam Disusul Manchester City di Puncak Klasemen Liga Inggris, Mikel Arteta Masih Percaya Diri

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, masih memperlihatkan kepercayaan dirinya usai dikalahkan Manchester City. The Gunners kini terancam turun tahta dari puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Jadwal MotoGP Spanyol 2026 Akhir Pekan Ini: Saatnya Marc Marquez dkk Beraksi di Jerez

Jadwal MotoGP Spanyol 2026 Akhir Pekan Ini: Saatnya Marc Marquez dkk Beraksi di Jerez

Jadwal MotoGP Spanyol 2026 akhir pekan ini, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) dan para rivalnya akan kembali beraksi usai libur panjang.

Trending

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular  dan Mirip Hutan di Bekasi

Respons Kilat Dedi Mulyadi Usai Dengar Curhatan Siswa Soal Gedung Sekolah yang Jadi Sarang Ular dan Mirip Hutan di Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons cepat curhatan siswa soal salah satu gedung sekolah di Kabupaten Bekasi yang jadi sarang ular dan mirip hutan.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral